Modus baru transaksi narkoba, sabu ditaruh di tempat sampah mal

www.merdeka.com — Selasa, 17 Desember 2013 11:27 — Pelaku ditangkap dengan barang bukti 400 gram sabu usai mengambil barang di sebuah mal di Jakarta.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • 19 Anggota sindikat narkoba yang dikendalikan dari lapas dibekuk

    Polres Jakbar menyebut, ada kemungkinan mereka berafiliasi dengan satu jaringan bos besar. — www.merdeka.com

  • BNN: 5 Kampus di Jakarta Jadi Sarang Narkoba

    Berdasarkan fakta diketahui dari 480 ribu pecandu narkoba yang ada di Jakarta, sebanyak 22% di antaranya berasal dari kalangan mahasiswa dan pelajar. — news.metrotvnews.com

  • Diduga Bisnis Narkoba, Dua Polisi di Babel Dicokok

    Diduga Bisnis Narkoba, Dua Polisi di Babel Dicokok

    Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro menangkap dua polisi berinisial NF dan RA kedapatan menyelundupkan ekstasi dari Jakarta ke Pangkal Pinang, Bangka Belitung.Kapolda Metro Irjen Pol Dwi Priyatno menjelaskan, 2 oknum anggota itu ditangkap berkaitan dengan kasus control delivery 500 butir ekstasi di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, yang disidik Unit Subdit III Narkoba Polda Metro Jaya.Keduanya diduga sudah menjalankan 'bisnis' ini sejak 2013 lalu. Kasus yang mencoreng korps baju coklat ini berhasil diungkap berdasarkan informasi yang diterima Ditnarkoba Polda Metro Jaya dari jasa pengiriman di kawasan Gajah Mada, Jakarta Barat."Paket berisi ekstasi itu disembunyikan dalam bungkusan susu balita berwarna hijau," kata Dwi di Mapolda Metro, Jakarta, Rabu (27/8/2014).Dwi menjelaskan, paket itu rencananya akan dikirimkan ke Jalan Depati Hamzah, Perumahan Taman Tanjung Bunga, Pangkalpinang, Babel. Diduga ekstasi senilai miliaran rupiah itu dijual di klub malam Kota Pangkal Pinang.Dwi menuturkan kronologi penangkapan bermula pada 14 Agustus 2014, sekitar pukul 16.00 WIB. Tim Reserse Narkoba Polda bertolak ke Pangkalpinang untuk melakukan control delivery paket tersebut. Polda berkoordinasi dengan Polres Pangkalpinang dan pihak jasa pengiriman paket di kota setempat.Keesokan harinya, 15 Agustus 2014, sekitar pukul 13.00 WIB seorang pria yang diketahui NF datang. Ia langsung mengambil paket tersebut. Tim Narkoba Polda yang saat itu tengah menyamar sebagai karyawan jasa pengiriman paket itu membuka isi paket ekstasi secara bersama-sama. Dari situ polisi mengamankan NF dan dilakukan pengembangan. Petugas berhasil mengamankan RA di Cluster Anggrek, RT 007/ 02, Kelurahan Temberang, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Babel. NF dan RA bertugas di Mapolres Pangkal Pinang."Dari informasi yang diperoleh, diketahui barang tersebut didapatkan dari seorang napi yang berada di Lapas Cipinang 1A bernama SG," terang Dwi.Keduanya kini dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 (2) juncto Pasal 132 ayat (1), Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati. Kedua anggota kepolisian itu juga terancam dipecat dari Polri."Mereka bisa kena sanksi pemberhentian dengan tidak hormat," pungkas mantan Kapolda Jawa Tengah ini. (Ans) — news.liputan6.com

  • Dua dari 15 Anggota Jaringan Narkoba Besar Polisi

    NF dan RA anggota Intelkam Polres Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. — news.metrotvnews.com

  • Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polda Metro Jaya Akan Lakukan Tes Urine

    "Program untuk tes urine ada. Walau tidak bisa semua anggota, secara sampling ya, yang diduga mungkin dicurigai, mungkin dia menggunakan." — www.beritasatu.com

  • Polda Metro Bongkar Sindikat Narkoba Internasional dari Malaysia

    Polda Metro Bongkar Sindikat Narkoba Internasional dari Malaysia

    Dalam tiga bulan terakhir, Polisi menyita sebanyak 11.959 gram shabu, 20 ribu butir ekstasi, 799.08 gram heroin, bahan kimia serta alat laboratorium. — www.tribunnews.com

  • Narkoba senilai Rp 31 miliar berhasil diamankan

    Selain barang bukti narkoba, polisi juga mengamankan 14 tersangka yang merupakan hasil operasi penangkapan 3 bulan. — www.merdeka.com

  • Dua Anggota Polisi Pangkalpinang Diciduk Terkait Kasus Narkoba

    Dua Anggota Polisi Pangkalpinang Diciduk Terkait Kasus Narkoba

    Dua anggota Polri tersebut menjadi pengantar 500 butir ekstasi di Pangkal Pinang — www.tribunnews.com

  • Selundupkan narkoba dalam botol, 6 bandar dibekuk polisi

    "Dia berusaha menghilangkan barang bukti ini dengan membuang botol pepsi yang sedang dipegangnya," ujarnya. — www.merdeka.com

  • Tangkap 14 Tersangka, Polisi Sita Barang Bukti Narkoba Senilai 31,5 Miliar

    "Ditresnarkoba berhasil mengungkap kasus narkoba selama tiga bulan terakhir. Ada delapan kasus dengan 14 tersangka," ujar Dwi. — www.beritasatu.com

  • Tiga Bulan Operasi, Polda Metro Sita Narkoba Senilai Rp 31 Miliar

    Tiga Bulan Operasi, Polda Metro Sita Narkoba Senilai Rp 31 Miliar

    Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melakukan operasi dan menyita berbagai jenis narkoba senilai Rp 31 miliar. — www.tribunnews.com

  • Napi LP Cipinang Kendalikan Peredaran Narkoba

    Anggota Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat, telah menangkap belasan orang sindikat narkoba yang beroperasi di wilayah Jakarta Barat. — jakarta.okezone.com

  • Dalam 3 bulan, Polda Metro amankan narkoba senilai Rp 31 M

    Salah satu yang berhasil diungkap adalah home industry sabu yang beralamat di sebuah rumah di Jagakarsa, Jaksel. — www.merdeka.com

  • Polisi Ungkap 4 Sindikat Narkoba yang Dikendalikan dari Dalam LP

    Polisi Ungkap 4 Sindikat Narkoba yang Dikendalikan dari Dalam LP

    Satuan Narkoba Kepolisian Resor Jakarta Barat dalam waktu 10 hari berhasil mengamankan empat sindikat narkoba yang beredar di wilayahnya. Keempat sindikat itu terungkap mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP). — news.detik.com

  • Polres Muaraenim Gerebek Pesta Sabu

    Polres Muaraenim Gerebek Pesta Sabu

    Dari tangan pelaku berhasil diamankan, barang bukti tiga paket besar sabu seberat 2,57 gram, 16 paket kecil sabu 3,30 gram. — www.tribunnews.com

Berita Lain
  • Kasus Korupsi Haji, Mantan Petinggi Kemenag Diperiksa KPK

    Kasus Korupsi Haji, Mantan Petinggi Kemenag Diperiksa KPK

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan direktur Pembinaan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Ahmad Kartono. Dia diperiksa sebagai saksi untuk mantan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka."Dia jadi saksi untuk SDA," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Jakarta, Jumat (8/8/2014).KPK sebelumnya sudah memeriksa sejumlah saksi yang punya hubungan darah dan kedekatan personal dengan tersangka SDA. Mereka diketahui ikut pergi naik haji bersama rombongan saat SDA masih menjabat Menag.Rombongan tersebut diduga naik haji dengan mengambil jatah dari kuota milik masyarakat yang sudah 'mengantre' bertahun-tahun untuk berangkat haji.Dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2012-2013 di Kementerian Agama ini, KPK telah menetapkan SDA sebagai tersangka. Selaku Menteri Agama saat itu, SDA diduga telah menyalahgunakan wewenang dan melakukan perbuatan melawan hukum dengan memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi.Modus penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan mantan Ketua Umum PPP itu antara lain, memanfaatkan dana setoran awal haji milik masyarakat untuk membayari keluarga dan koleganya serta pejabat dan tokoh nasional untuk pergi naik haji. Selain keluarganya sendiri, keluarga lain yang ikut diongkosi naik haji adalah para istri pejabat Kemenag.Berdasarkan temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), terdapat laporan hasil analisis transaksi mencurigakan yang memperlihatkan SDA mengajak sedikitnya 33 orang untuk berangkat haji pada 2012.Selain haji gratis bagi keluarga, kolega, pejabat, dan tokoh nasional, KPK juga mencium ada penggelembungan harga katering, pemondokan, dan transportasi jemaah haji selama penyelenggaraan ibadah haji oleh Kemenag.Atas perbuatan yang disangkakan tersebut, SDA dijerat Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana juncto Pasal 65 KUHPidana. (Sun) — news.liputan6.com

  • Modifikasi Nyentrik, Mobil Ditempeli Ribuan Popcorn

    Modifikasi Nyentrik, Mobil Ditempeli Ribuan Popcorn

    Butuh satu tahun menempelkan popcorn di mobil ini. — otomotif.news.viva.co.id

  • Bulan ini, angka kejahatan di Jakarta menurun

    Dibandingkan pada tahun sebelumnya, angka kejahatan bulan ini menurun. — www.merdeka.com

  • KPK Periksa Mantan Pejabat Kemenag di Mekah

    KPK Periksa Mantan Pejabat Kemenag di Mekah

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Direktur Pelayanan Ibadah Hadi dan Umroh Kementerian Agama, Zainal Abidin Supi. Dia diperiksa terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun anggaran 2012-2013. Pemeriksaan pria yang juga pernah menjadi Kepala Daerah Kerja Mekah Kementerian Agama itu sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Agama Suryadharma Ali atau SDA."Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk SDA (Suryadharma Ali)," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di Jakarta, Senin (25/8/2014).Zainal yang kini menjabat sebagai Inspektorat I Kementerian Agama tersebut sudah tiba di gedung KPK sejak pukul 10.00 WIB. Namun yang bersangkutan enggan berkomentar yang disampaikannya terkait pemeriksaannya kali ini.Selain Zainal, KPK juga menjadwalkan memeriksa sejumlah saksi lainnya untuk SDA. Mereka adalah, Nurhamadi Rakwad Taram, Fatimah Azzahra, Mahmud Rahmatullah Abdul Aziz, Leni Puspita Oyin, dan Ahmad Fachrurozi Rofiuddin.Hingga kini belum diketahui secara pasti keterkaitan keenam saksi tersebut pada perkara ini. Namun, selain untuk merampungkan berkas perkara SDA, pemeriksaan mereka ini diduga lantaran penyidik KPK ingin mendalami penyelewengan dana haji, khususnya yang berada di Mekah. (Ein) — news.liputan6.com

  • Mario Balotelli resmi jadi milik Liverpool

    Transfer Mario Balotelli dari AC Milan ke Liverpool akhirnya tuntas sudah. — www.bola.net