Pesawat Jatuh di Aljazair Tewaskan 102 Orang, Korban Sulit Diidentifikasi

Pesawat Jatuh di Aljazair Tewaskan 102 Orang, Korban Sulit Diidentifikasi
news.detik.com — Rabu, 12 Februari 2014 01:50 — Sebuah pesawat militer Aljazair terjatuh di pegunungan dan menewaskan ratusan penumpang di dalamnya. Menurut keterangan resmi pemerintah setempat, sebagian penumpang tewas hampir tak dapat diidentifikasi.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Sriwijaya Air Pesan 100 Pesawat Buatan Dalam Negeri

    Sriwijaya Air Pesan 100 Pesawat Buatan Dalam Negeri

    Maskapai penerbangan Sriwijaya Air memesan 100 unit pesawat produksi dalam negeri Regio Prop (R 80) untuk mendukung rute-rute pendek — www.tribunnews.com

  • TNI AU Sempat Tahan Dua Pilot Australia dan Pesawat Cessna di Bandara Sam Ratulangi

    TNI AU Sempat Tahan Dua Pilot Australia dan Pesawat Cessna di Bandara Sam Ratulangi

    Empat pilot pesawat Sukhoi berhasil memaksa pesawat asing mendarat di Pangkalan Udara Sam Ratulangi Manado — www.tribunnews.com

  • Pesawat Australia yang dipepet 2 Sukhoi TNI didenda Rp 60 juta

    "Denda sebesar Rp 60 juta dan USD 220 dollar untuk parkir di bandara Sam Ratulangi," kata Kadispen TNI AU Marsma Hadi. — www.merdeka.com

  • China Luncurkan Pesawat Ruang Angkasa

    China meluncurkan pesawat ruang angkasa. Ini sebagai bagian dari ambisi China untuk mengembangkan program ruang angkasanya. — news.okezone.com

  • Penumpang akan Melahirkan, Pesawat Malaysia Alihkan Pendaratan ke Ngurah Rai

    Penumpang akan Melahirkan, Pesawat Malaysia Alihkan Pendaratan ke Ngurah Rai

    Pesawat Boeing A330-200 milik Malaysia Airlines MAS 135 dari Kuala Lumpur Malaysia mengalihkan pendaratan ke Bandara Ngurai Rai, Bali. Pilot mengambil tindakan itu karena salah satu penumpang akan melahirkan. — news.detik.com

  • Jenazah Gayatri Diberangkatkan ke Ambon dengan Pesawat Tengah Malam Nanti

    Jenazah Gayatri Diberangkatkan ke Ambon dengan Pesawat Tengah Malam Nanti

    Saat ini, jenazah Gayatri tengah dimandikan untuk selanjutnya disemayamkan di rumah duka RSPAD hingga nanti malam — www.tribunnews.com

  • Pesawat dan Helikopter AS Tabrakan di Udara, 3 Orang Tewas

    Pesawat dan Helikopter AS Tabrakan di Udara, 3 Orang Tewas

    Sebuah pesawat kecil bertabrakan dengan helikopter di Maryland, Amerika Serikat. Tiga orang tewas dan dua orang lainnya luka-luka dalam insiden ini. — news.detik.com

  • Cerita Pilot Sukhoi TNI AU Paksa Pesawat Asing Mendarat di Manado

    Cerita Pilot Sukhoi TNI AU Paksa Pesawat Asing Mendarat di Manado

    Sukhoi yang memiliki batas jarak bahan bakar, mereka harus pandai memprediksi di koordinat mana pesawat asing tersebut akan diintersep atau diadang. — www.tribunnews.com

  • Jet Tempur NATO Cegat Pesawat Rusia

    Pesawat tempur Rusia dicegat oleh pesawat NATO. Pesawat itu dianggap terbang tanpa izin. — news.okezone.com

  • Awak Pesawat Australia Dipaksa Mendarat di Manado Masih Diperiksa

    Awak Pesawat Australia Dipaksa Mendarat di Manado Masih Diperiksa

    TNI Angkatan Udara (AU) memaksa pesawat Australia mendarat di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara karena melanggar wilayah Indonesia. Pelanggaran wilayah tersebut masih diselidiki. Awak pesawat juga masih diperiksa."Sebab ditahan, mereka tidak melengkapi dokumen resmi, tidak ada flight clearance. Mereka juga harus melengkapi security clearance," ujar Kapuspen TNI Angkatan Udara (AU) Marsma Hadi Tjahjanto kepada Liputan6.com, Kamis (23/10/2014).Hadi menuturkan, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sedang menginvestigasi mengapa pesawat bisa melanggar wilayah NKRI."Kita belum tahu, apakah mereka sengaja atau tidak tahu. Masih menunggu penyidik PNS hasilnya apa. Sambil dilaksanakan penyidikan, sudah meminta bantuan agen di bandara untuk membantu ada 2 dokumen tersebut," kata Hadi.Dia menjelaskan, pesawat yang ditumpangi oleh seorang pilot bernama Graeme Paul Jacklin dan kopilot Richard Wayne MacLean masih berada di Bandara Sam Ratulangi. "Di bandara ada guest house ada kamar, pilot itu tidur di situ, diservis sama bandara di Manado sambil ada proses dari penyidik otoritas bandara," kata dia.Hadi menerangkan, TNI AU menyerahkan penanganan pesawat Australia yang melanggar kedaulatan kepada pihak bandara setelah mendarat. "Diserahkan ke PPNS, karena itu pesawat sipil," tandas Hadi.Pesawat yang terbang dari Darwin, Australia menuju Cebu, Filipina itu sebelumnya dianggap melintas wilayah udara Indonesia tanpa izin. Kapuspen TNI AU Marsma Hadi Tjahjanto mengatakan, pesawat jenis beechcraft dengan nomor resgistrasi VHRLS tersebut melanggar jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).Dia menjelaskan, saat tertangkap radar melanggar wilayah Indonesia, pesawat dari Australia itu langsung disergap 2 pesawat Sukhoi TNI AU. "Ketika pesawat itu termonitor radar kita, ya langsung bergerak. Saat itu di daerah Saumlaki," tutur dia. Pesawat mendarat pukul 10.29 WIB.Pesawat tersebut sempat menolak mendarat dan bersikeras melanjutkan perjalanan ke arah Ambon untuk menuju Cebu, Filipina. (Yus) — news.liputan6.com

  • Pilot & Kopilot Pesawat Beechcraft Masih Ditahan

    Pilot & kopilot pesawat Beechcraft masih menjalani pemeriksaan di markas Lanud Samratulangi. — news.okezone.com

  • Radar China Deteksi Pesawat Asing, Ribuan Serdadu Dikerahkan

    Radar China Deteksi Pesawat Asing, Ribuan Serdadu Dikerahkan

    Militer China mengerahkan lebih dari 1.200 serdadu dan dua pesawat tempur ketika radar mendeteksi keberadaan pesawat tak dikenal dekat Bandara Beijing. — news.detik.com

  • Boeing Jual Suku Cadang Pesawat Ke Iran

    Untuk pertama kalinya perusahaan penerbangan Boeing menjual suku cadang pesawat ke Iran sejak tahun 1979. — news.okezone.com

  • Puing Pesawat Misterius MH370 Ada di Indonesia?

    Puing Pesawat Misterius MH370 Ada di Indonesia?

    Sejak lenyap dalam penerbangan terakhirnya dari Kuala Lumpur, Malaysia ke Beijing China pada 8 Maret 2014, pesawat Malaysia Airlines MH370 belum ditemukan jejaknya. Namun, pihak Indonesia diminta waspada. Sebab, bisa jadi puing Boeing 777-200 itu tersapu hingga ke perairan Nusantara. Puing-puing kapal terbang yang lenyap bersama 239 orang di dalamnya itu, mungkin menyimpang jauh dari perairan Australia, mengarah ke Indonesia. Biro Keamanan Transportasi Australia atau The Australian Transport Safety Bureau (ATSB), yang memimpin pencarian MH370 di perairan Perth, telah mengeluarkan peringatan untuk pihak berwenang Indonesia, soal kemungkinan puing MH370 di perairan Tanah Air. Dalam informasi terbaru yang diumumkan ke publik, biro tersebut juga mengatakan, pihaknya terus menerima pemberitahuan dari masyarakat yang menemukan material yang tersapu ke pantai-pantai Australia, yang diduga sebagai Boeing 777 yang hilang. "ATSB menelaah semua informasi secara hati-hati, namun berdasarkan permodelan Australian Maritime Safety Authority, kalaupun ada puing-puing mengambang, lebih mungkin objek tersebut mengarah ke Barat, menjauhi garis pantai Australia," demikian informasi ATSB, seperti dimuat Sydney Morning Herald, Kamis (23/10/2014). "Kemungkinan sejumlah material tersapu ke perairan Indonesia dan peringatan telah dikeluarkan untuk negara tersebut, meminta agar pihak berwenang waspada terhadap kemungkinan adanya puing dari pesawat (MH370)."Operasi pencarian bawah laut untuk menemukan bangkai MH370 telah dimulai Oktober lalu, dan sampai saat ini lebih dari 1.200 kilometer persegi dasar laut telah disisir. Pencarian fokus di busur sempit memanjang di Samudera Hindia sebelah selatan, di mana MH370 membuat komunikasi satelit terakhirnya. Para ahli mengatakan, permintaan log on konsisten dengan peralatan satelit di pesawat yang menyala setelah terjadi gangguan listrik pada mesin pesawat.Lokasi di busur tersebut diyakini menjadi titik di mana pesawat kehabisan bahan bakar dan berputar-putar sebelum jatuh ke laut -- setelah terbang dengan autopilot selama beberapa jam. Area yang menjadi prioritas tertinggi memiliki luas 60 ribu kilometer persegi. Pencarian dengan kapal diyakini makan waktu hingga setahun.Awal bulan ini, pihak yang ikut serta dalam pencarian mengungkap mereka mengubah fokus pencarian lebih ke selatan -- menyusul analisis penerbangan dan data satelit terbaru. Kepala ATSB Martin Dolan kepada Fairfax Media mengatakan, belum ada kepastian puing-puing akan ditemukan di zona yang menjadi prioritas. "Ada berbagai skenario yang cocok dengan data, hanya saja beberapa lebih mungkin daripada yang lain. Dan ada kemungkinan tinggi pesawat itu akan ditemukan di dekat busur itu," kata Dolan. Sejauh ini, tak ada jejak pesawat yang ditemukan. Di tempat terpisah, Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Hussein mengatakan, "kita harus terus berharap, meski kadang-kadang hanya harapan yang kita miliki.""Jika kita mencari di tempat yang tepat, saya 99,9 persen optimistis kita akan menemukannya," kata dia saat mengunjungi kapal pencari GO Phoenix di Pelabuhan Fremantle kemarin, seperti dimuat News.com.au.Ia menjamin, apapun yang terjadi, seberapapun sulitnya, MH370 tak akan terlupakan. "Pencarian akan terus dilakukan, bekerja sama dengan Pemerintah Australia dan China," kata dia. (Tnt) — news.liputan6.com

  • Pilot Pesawat dari Darwin yang Nyelonong Masih Ditahan di Manado

    Pilot Pesawat dari Darwin yang Nyelonong Masih Ditahan di Manado

    Pilot dan kopilot pesawat beechcraft dari Darwin yang nyelonong ke wilayah udara Indonesia dan dipaksa mendarat oleh 2 pesawat Sukhoi TNI AU di Manado, masih ditahan pihak berwenang. Kedubes Australia sudah dihubungi. — news.detik.com

Berita Lain