Pesawat Jatuh di Aljazair Tewaskan 102 Orang, Korban Sulit Diidentifikasi

Pesawat Jatuh di Aljazair Tewaskan 102 Orang, Korban Sulit Diidentifikasi
news.detik.com — Rabu, 12 Februari 2014 01:50 — Sebuah pesawat militer Aljazair terjatuh di pegunungan dan menewaskan ratusan penumpang di dalamnya. Menurut keterangan resmi pemerintah setempat, sebagian penumpang tewas hampir tak dapat diidentifikasi.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Pesawat Rute Darwin-Cebu Melintas tanpa Izin

    "Pesawat ini melintasi wilayah Indonesia tanpa dilengkapi surat-surat kelengkapan terbang (di wilayah Indonesia)," demikian SMS dari Kadispenau Marsma TNI Hadi Cahyanto. — news.metrotvnews.com

  • Pesawat Asing Beech Carft Sempat Diminta Mendarat di Ambon

    Pesawat Asing Beech Carft Sempat Diminta Mendarat di Ambon

    Pesawat pribadi yang dipiloti Jacklin Paul tersebut terbang dari Darwin Australia tujuan Filipina sudah mengudara 4 jam. — www.tribunnews.com

  • Dua Warga Asing Penumpang Pesawat Beech Carft Diperiksa Polisi

    Dua Warga Asing Penumpang Pesawat Beech Carft Diperiksa Polisi

    Dua orang warga negara asing yang menumpang pesawat Beech Carft diperiksa oleh tim identifikasi dari Polresta Manado, Rabu (22/10/2014). — www.tribunnews.com

  • Langgar Wilayah, Pesawat Australia Dipaksa Mendarat di Manado

    Langgar Wilayah, Pesawat Australia Dipaksa Mendarat di Manado

    Pesawat Australia dari Darwin dengan tujuan Cebu, Filipina, dipaksa mendarat Bandara Bandara Internasional Sam Ratulangi di Manado. Pesawat tersebut melanggar wilayah Indonesia."Menurut informasi awal pesawat fits craft baling-baling dengan nomor registrasi VHR 5 S, penerbangan dari Darwin tujuan Cebu Filipina, pesawat itu ketangkap radar Landasan Udara Nasional dari Darwin menuju Saumlaki, lalu ke Menado terus ke Filipina," ujar Kapuspen TNI Angkatan Udara (AU) Marsma Hadi Tjahjanto kepada Liputan6.com, Rabu (22/10/2014). Hadi menjelaskan, pesawat tersebut melanggar jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI). Saat ini pesawat sudah mendarat di Manado pada pukul 10.29 WIB."Kita dalami, investigasi, kenapa melalui jalur itu. Itu kan tidak sesuai jalur penerbangan. Dokumen resminya akan kita minta," kata Hadi.Dia menjelaskan, saat tertangkap radar melanggar wilayah Indonesia, pesawat dari Australia itu langsung disergap 2 pesawat Sukhoi TNI AU."Ketika pesawat itu termonitor radar kita, ya langsung bergerak. Saat itu di daerah Saumlaki," tuturnya.Hadi juga belum bisa memastikan, apa saja yang berada di dalam pesawat tersebut. "Pesawat apa, kita dalami dulu, dalami, apa isinya, muatannya, orangnya," tandas Hadi. (Yus) — news.liputan6.com

  • Musirah, jamaah haji asal Kebumen meninggal di pesawat

    Jenazah langsung dibawa ke Asrama Haji Donohudan untuk dilakukan upacara serah terima dengan keluarga. — www.merdeka.com

  • Inggris Pantau Suriah dengan Pesawat Mata-Mata

    Inggris pantau Suriah dengan pesawat mata-mata. Inggris mengirimkan drone untuk mengawasi pergerakan kelompok militan ISIS. — news.okezone.com

  • Bos Total Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Rusia

    CEO perusahaan minyak terbesar di Perancis Total SA, dikabarkan tewas dalam kecelakaan pesawat di Moskow Rusia. — news.okezone.com

  • Pesawat Tabrak Mesin Pembersih Salju, Bos Perusahaan Minyak Tewas

    Pesawat Tabrak Mesin Pembersih Salju, Bos Perusahaan Minyak Tewas

    Chief Executive Officer (CEO) perusahaan minyak Prancis Total, Christophe de Margerie, tewas dalam kecelakaan pesawat di bandara Moskow, Rusia, pada Senin 20 Oktober 2014 malam atau Selasa dini hari waktu Indonesia.Juru bicara bandar udara Vnukovo, Elena Krylova, mengatakan de Margerie, bersama tiga awak tewas, ketika pesawat jet yang mereka tumpangi menabrak kendaraan pembersih salju di landasan."Malam ini, sebuah pesawat jatuh ketika bertabrakan dengan mesin pembersih salju. Tiga awak dan satu penumpang meninggal dunia," ucap Krylova seperti dimuat BBC, Selasa (21/10/2014)."Betul, salah satu penumpang yang meninggal adalah direktur Total," tambah Krylova.Total, perusahaan minyak terbesar ketiga di Eropa, sudah membenarkan bahwa de Margerie tewas dalam insiden ini.De Margerie diangkat menjadi CEO Total pada 2007, setelah memimpin operasional perusahaan ini di berbagai negara, termasuk Iran, Irak, dan Myanmar.Ia bergabung dengan Total Group setelah lulus dari sekolah bisnis di Paris, Ecole Superieure de Commerce, pada 1974.Kecelakaan terjadi saat pesawat tersebut hendak lepas landas menuju Paris. Tiga awak pesawat semua warga negara Prancis. (Yus) — news.liputan6.com

  • Jalur Pesawat, Hanya 7 Lampion yang Akan Diterbangkan di Monas

    Jalur Pesawat, Hanya 7 Lampion yang Akan Diterbangkan di Monas

    Rencana melepaskan ratusan buah lampion di Monas dalam acara syukuran Jokowi-JK, urung. Hanya sekitar 7 lampu lampion yang akan dilepaskan karena Monas merupakan jalur pesawat. — news.detik.com

  • Badan Intelijen Jerman: Pesawat MH17 Dirudal Milisi Pro-Rusia

    Badan Intelijen Jerman: Pesawat MH17 Dirudal Milisi Pro-Rusia

    Siapa gerangan yang menyebabkan pesawat Malaysia Airlines MH17, yang memuat 298 orang, celaka di langit Ukraina belum jelas hingga saat ini. Pihak Rusia dan Kiev masih saling tuding.Namun, berdasarkan analisis Badan Intelijen Jerman (BND), pelaku penembakan pesawat MH17 diduga adalah milisi pro-Rusia. Saat kejadian, mereka tengah bertempur dengan pasukan pemerintah Ukraina di perbatasan. "Pelakunya adalah separatis pro-Rusia," demikian pernyataan BND yang dilaporkan majalah Jerman Der Spiegel dan dikutip Deutsche Welle, Senin (20/10/2014).Temuan tersebut kemudian dipresentasikan Kepala BND Gerhard Schindler kepada anggota parlemen Jerman.Schindler menjelaskan, dengan menggunakan foto satelit dan gambar lain yang diyakini sebagai bukti, milisi pro-Rusia menembak MH17 dengan menggunakan sistem rudal BUK yang dirampas dari markas militer Ukraina.Rusia sebelumnya menuding jet tempur Ukraina yang berada di dekat pesawat MH17 sebagai pelaku penembakan. Terkait hal itu, Schindler mengatakan tuduhan Rusia itu tidak benar.Seorang juru bicara Kejaksaan Federal Jerman mengatakan, pihaknya mulai penyelidikan sejak muncul dugaan bahwa tragedi yang menimpa MH17 merupakan bentuk kejahatan perang.Menanggapi laporan itu, Wakil Perdana Menteri Republik Rakyat Donetsk -- wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina -- membantah hasil penyelidikan oleh Jerman."Tuduhan itu sama sekali tak berdasar. Hanya militer yang terlatih yang bisa menembakkan misil itu," kata Purgin kepada kantor berita Interfax. "Para mantan pekerja tambang yang kini memperjuangkan negerinya tidak memiliki kemampuan mengoperasikan sistem persenjataan secanggih itu."Pesawat MH17 jatuh karena ditembak rudal berbasis darat saat melintasi wilayah udara Ukraina, tepatnya di Torez, Donetsk Oblast yang berbatasan dengan Rusia, pada 17 Juli 2014 lalu. Sebanyak 298 orang yang berada di dalamnya, tewas.Hasil laporan investigasi sebelumnya menyatakan bahwa objek dari luar pesawat menghantam bagian kokpit dan depan pesawat. Hal ini berdasarkan lubang besar yang ditemukan pada bagian depan puing pesawat.Sejauh ini, tim forensik berhasil mengevakuasi 228 jasad dari 298 penumpang Malaysia Airlines MH17. Ratusan jasad itu ditemukan tak utuh dan tak sempurnya. Sisanya belum bisa dievakuasi lantaran konflik di Ukraina yang masih berkecamuk antara pemerintah dan kelompok separatis setempat. (Ein) — news.liputan6.com

  • Pelantikan Jokowi-JK, Pesawat Tempur F-5E Amankan Langit Jakarta

    TNI AU mengerahkan pesawat tempur F-5E Tiger dari Lanud Iswahjudi untuk mengamankan langit Jakarta selama prosesi pelantikan Jokowi-JK. — news.okezone.com

  • Kedatangan Pesawat Haji Kloter 7 Terancam Molor 5 Jam

    Kedatangan Pesawat Haji Kloter 7 Terancam Molor 5 Jam

    Mantan Duty Manager Garuda Indonesia di Kota Palu ini juga menjelaskan keterlambatan ini juga karena masih crowded-nya Bandara King Abdul Aziz. — www.tribunnews.com

  • Pesawat Antariksa Misterius AS Kembali ke Bumi

    Pesawat Antariksa Misterius AS Kembali ke Bumi

    Sebuah pesawat ulang alik AS yang telah menjalani misi rahasia selama dua tahun di antariksa telah kembali ke Bumi dan mendarat di California. Salah satu spekulasi adalah pesawat mini itu bertugas "mengintip" laboratorium antariksa China. — news.detik.com

  • Halim Didarati Pesawat Kepala Negara, Bagaimana Jadwal Pesawat Sipil?

    Halim Didarati Pesawat Kepala Negara, Bagaimana Jadwal Pesawat Sipil?

    Beberapa pesawat kepala negara sahabat yang akan menghadiri pelantikan Jokowi sebagai presiden besok, mulai mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma. Lantas, bagaimana dengan jadwal pesawat sipil yang menuju dan dari Bandara Halim? — news.detik.com

  • Ini Pesawat Kepala Negara yang Bakal Mendarat di Halim untuk Jokowi

    Ini Pesawat Kepala Negara yang Bakal Mendarat di Halim untuk Jokowi

    Beberapa kepala negara dan utusan khusus sudah mengkonfirmasikan menghadiri pelantikan Jokowi. Pesawat yang membawa mereka sudah mendapatkan izin untuk mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma. Siapa saja? — news.detik.com

Berita Lain