Kawasan Ekonomi Khusus, Asing Boleh 100%

ekonomi.inilah.com — Rabu, 19 Februari 2014 02:55 — Pemerintah menyebutkan kepemilikan saham asing bisa mencapai 100% pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Harga Minyak Mentah Alami Penurunan Mingguan Terbesar

    Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup mengalami penurunan mingguan terbesar dalam tujuh bulan. — economy.okezone.com

  • Masih Lebaran, Pengaruh Pembatasan Solar Belum Terasa

    Masih Lebaran, Pengaruh Pembatasan Solar Belum Terasa

    Mulai 1 Agustus SPBU Jakpus dilarang jual BBM bersubsidi jenis solar. — bisnis.news.viva.co.id

  • Pemerintah anyar dituntut siapkan asuransi pertanian

    Asuransi pertanian penting, karena faktor lingkungan eksternal sering mengakibatkan gagal panen. — www.merdeka.com

  • Pasca Idul Fitri, Harga Ikan di Makassar Melonjak 50%

    Pasca Idul Fitri, Harga Ikan di Makassar Melonjak 50%

    Pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah, harga ikan laut di Makassar Sulawesi Selatan melonjak. Lonjakan harga tersebut diakibatkan persediaan tangkapan nelayan yang menipis.Lonjakan harga ikan yang biasanya dijual dengan harga Rp 40 ribu per keranjang kecil, naik hingga Rp 70 ribu per keranjang. Banyaknya nelayan yang tidak melaut mengakibatkan minimnya persediaan di pasaran."Banyak nelayan yang tidak melaut setelah Lebaran, jadi persediaan sangat kurang," kata Udin, salah satu penjual ikan di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Paotere, Makassar, Sabtu (2/8/2014).Akibat kurangnya nelayan yang melaut, menurut Udin harga ikan yang diperoleh dari nelayan yang masih melaut, cukup tinggi sehingga para pedagang terpaksa melakukan penyesuaian harga."Kita beli di nelayan dengan harga yang cukup tinggi, jadi kita jual sesuai dengan harga beli," terangnya.Kelangkaan ikan di Kota Makassar diperkirakan akan terus berlangsung hingga tiga hari kedepan. Nelayan maupun pedagang ikan masih banyak yang bersilaturrahim ke kampung halamannya, sehingga pasokan ikan laut belum normal.Sementara Daeng Tayang salah satu pedagang mengaku hanya mengambil libur hingga dua hari. Dirinya kembali beraktifitas lebih awal lantaran kurangnya pedagang yang berjualan ikan."Harga jual lebih besar karena masih kurang yang jualan ikan, yah meski memang harganya cukup tinggi," ucapnya. (Eky Hendrawan/Nrm) — bisnis.liputan6.com

  • Deal, Solar Subsidi yang Tersisa di SPBU Jakpus Dijual Rp 12.800/Liter

    Deal, Solar Subsidi yang Tersisa di SPBU Jakpus Dijual Rp 12.800/Liter

    Pertamina telah mengambil kebijakan menjual minyak solar subsidi yang tersisa di seluruh SPBU Jakarta Pusat (Jakpus) dengan harga non subsidi. — finance.detik.com

  • Pengangguran di AS Naik, Emas Global Kembali Bersinar

    Emas naik hampir 1 persen setelah penurunan selama empat hari kemarin. Kenaikan emas mengikuti rendahnya data nonfarm payrolls. — economy.okezone.com

  • Puncak arus balik, maskapai tetapkan tarif batas atas

    Harga tiket Palembang-Jakarta Rp 945.000 sampai Rp 1.184.200. Padahal, harga normal Rp 400.000. — www.merdeka.com

  • SPBU Dilarang Jual Solar Subsidi Malam Hari

    SPBU Dilarang Jual Solar Subsidi Malam Hari

    BPH Migas telah membuat beberapa aturan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi seperti solar. Selain aturan menghapus penjualan solar subsidi di Jakarta Pusat, penjualan solar juga hanya akan dibatasi sejak 06.00-18.00 (Pagi-Sore) di wilayah tertentu. Larangan penjualan solar bersubsidi malam hari di wilayah tertentu itu berlaku mulai Senin (4/8/2014). — finance.detik.com

  • H+3 Lebaran, 25 Ribu Pemudik Menyeberang Lewat Pelabuhan Merak

    H+3 Lebaran, 25 Ribu Pemudik Menyeberang Lewat Pelabuhan Merak

    PT ASDP Indonesia melaporkan pada H+3 Lebaran tertanggal 1 agustus 2014 telah menyeberangkan 25.045 orang penumpang dengan mengoperasikan 28 kapal melalui 48 trip. Sementara untuk kendaraan roda dua sebanyak 1.150 unit dan 3.090 unit kendaraan roda empat atau lebih di Pelabuhan Merak, Banten.Humas PT ASDP Indonesia Ferry Mario Oentarto, dalam keterangannya, Sabtu (2/8/2014), mengatakan hingga saat ini situasi di Pelabuhan merak, Banten terpantau ramai lancar dengan kondisi cuaca berawan dan ketinggian gelombang normal.Sementara itu, untuk Pelabuhan Bakauheni, jumlah penumpang yg telah diseberangkan sebanyak 56.638 orang penumpang, 7.954 unit kendaraan roda dua dan 5.033 unit kendaraan roda empat dengan mengoperasikan 28 kapal dan 48 trip.Total pemudik yang telah menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju pulau Sumatera di Pelabuhan Bakauheni mencapai 631.917 orang penumpang.Di mana total pemudik yang sudah kembali sebanyak 235.923 orang, masih tersisa 395.994 orang pemudik atau sekitar 63 persen pemudik yg belum kembali.Selain itu, total pemudik yang menggunkan kendaraan roda dua sebanyak 63.546 unit, di mana yang sudah kembali sebanyak 24.347 unit dan tersisa 62% atau 39.199 unit kendaraan roda dua yang belum kembali.Kemudian untuk total pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat tercatat 71.416 unit dimana 26.197 orang sudah kembali dan masih terdapat 45.219 unit atau sekitar 63 persen kendaraan roda empat yang belum kembali ke daerah asal.(Nrm) — bisnis.liputan6.com

  • Mau Selamat, Ini yang Harus Dilakukan Malaysia Airlines

    Mau Selamat, Ini yang Harus Dilakukan Malaysia Airlines

    Reputasi Malaysia Airlines saat ini jatuh masa depan maskapai ini menjadi pertanyaan besar. Apakah harus ganti nama? Atau menjadi perusahaan swasta? — finance.detik.com

  • KAI Masih Jual Tiket Mudik Lebaran, Tapi Harganya Tidak Disubsidi

    KAI Masih Jual Tiket Mudik Lebaran, Tapi Harganya Tidak Disubsidi

    PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperpanjang masa layanan penjualan tiket mudik tujuan kota Yogyakarta dan Surabaya. Sayangnya tiket mudik yang dijual tidak disubsidi. — finance.detik.com

  • Pengangguran di AS Naik, Pasar Saham Tumbang

    Tingkat pengangguran secara tidak terduga naik. Ini menyiratkan bahwa the Federal Reserve masih akan mempertahankan suku bunga rendah untuk sementara waktu. — economy.okezone.com

  • Pengamat: Naikkan BBM jadi Rp 8.000 per liter

    Labor Institute Indonesia menilai kebijakan pembatasan pembelian solar dan premium salah kaprah. — www.merdeka.com

  • Ada Kebakaran Kapal, Operasional Pelabuhan Tanjung Priok Normal

    Ada Kebakaran Kapal, Operasional Pelabuhan Tanjung Priok Normal

    PT Pelindo II melaporkan terjadi kebakaran pada kapal milik Tanto Inti Lines pada jarak 1,6 mil dari gate alur Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kejadian ini berlangsung pada Jumat 1 Agustus 2014 pukul 17.35 WIB.Corporate Secretary Pelindo II, Rima Novianti mengatakan, sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan penyebab kejadian masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang. "Adapun kegiatan bongkar muat dan pelayanan di Pelabuhan Tanjung Priok tidak terganggu dengan kejadian ini," jelas dia dalam keterangannya, Sabtu (2/8/2014).Saat ini api telah berhasil dipadamkan. Sebanyak 17 awak telah berhasil dievakuasi dan diselamatkan dengan bantuan 3 kapal Tunda serta 2 kapal pandu milik Pelabuhan Indonesia II atau IPC. (Nrm) — bisnis.liputan6.com

  • WTO Gagal Sepakati Aturan Subsidi Pangan Karena India Keberatan

    Sebelumnya di Pertemuan Bali, India menyetujui subsidi bahan pangan selama tidak mengganggu perdagangan. — www.beritasatu.com

Berita Lain