Ini Sosok Sara yang Bergelang Java Jazz Sebelum Dibunuh oleh Eks Pacarnya

Ini Sosok Sara yang Bergelang Java Jazz Sebelum Dibunuh oleh Eks Pacarnya
news.detik.com — Kamis, 06 Maret 2014 23:12 — Melalui foto yang diterima detikcom, Kamis (6/3/2014), penampilan Ade ternyata cukup menarik, gadis berusia 19 tahun ini memiliki rambut hitam yang panjang hingga bahunya. Alisnya juga tampak tebal dan rapi terawat.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • 5 Kisah di balik sosok Kapten Iriyanto, pilot AirAsia QZ 8501

    Kapten Iryanto bukan pilot kemarin sore. Dia mantan pilot tempur dan mengantongi lebih dari 20.000 jam terbang. — www.merdeka.com

  • Keluarga: Pilot AirAsia QZ8501 Iriyanto Sosok Murah Senyum

    Keluarga: Pilot AirAsia QZ8501 Iriyanto Sosok Murah Senyum

    Pesawat [AirAsia QZ8501](2153376 "") rute Surabaya-Singapura hilang kontak pada Minggu pagi 28 Desember dan belum ditemukan hingga saat ini. Pesawat yang hilang itu diterbangkan oleh pilot Kapten Iriyanto. Kapten yang tinggal di Sidoarjo, Jawa Timur ini merupakan warga Sleman, Yogyakarta. Hendro Kusumobroto, sepupu Irianto mengatakan, keluarga mendapatkan informasi AirAsia hilang kontak melalui media televisi.Lalu istri Iriyanto menelepon keluarga di Yogyakarta bahwa pilot yang menerbangkan pesawat adalah Iriyanto."Orangtua mas Iriyanto tinggal di Nanggulan Kidul, Maguwoharjo, Sleman. Begitu dapat kabar siangnya keluarga di Yogya langsung memesan tiket dan terbang ke Surabaya," ujar Hendro, Sleman, Yogyakarta, Minggu (28/12/2014).Menurut Hendro, Iriyanto merupakan sosok yang kalem, selalu bersikap tenang dan murah senyum. "Dia pasti selalu senyum dan dia selalu menyapa terlebih dahulu untuk sekedar menanyakan kabar," kata dia.Adik MeninggalHendro menyebut, terakhir kali dirinya bertemu Iriyanto pada saat menghadiri pemakaman adik Iriyanto yang bernama Edi Nuryanto di Yogyakarta. Iriyanto sekeluarga datang ke Kota Gudeg itu pada pekan lalu, namun tidak datang lagi pada 7 hari adiknya."Saat pemakaman dia hadir, tapi saat acara 7 harinya mas [Iriyanto](2153374 "") tidak hadir. Mungkin karena padatnya jadwal penerbangan," ungkap dia.Pihak keluarga berharap, pemerintah dapat menemukan secepatnya pesawat yang mengangkut 155 penumpang dan 7 awak itu. Hendro mengatakan, saat ini istri dan 2 anak Iriyanto yang bernama Angela Anggi Ranastianis, dan Arya Galih Gegana menunggu kabar terbaru di kediamannya di Sidoarjo, Jawa Timur. Keluarga, kata Hendro, mendoakan yang terbaik bagi Iriyanto. Ia juga berharap Iriyanto bersama seluruh penumpang dapat ditemukan selamat.Pesawat AirAsia jurusan Surabaya-Singapura dikabarkan hilang kontak dengan Air Traffic Control (ATC) Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 06.17 WIB. Pesawat dengan nomor register QZ 8501 itu berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur pukul 05.20 WIB, dan seharusnya tiba di Bandara Changi, Singapura pukul 08.30 waktu setempat.Pesawat bertipe Airbus A320-200 PK-AXC itu mengangkut 155 penumpang yang terdiri atas 138 penumpang dewasa, 16 penumpang anak-anak, dan ‎1 bayi. Penumpang didominasi dari warga negara Indonesia, 1 WN Singapura, 1 WN Inggris, 1 WN Malaysia, dan 3 WN Korea Selatan. Selain mengangkut 155 penumpang, AirAsia ini juga terdapat 7 awak, yakni [pilot](2153371 "") Kapten Iriyanto dan Remi Emmanuel Plesel, dan 4 awak kabin, yakni Wanti Setiawati, Khairunisa Haidar Fauzi, Oscar Desano, Wismoyo Ari Prambudi, dan 1 teknisi bernama Saiful Rakhmad. (Rmn) — news.liputan6.com

  • Sosok Pilot AirAsia QZ8501 di Mata Sahabat

    Sosok Pilot AirAsia QZ8501 di Mata Sahabat

    Pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 hilang kontak sejak pukul 06.17 WIB. Pesawat itu terbang dari Bandara Juanda, Subaraya, Jawa Timur, menuju Bandara Changi, Singapura.Pesawat Airbus tersebut dipiloti Kapten Irianto. Kepala Basarnas FH Bambang Soelistyo Marsdya mengaku cukup kenal dengan sang kapten.Menurut dia, Kapten Irianto adalah sosok pilot yang andal dan profesional dalam menjalankan profesinya. Dalam perbincangan sejenak dengan Liputan6.com, Bambang menyatakan Kapten Irianto yang dikenalnya berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta."Jam terbangnya sudah banyak. Orangnya smart, orangnya friendly (bersahabat) itu. Irianto orang Yogya," kata Bambang Soelistyo di kantor Basarnas, Jakarta, Minggu (28/12/2014).Seolah masih tidak percaya identitas pilot AirAsia atas nama Kapten Irianto, Kepala Basarnas itu awalnya enggan komentar lebih jauh terkait sosok Irianto. Berulang kali Bambang menghindari pertanyaan terkait pribadi Irianto. Namun akhirnya, Bambang buka suara. Bambang mengaku mengenalnya sejak bersama-sama masuk TNI Angkatan Udara."Tapi bener nggak itu Irianto. Jangan-jangan bukan yang saya kenal. Pilot Irianto itu dulu pernah di Angkatan Udara. Kenalnya sejak masuk TNI AU dulu. Ya itu tadi, ya jam terbangnya sudah banyak sekali. Baik orangnya," ungkap Bambang.Terkait firasat ataupun soal kenangan di antara mereka berdua, Bambang menolak bercerita. Yang jelas, tegas dia, Irianto sudah keluar dari Angkatan Udara sejak lama. Bambang juga mengaku sudah lama tak bertemu ataupun kontak dengan Irianto."Sudah lama sejak dia keluar angkatan udara. Terakhir ketemu itu waktu ada pertemuan mantan-mantan penerbang di AURI kira-kira 5 tahun lalu atau di bawah 5 tahun saya lupa," beber Bambang.Pesawat AirAsia jurusan Surabaya-Singapura dikabarkan hilang kontak dengan Air Traffic Control (ATC) Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 06.17 WIB. Pesawat itu berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur pukul 05.20 WIB, dan seharusnya tiba di Bandara Changi, Singapura pukul 08.30 waktu setempat.Pesawat bertipe Airbus A320-200 PK-AXC itu dipiloti Kapten Irianto dan Remi Emmanuel Plesel, serta 4 awak kabin, yakni Wanti Setiawati, Khairunisa Haidar Fauzi, Oscar Desano, Wismoyo Ari Prambudi, dan 1 teknisi bernama Saiful Rakhmad.Pesawat itu berpenumpang 155 orang, terdiri atas 138 penumpang dewasa, 16 penumpang anak-anak, dan ‎1 bayi. Penumpang didominasi warga negara Indonesia, 1 WN Singapura, 1 WN Inggris, 1 WN Malaysia, dan 3 WN Korea Selatan. (Ali/Sun) — news.liputan6.com

  • Ini sosok Kapten Iriyanto, Pilot AirAsia QZ8501 yang hilang

    Pihak AirAsia menyebut Kapten Pilot Iriyanto sebagai pilot berpengalaman. Dia memiliki lebih dari 20.000 jam terbang. — www.merdeka.com

  • Tantang Panglima TNI di Youtube, Ini Dia Sosok Abu Jandal Al Indonesi

    Tantang Panglima TNI di Youtube, Ini Dia Sosok Abu Jandal Al Indonesi

    Sosok Abu Jandal Al Yemeni Al Indonesi seketika saja membuat heboh dunia maya. Bagaimana tidak, dia menantang Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Polri, Densus 88, dan NU untuk berperang di Suriah dan Irak melawan kelompok bendera hitam, ISIS. Siapa sosok Abu Jandal tersebut? — news.detik.com

  • Ayah Mendiang Ade Sara Berbagi Kisah Natal

    Ayah Mendiang Ade Sara Berbagi Kisah Natal

    Pada perayaan natal 2014 ini, Suroto hanya merayakan natal berdua bersama istrinya. — www.tribunnews.com

  • Cak Imin: Gus Dur Sosok Pemimpin Multi Dimensi

    Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menilai sosok mendiang KH Abdurrahman Wahid (Gur Dur) pemimpin multi dimensi. — news.okezone.com

  • Ade Sara dalam Kenangan: Bagi-bagi Susu Saat Natal

    Ade Sara dalam Kenangan: Bagi-bagi Susu Saat Natal

    Hampir genap 9 bulan, pasangan Suroto dan Elizabeth hidup tanpa kehadiran buah hatinya, [Ade Sara](2145167 "") Angelina Suroto. Anak semata wayang itu pergi meninggalkan keduanya karena tewas dibunuh mantan pacar, Imam Al Hafitd dan pacar barunya Assyifa yang telah divonis 20 tahun penjara. Rasa kehilangan Ade Sara masih terus dirasakan Suroto dan Elizabeth. Kesedihan makin terasa karena hari ini bertepatan dengan perayaan Natal. Di kediaman Ade Sara di Jl Layur Blok ABCD RT 7 RW 11 No 2A, Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta Timur, tak terlihat hiasan khas Natal seperti kebanyakan orang. Sepi, hanya tanaman gantung teduh yang menghiasi kediaman Ade Sara. Kenangan kala Natal semasa Ade Sara hidup, masih membekas di ingatan Yuni, tetangga sebelah kanan rumah Ade Sara. Ia mengatakan, tiap tahun perayaan Natal memang tak ada hal yang mencolok di kediaman Ade Sara. Keluarganya hanya pergi ke gereja atau mengunjungi keluarga lainnya di Jakarta. Keluarga Ade Sara memang terkenal sederhana dan tidak pernah bermasalah."Paling ke Gereja. Atau pulang kampung biasa kalau musim liburan Natal atau nggak lebaran," kata Yuni ditemui Liputan6.com, Kamis (25/12/2014).Keluarga Ade Sara diketahui tinggal di rumah tersebut sejak 16 tahun lalu, tepatnya saat Ade berusia 3 tahun. Namun saat itu Ade tinggal di Jl Layur Blok ABCD RT 7 RW 11 No 3 atau beda 2 rumah dari tempat tinggalnya sekarang."Sebelumnya tinggal sebelah lagi karena sempit nggak ada kamar terus pindah. Dari TK Ade tinggal di sini," ungkapnya.Keluarga Ade Sara pun terkenal religius dan tidak pernah absen pergi beribadat ke Gereja. Biasanya saat Natal, keluarga Ade Sara berangkat pagi-pagi menuju gereja. Sepulang dari gereja biasanya Ade keluar rumah dan bermain dengan anak-anak kecil. Menurut Yuni, Ade sangat dekat dengan anak-anak kecil yang tinggal di lingkungan rumahnya."Baik sama anak kecil Ade seneng banget mungkin karena semata wayang dia jadi pengin punya adik. Kalo Natal abis belanja jajan dikasih anak-anak sini susu semua," ujar Yuni.Namun, kecerian natal perawan kelahiran 21 Juli 19 tahun lalu itu kini tak terlihat lagi. Sudah ada 2 tamu yang menghampiri kediaman rumah Ade, namun sang empunya rumah tidak ada. Mulai dari ingin mengucapkan salam Natal dan bertanya kabar adalah alasan kedua tamu.[Ade Sara](2145167 "") ditemukan tewas tergeletak di bahu jalan Tol Bintara KM 49. Gelang dari Festival Java Jazz masih melingkar. Jelas kematiannya hanya berselang 3 hari dari waktu Ade pergi mengunjungi festival itu bersama teman-temannya. (Mut) — news.liputan6.com

  • Saan: Demokrat Masih Butuh Sosok SBY sebagai Perekat

    Saan mengatakan Demokrat masih butuh sosok SBY sebagai perekat di partai berlambang bintang mercy itu. — news.okezone.com

  • Kapolres: Warga Ambon Jangan Terprovokasi Isu SARA

    REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKBP Komaruz Zaman mengimbau warga setempat jangan terprovokasi isu-isu suku, agama, ras dan antargolongan menjelang perayaan Natal 2014 dan Tahun... — nasional.republika.co.id

  • Natal, Puluhan Spanduk Berbau SARA Diturunkan

    Natal, Puluhan Spanduk Berbau SARA Diturunkan

    Spanduk bertulis larangan bagi umat muslim mengucapkan selamat Natal. — nasional.news.viva.co.id

  • Nyawa Ade Sara Direnggut, Kini Natalan Suroto dan Elizabeth Terasa Sepi

    Nyawa Ade Sara Direnggut, Kini Natalan Suroto dan Elizabeth Terasa Sepi

    Sekitar dua bulan setelah Natal, Suroto dan Elisabeth harus kehilangan putri semata wayangnya — www.tribunnews.com

  • Ribka Tjiptaning Anak PKI yang Mengagumi Sosok Gus Dur

    Ribka Tjiptaning Anak PKI yang Mengagumi Sosok Gus Dur

    Ribka Tjiptaning sangat mengagumi sosok presiden ke-4 Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid. — www.tribunnews.com

  • Butuh Sosok Netral sebagai Mediator "Perang Saudara" Golkar

    Pintu islah di internal Partai Golkar mulai terbuka. Kendati demikian, diperlukan seorang tokoh netral yang dapat memediasi kedua kubu. — news.okezone.com

  • Jokowi: Sosok Ibu Itu Adalah Surga yang Kelihatan di Dunia

    Jokowi: Sosok Ibu Itu Adalah Surga yang Kelihatan di Dunia

    Hingga kini, saat dirinya menjadi Presiden pun, Jokowi tetap menempatkan sosok Sujiatmi sebagai orang terpenting — www.tribunnews.com

Berita Lain
  • Hingga Desember, DJBC Setor Rp 141 T ke Negara

    DJBC menargetkan penerimaan sebesar Rp 173 triliun tahun ini — www.beritasatu.com

  • Semester I-2014, BPK Temukan Potensi Kerugian Negara Rp 25 Triliun

    Semester I-2014, BPK Temukan Potensi Kerugian Negara Rp 25 Triliun

    Pada semester I-2014, BPK menemukan 14.854 kasus penggunaan anggaran yang tidak sesuai aturan. Di dalamnya, ada 4.900 kasus yang berpotensi menyebabkan kerugian atau kekurangan penerimaan negara mencapai Rp 25,74 triliun. — finance.detik.com

  • Di Amerika, Hewan Memang Boleh Masuk ke Kabin Pesawat

    Di Amerika, Hewan Memang Boleh Masuk ke Kabin Pesawat

    Kasus penumpang yang membawa babi ke dalam pesawat US Airways memang bikin heboh traveler. Tapi sebenarnya, di AS memang boleh membawa hewan masuk ke dalam pesawat selama ada dokumen 'emotional support animal'. Apa itu? — travel.detik.com

  • Ridho Rhoma Tak Mau Stres Mikirin Target Nikah

    Ridho Rhoma Tak Mau Stres Mikirin Target Nikah

    Hingga ini Ridho Rhoma masih asyik menjomblo, padahal umur 25 tahun merupakan usia ideal seorang pria untuk menikah. Ridho berdalih, kesibukan kuliah dan pekerjaan cukup banyak menyita waktunya saat ini. Makanya untuk mengurangi stres, Ridho belum mau mencanangkan target menikah dalam waktu dekat. "Saya nggak ada (target). Nggak tahu kenapa, saya memang begitu. Mungkin stress-full saja kalau harus terlalu (target) begini dan begitu," ujar Ridho Rhoma, di Jakarta baru-baru ini. Pertanyaan serupa juga kerap dilontarkan oleh pihak keluarga. Ridho Rhoma mengaku selalu terbuka saat ditanya soal urusan asmara. Alhasil, pelantun Kerinduan ini sering mendapat wejangan dari keluarganya. "Keluarga saya tahu, kalau saya lagi (dekat) sama siapa. Mereka juga suka kasih masukan dan wejangan. Ya, biasa-biasa saja kok," ucap putra Rhoma Irama tersebut. Jelang pergantian tahun, Ridho berharap karier dan pendidikannya dapat terus membaik. Soal asmara, ia mengaku tak mau menargetkan yang muluk-muluk. "Mudah-mudahan lebih produktif lagi berkarier, lulus kuliah juga. Pastinya semua hal yang lebih baik lah secara keseluruhan dan personal. Jodoh nggak bisa dipatokin, tipe semua punya kelebihan. Di Indonesia yang cantik juga banyak," tutup Ridho Rhoma.(Ras/Mer) — showbiz.liputan6.com

  • Gerebek Kampus UKI Cawang, BNN Kerahkan Anjing Pelacak

    Gerebek Kampus UKI Cawang, BNN Kerahkan Anjing Pelacak

    Mereka menduga ada narkoba di dalam kampus. — metro.news.viva.co.id