Ini Sosok Sara yang Bergelang Java Jazz Sebelum Dibunuh oleh Eks Pacarnya

Ini Sosok Sara yang Bergelang Java Jazz Sebelum Dibunuh oleh Eks Pacarnya
news.detik.com — Kamis, 06 Maret 2014 23:12 — Melalui foto yang diterima detikcom, Kamis (6/3/2014), penampilan Ade ternyata cukup menarik, gadis berusia 19 tahun ini memiliki rambut hitam yang panjang hingga bahunya. Alisnya juga tampak tebal dan rapi terawat.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Dialah Sosok yang Memberi Nama Jokowi

    Bernard mitra usaha Jokowi. Dia acap mengimpor mebel dari Solo. — news.metrotvnews.com

  • JK Sosok Pembimbing Keras yang Hidup Tanpa Gengsi

    JK sangat keras mendidik adik-adiknya, namun hatinya lembut dan tidak gengsi. — news.okezone.com

  • Adryan Fitra, Sosok di Balik Sukses Jokowi

    Adryan Fitra adalah pakar intenet marketing, orang Indonesia pertama yang menembus angka 1 miliar di Google Adsense. — news.okezone.com

  • Sosok Iriana di Mata Jokowi

    Ayu, lembut, dan sederhana. Iriana memikat Jokowi untuk menikahinya. — news.metrotvnews.com

  • Jokowi: Sosok 'Ndeso', Otak Global

    Jokowi: Sosok 'Ndeso', Otak Global

    "Please come to Indonesia..." Dalam sebuah video sosok pria dengan senyum lebar yang jenaka itu mengundang warga Negeri Kanguru untuk datang ke Tanah Air. Ada Bali, Raja Ampat, Bunaken di Manado, Jogja dan Solo, Borobudur, Bukittinggi, Aceh. Lalu ia menepuk dua tangannya, hanya sekali, lalu berkata, "thank you." Diakhiri dengan senyum lebar. Video berdurasi 23 detik yang salah satunya dimuat situs The Age itu adalah pesan pribadi Presiden RI Terpilih Joko Widodo untuk Australia.Namun, tak ada senyuman saat Jokowi bicara soal kedaulatan wilayah RI. Sikapnya bahkan dinilai lebih keras daripada rivalnya dalam Pilpres, Letjen (Purn) Prabowo Subianto.Dalam wawancara eksklusif dengan Fairfax Media, seperti dimuat The Age 18 Oktober 2014, ia 'memperingatkan' Negeri Kanguru, untuk tidak melanggar batas wilayah Indonesia, seperti yang dilakukan Angkatan Laut Australia saat mengusir kapal para pencari suaka."Kami akan memberikan peringatan, hal tersebut tak bisa diterima," tegas Jokowi. "Kita punya hukum internasional, dan Anda (Australia) harus menghormatinya." Jelang kunjungan PM Australia Tony Abbott, dalam wawancara perdananya dengan media Negeri Kanguru, ia ingin menunjukkan bahwa dua negara bertetangga punya kepentingan strategis yang tumpang tindih. Meski demikian, Jokowi akan tetap mempererat hubungan dengan Canberra termasuk di bidang keamanan dan pemberantasan terorisme. Syarat mutlaknya, harus menguntungkan dua belah pihak. "Tak hanya bagi Australia, tapi juga buat Indonesia."Selanjutnya: Pemimpin Berjiwa 'Rocker'...Pemimpin Berjiwa 'Rocker'Pemimpin Berjiwa 'Rocker' Greg Barton, seorang Indonesianis dari Study of Indonesia at Monash University, Australia menyebut pemimpin baru Indonesia, Jokowi, adalah sosok penuh kejutan. "Dengan usianya yang baru 53 tahun, Jokowi masih relatif muda. Ia tak punya kaitan dengan para elite di Jakarta yang memerintah Indonesia selama 70 tahun. Ia berasal dari kota kecil di Jawa Tengah, Solo, di mana ia 2 kali terpilih sebagai walikota berkat program reformasinya yang ambisius, sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta. Jokowi adalah 'orang luar'," tulis Greg Barton di situs Herald Sun. "Meski penampilannya sederhana (atau ndeso), Jokowi nyaman saja bicara bahasa Inggris dan punya pengalaman kerja internasional, baik sebagai pengusaha maupun walikota. "Cara bicaranya mungkin medok Jawa, tapi cara berpikirnya global." Salah satu kejutan Jokowi adalah selera musiknya yang metal. "Jokowi adalah penggemar grup musik metal seperti Lamb of God, Megadeth, dan Metallica.Profesor Greg Barton menambahkan, untuk beberapa orang, selera musik Joko Widodo mungkin tak signifikan. "Namun itu menunjukkan pada kita hal penting: dalam konteks negara yang akan ia pimpin, ada banyak hal tentang dia yang tak terlihat mata telanjang."Menurut sang profesor, selera musiknya yang mengejutkan mengungkap ia adalah sosok yang dalam dan kompleks, sangat Indonesia tapi juga bagian dari zaman yang modern, dunia yang global. Pemimpin muda bagi bangsanya. "Jokowi adalah pemikir yang progresif, pemimpin yang tegas dan memiliki komitmen kuat pada integritas dan keberanian memperjuangkan apa yang ia yakini." Jokowi juga punya arti bagi raktyat India. Mengingatkan pada pemimpin mereka PM Narendra Modi yang sama-sama punya latar belakang sederhana, menghabiskan masa kecil di tengah kekurangan ekonomi."Mereka memang kurang pengalaman dalam kebijakan luar negeri. Keduanya tak begitu fasih berbahasa Inggris. Dengan segala kekurangan itu, yang berkaitan dengan latar belakang finansial mereka, para pengamat politik percaya bahwa Jokowi maupun Modi punyai potensi untuk membuat perbedaan bagi kehidupan rakyatnya," demikian dikutip dari situs India TV. Di bawah kepemimpinan PM Modi, pada Rabu 24 September 2014, India berhasil mengirim satelit ke orbit Mars. Menjadi yang keempat berhasil menjelajah Planet Merah -- setelah Amerika Serikat, Eropa, dan Uni Soviet. Sebuah prestasi menggembirakan. Meski dilakukan dengan biaya murah, India berhasil melakukannya pada percobaan perdana. Kita tunggu kejutan dari Jokowi.Selanjutnya: A New Hope...A New Hope...A New Hope...Dunia kali pertama mengenal Jokowi saat wong Solo itu maju sebagai kandidat Gubernur DKI Jakarta. Pria berperawakan tinggi, kurus, dengan senyum lebar memperlihatkan barisan giginya itu seakan muncul dari antah berantah. Ia bukan jenderal, bukan pemimpin parpol, bukan bagian dari trah politik, bukan pemimpin organisasi yang punya jutaan massa. Lahir di bantaran kali, Joko Widodo adalah sosok dengan latar belakang orang kebanyakan. Saat Jokowi masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, situs Inggris, BBC.com pada 23 Januari 2013 memuat artikel dengan judul "Jakarta's Obama". Jokowi Obama-nya Jakarta. Bukan hanya postur tubuhnya yang mirip, tinggi dan kurus. Tapi juga kemampuan mereka berempati dengan orang kebanyakan.Jelang pelantikan Jokowi sebagai presiden, giliran Majalah TIME yang memajang fotonya dengan raut wajah serius di halaman muka. Dengan tulisan, 'a new hope'. Harapan baru. Dalam wawancara dengan majalah terkemuka itu, Jokowi mengaku menyadari bahwa ada banyak harapan rakyat di pundaknya. Bahaya jika ia tak mewujudkan keinginan rakyat dan memenuhi janjinya. "Bahaya bagi saya, jika saya tak bisa merealisasikan apa yang diinginkan rakyat, apa yang saya janjikan, itu akan jadi masalah besar," kata Jokowi pada TIME dalam artikel berjudul ‘The New Face of Indonesian Democracy’.Untuk mengundang investor -- yang bersikap ragu karena retorika nasionalis dalam kampanye Pilpres -- dengan pembangunan infrastruktur. Jokowi juga mengatakan akan melakukan pemberantasan korupsi, pengurangan subsidi BBM, dan menegakkan hukum di sektor pajak. "Dengan menunjukkan bahwa kami berubah, bahwa kami bisa mengikuti aturan, kita akan menciptakan sebuah tempat di mana investor ingin datang," kata Jokowi pada TIME. Di tengah wawancara, Jokowi juga melakukan kunjungan mendadak ke sebuah proyek perumahan, mengecek langsung pelaksanaannya. Selain memeriksa kerja bawahannya, Jokowi juga dikenal sering turun langsung ke masyarakat, melakukan blusukan -- kegiatan yang ternyata menarik perhatian Mark Zuckerberg, bos Facebook."Dia (Zuckerberg) tanya blusukan itu apa? Saya bilang, blusukan itu go to the ground to look the people," kata Jokowi. Maka, Jokowi pun mengajak tamunya blusukan ke Pasar Tanah Abang Blok A. Mengitari pasar di tengah keramaian orang. Meski hanya 15 menit, jas hitam Zuckerberg basah dengan keringat. "Beginilah blusukan, Mark..." (Ein/Ans) — news.liputan6.com

  • Ini Sosok di Balik Naskah Pidato Kenegaraan Jokowi

    Ini Sosok di Balik Naskah Pidato Kenegaraan Jokowi

    Presiden Terpilih Joko Widodo akan menyampaikan pidato pertamanya sebagai RI-1 usai pembacaan sumpah di Gedung DPR/MPR. Siapa orang-orang yang membantu Jokowi menulis pidato tersebut? — news.detik.com

  • Jamu Jokowi, Bukti Prabowo Sosok Negarawan

    Pertemuan dengan jokowi, bukti Prabowo sebagai sosok negarawan yang lebih mementingkan bangsa dan negara ketimbang ego pribadi. — news.okezone.com

  • Anggota Pansel Nilai Roby Arya Brata Sosok yang Ditakuti Istana

    Roby memiliki karakter yang keras kepala dan tidak mudah berkompromi. — www.beritasatu.com

  • Ade Sara Sempat Minta Maaf Hafitd dan Assyifa Saat Dianiaya

    Ade Sara Sempat Minta Maaf Hafitd dan Assyifa Saat Dianiaya

    Ade Sara Angelina Suroto tidak bisa berbuat apa-apa saat kedua temannya Ahmad Imam Al Hafitd dan Assyifa Ramadhani menganiaya. Bahkan, Ade Sara sempat meminta maaf di tengah teriakan permintaan tolong karena terus dianiaya.Penganiayaan itu berawal saat keduanya berhasil memancing Ade Sara masuk ke mobil yang dikendarai mantan kekasihnya, Hafitd. Sedangkan kekasih Hafitd, Assyifa duduk tepat di sebelah Ade Sara.Hafitd memulai penganiayaan dengan menyetrum Ade Sara menggunakan alat setrum. 3 Kali setruman pertama membuat Sara lemas. Hal itu ternyata tidak membuat Assyifa iba. Dia lalu memukul dengan tangan kirinya."Dia teriak minta tolong. Tolong, tolong, tolong. Terus saya jalan lagi," kata Hafitd di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2014).Assyifa lalu menarik rambut Ade Sara hingga tersungkur ke lantai kabin mobil. Wajah Sara kini menghadap ke lantai mobil. Sambil menjalankan mobil, Hafitd dan Assyifa terus menganiaya Ade Sara. Sampai akhirnya berhenti di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur."Sara sadar tapi masih nunduk. Assyifa bilang, tahu nggak lu salah sama gua apa? Ade Sara minta ampun, terus bilang, kenapa kalian begini sama saya? Apa salah saya?" ungkap Hafitd menirukan Ade Sara.Permintaan ampun Ade Sara itu juga didengar Assyifa. Dia malah mendengar Ade Sara meminta maaf, meski sudah dianiaya sepanjang perjalanan."Lu ada salah nggak? Terus dia minta maaf. Aku bilang, ya," ungkap Assyifa.Permintaan maaf itu bukan meredam amarah Hafitd dan Assyifa. Hafitd malah naik pitam begitu Ade Sara mengaku sedang hamil. Hafitd yang kesal kembali menyetrum Ade Sara, lalu memukul dengan tangan dan gagang alat setrum.Ade Sara terus minta tolong sampai akhirnya mulutnya disumpal dengan tisu dan koran. "Terakhir, leher saya jerat dengan tali tas, lalu dadanya diinjak, lalu dicekik oleh Hafitd sampai akhirnya Sara meregang nyawa," ujar Assyifa.Ade Sara dibunuh oleh mantan kekasihnya Hafitd dan kekasihnya Assyifa pada Maret lalu. Ade Sara dibunuh di mobil Hafitd setelah sempat diajak berjalan-jalan ke beberapa tempat.Mayat Ade Sara lalu dibuang di pinggir tol JORR kawasan Bintara, Bekasi. Polisi akhirnya membekuk kedua terdakwa di lokasi berbeda. — news.liputan6.com

  • Assyifa: Saya Diancam Hafitd Akan Dijadikan Seperti Ade Sara

    Assyifa: Saya Diancam Hafitd Akan Dijadikan Seperti Ade Sara

    Terdakwa kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto, Assyifa Ramadhani mengungkapkan fakta mengejutkan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Assyifa mengaku sempat diancam terdakwa Ahmad Imam Al Hafitd --yang juga kekasihnya-- akan dibunuh seperti Ade Sara."Aku takut sama Hafitd. Waktu di Polda, aku diancam mau dijadiin sama seperti Ade Sara kalau sudah keluar nanti," kata Assyifa, Jakarta, Rabu (15/10/2014).Pernyataan itu membuat Assyifa menangis di hadapan majelis hakim. Assyifa tampaknya begitu takut dengan Hafitd. Selama persidangan, Assyifa beberapa kali menyatakan, tega menganiaya Ade Sara karena takut dengan Hafitd.Assyifa juga ketakutan setelah melihat teman SMA nya itu sudah tidak bernyawa, setelah dianiaya dirinya dan Hafitd. Dia sempat beberapa kali menolak membuang jasad Ade Sara di beberapa tempat seperti di Sunter, rel kereta Klender, flyover Pondok Kopi, dan basement sebuah mal. Assyifa bahkan mengaku tidak pernah terlibat perkelahian sebelumnya dengan Ade Sara."Aku sebelumnya nggak pernah berantem sama Ade Sara. Aku takut sama Hafitd," imbuh Sara.Hal ini sempat membuat ketua majelis hakim Absoroh bingung. Absoroh tidak habis pikir, dengan postur tubuh sekecil dan sekurus Assyifa bisa menarik rambut Ade Sara hingga tersungkur di lantai kabin mobil, lalu memukul, menganiaya hingga menyebabkan Ade Sara tewas."Kamu kan badannya kecil, kurus, kok bisa kuat menarik seperti itu? Terus ketakutan seperti itu?" tanya Absoroh.Dengan polos dan nada datar, Assyifa menjawab, "reflek pak. Aku takut," ucap Assyifa.Jawaban itu memancing amarah Absoroh. Dia tidak habis pikir dengan tindakan Assyifa. Dia lalu menasihati Assyifa layaknya seorang ayah menasihati anaknya."Kamu ini setelah meninggal baru takut. Kenapa pas kamu pukul, kamu tidak takut? Sudah bilangin supaya Hafitd berhenti tapi kamu masih terus pukul. Itu setan kalau sudah masuk begitu, ya?" ujar Absoroh."Kamu ini masih muda. Kamu tidak mikir memang kalau kamu yang begitu? Orangtua kamu seperti apa?" tutup Absoroh.Ade Sara dibunuh oleh mantan kekasihnya Hafitd dan sahabatnya Assyifa pada Maret lalu. Ade Sara dibunuh di mobil Hafitd setelah sempat diajak berjalan-jalan ke beberapa tempat.Mayat Ade Sara lalu dibuang di pinggir tol JORR kawasan Bintara, Bekasi. Polisi akhirnya membekuk kedua terdakwa di lokasi berbeda. — news.liputan6.com

  • Redam Cemburu, Hafitd Sempat Berniat Sewa Orang Culik Ade Sara

    Redam Cemburu, Hafitd Sempat Berniat Sewa Orang Culik Ade Sara

    Ahmad Imam Al Hafitd tampaknya sudah tidak kuat menghadapi sikap cemburu dan posesif kekasihnya, Assyifa Ramadhani, hanya karena muncul kembali sosok Ade Sara Angelina Suroto. Untuk menenangkan Assyifa, Hafitd sempat berniat menculik Ade Sara, bukan membunuh.Sementara Hafitd yang mulai gerah dengan sikap cemburu Assyifa mencari cara untuk membuktikan dirinya tidak lagi memiliki rasa cinta kepada Ade Sara. Akhirnya, untuk menenangkan Assyifa, Hafitd menawarkan menculik Ade Sara dengan menyewa orang."Niatnya mau nyulik, bayar orang. Untuk meredam amarah saja, biar nenangin dia (Assyifa)," kata Hafitd di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2014).Seminggu sebelum peristiwa pembunuhan Ade Sara, Hafitd dan Assyifa memang terlibat pertengkaran hebat. Assyifa cemburu karena Hafitd kembali mencoba menjalin komunikasi dengan Ade Sara, sang mantan pacar.Assyifa rupanya punya dendam lama kepada Ade Sara. Semasa SMP, Assyifa menuding Ade Sara mengganggu hubungannya dengan sang kekasih. Tampaknya dia tidak mau kejadian serupa terulang dalam hubungannya dengan Hafitd.Tapi, rencana penculikan itu gagal karena Assyifa tidak mau. Dia memaksa ikut dalam upaya penculikan itu. Hal itu juga dibenarkan Assyifa dalam kesaksiannya. Assyifa mengaku, penculikan itu hanya untuk memberi pelajaran kepada Ade Sara dan membuatnya senang."Saya marah, saya tanya kenapa masih kontak? Kata Hafitd, daripada berantem mending kita culik aja biar kamu seneng," ujar Assyifa.Rencana pun berubah. Assyifa coba menghubungi Ade Sara melalui media sosial Path. Komunikasi itu direspon Ade Sara. Assyifa sempat kebingungan mencari alasan bertemu. Tapi, Hafitd menyarankan berpura-pura ada saudara yang ingin ikut kursus bahasa Jerman dengan Ade Sara.Pertemuan itu akhirnya disejutui Ade Sara. Jadilah mereka bertemu di tempat kursus Ade Sara di Bilangan Gondangdia. Ternyata, awal dari itulah pertemuan berujung maut.Setelah masuk ke mobil Hafitd, Ade Sara dianiaya hingga tewas oleh keduanya. Mulai menyetrum, memukul, menyumpal tisu dan koran ke dalam mulut, hingga mencekik Ade Sara. Sampai akhirnya, putri tunggal pasangan Suroto dan Elizabeth Diana Dewayani itu pun meregang nyawa.Ade Sara dibunuh di mobil Hafitd setelah sempat diajak berjalan-jalan ke beberapa tempat. Mayat Ade Sara lalu dibuang di pinggir tol JORR kawasan Bintara, Bekasi. Polisi akhirnya membekuk kedua terdakwa di lokasi berbeda. — news.liputan6.com

  • Hafitd Setrum Ade Sara 9 Kali di Mobil

    Hafitd Setrum Ade Sara 9 Kali di Mobil

    Ahmad Imam Al Hafidt tampaknya sudah kadung kesal dengan Ade Sara Angelina Suroto, karena dinilai jadi penyebab utama rusaknya hubungan asmara dengan Assyifa Ramadhani. Dalam proses pembunuhan, Hafitd bahkan menyetrum Ade Sara sebanyak 9 kali."Total 9 kali nyetrum, di bagian perut sama lutut. Mukul berkali-kali," kata Hafitd dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2014).Setrum pertama diterima Ade Sara saat masuk ke mobil Kia Visto, setelah dijemput Hafitd dan Assyifa. Assyifa memang sempat berpura-pura sedang bekelahi dengan Hafitd, sehingga membuat Assyifa takut bertemu Hafitd.Akhirnya, Ade Sara memberanikan diri masuk lebih dulu ke kabin belakang mobil dan duduk di sisi tengah. Barulah, Assyifa duduk di sisi kiri kabin belakang. Saat itu Sara langsung menasihati Hafitd, agar tidak bersifat kasar kepada Assyifa."Fid, kalau ngomong sama Assyifa pelan-pelan jangan kasar," kata Assyifa menirukan perkataan Hafitd.Assyifa memang menjadi saksi dalam persidangan. Setelah itu, Hafitd tiba-tiba mengambil alat setrum yang disimpan di sisi kanan bawah pintu dan mengarahkan ke tubuh Sara. "Dia setrum leher dan perut," lanjut Assyifa.Hafitd semakin murka saat Ade Sara tiba-tiba mengungkapkan kalau dia hamil. Tanpa ampun, Hafitd kembali menempelkan alat setrum ke tubuh Ade Sara. "Pas Hafitd kesel langsung mukul pakai tangan, nyerum, lalu pukul pakai alat strum," ujar Assyifa.Melihat temannya sudah lemas, Assyifa sempat meminta Hafitd agar berhenti menyetrum Ade Sara. Assyifa khawatir kandungan Ade Sara keguguran karena terus disetrum Hafitd."Jangan strum lagi takut dia keguguran. Aku bilang jangan strum lagi ke Hafitd," tegas Assyifa.Assyifa terus berteriak minta tolong. Kondisi itu membuat keduanya mulai ketakutan. Akhirnya, Assyifa mengambil tisu yang ada di dalam tas Ade Sara untuk menyumpal mulut Ade Sara. Hafitd pun membantu dengan mengambil tisu yang ada di mobil."Dia berisik, aku teriak diem lho. Aku buka tasnya ada tisu aku ambil tisunya, Hafitd juga kasih tisu mobil. Aku nggak ambil banyak, ada koran sumpel pakai koran saja. Terus Sara bilang jangan pakai tisu, pakai tengtop gua aja, terus dia buka bajunya. Tapi, aku nggak pakai tengtop. Tetap pakai tisu sama koran, aku kuwel-kuwel di kasih," tutup Assyifa.Ade Sara dibunuh oleh mantan kekasihnya Hafitd dan sahabatnya Assyifa pada Maret lalu. Ade Sara dibunuh di mobil Hafitd setelah sempat diajak berjalan-jalan ke beberapa tempat.Mayat Ade Sara lalu dibuang di pinggir tol JORR kawasan Bintara, Bekasi. Polisi akhirnya membekuk kedua terdakwa di lokasi berbeda. — news.liputan6.com

  • Ibunda Hafid: Saya Sayang Ade Sara

    Ibunda Hafid: Saya Sayang Ade Sara

    Menurut Sulastri, permintaan maaf dari orangtua Sara dijadikan sebagai bekal Hafid di akhirat kelak. — www.tribunnews.com

  • Hafid: Saya Culik Ade Sara untuk Tenangkan Assyifa

    Hafid: Saya Culik Ade Sara untuk Tenangkan Assyifa

    afid mengaku jika Assyifa sangat cemburuan dan posesif terhadap dirinya, terutama menyangkut Ade Sara. — www.tribunnews.com

  • Ibunda Hafid Ngaku Alat Setrum Miliknya Dipakai Aniaya Ade Sara

    Ibunda Hafid Ngaku Alat Setrum Miliknya Dipakai Aniaya Ade Sara

    Sulastri, ibunda Ahmad Imam Al Hafid mengaku jika alat setrum yang digunakan Hafid untuk menyetrum Ade Sara merupakan miliknya. — www.tribunnews.com

Berita Lain