Sebelum Dibunuh, Wanita yang Ditemukan di PIK Diperkosa Pelaku

Sebelum Dibunuh, Wanita yang Ditemukan di PIK Diperkosa Pelaku
news.detik.com — Jum'at, 07 Maret 2014 20:46 — Sebelum membunuh, pelaku bernama Irawan Alexandria alias Aldo (19), lebih dulu memperkosa korban yang merupakan kenalannya di Facebook itu.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
Berita Lain
  • Jaksa Agung: Eksekusi Mati Tidak Mungkin Dibatalkan

    Jaksa Agung: Eksekusi Mati Tidak Mungkin Dibatalkan

    Kapan hari H pelaksanaan masih menjadi misteri. — nasional.news.viva.co.id

  • Polres Jakarta Barat Gelar Operasi Antibegal

    Polres Jakarta Barat menggelar operasi antibegal di wilayah Cengkareng,Tambora dan sekitarnya. — news.metrotvnews.com

  • Jadi Bek Kanan, Sahrul Kurniawan Dapat Pujian Ibnu Grahan

    Ketatnya persaingan untuk memperebutkan posisi bek tengah di Persebaya, membuat Sahrul Kurniawan harus beradaptasi dengan posisi lain. — www.bola.net

  • Jabar Siapkan Kawasan Khusus Tambang Batu Akik

    INILAH.COM, Bogor-Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan kawasan khusus tambang batu akik. Hal ini untuk meminimalisir pemburu batu yang kini diduga mulai masuk ke situs-situs bersejarah.Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengakui fenomena penambangan batu akik saat ini masih belum mempunyai regulasi khusus. Dia khawatir para pemburu batu akik mengancam kawasan-kawasan cagar alam."Kedepannya kita akan menetapkan kawasan penambangan batu akik karena selama ini kita belum punya kawasan khusus," tutur Heryawan kepada wartawan di Bogor, Minggu (15/3/2015).Dengan begitu, pria yang akrab disapa Aher ini menyatakan aktivitas penambangan batu akik tidak merambah pada cagar alam yang kini sudah dilindungi oleh Pemprov Jabar. Aher pun tidak melarang demam batu akik yang kini melanda masyarakat serta para penambang-penambang."Dalam penambangan itu tidak merusak lingkungan secara sporadis. Apalagi kawasan cagar alam. Silahkan manfaatkan kekayaan alam kita untuk kemaslahatan dan peningkatan ekonomi masyarakat," kata dia.Aher tidak segan-segan menindak tegas jika masyarakat kedapatan merusak lingkungan atau merusak cagar alam. Apalagi, Pemprov Jabar kini sudah punya Satgas khusus mengenai pemberantasan lingkungan.Terlebih baru-baru ini telah ditemukan ada masyarakat yang diduga hendak merusak situs di Curug Dago, Bandung. Masyarakat kedapatan membawa pahat dan palu pada tengah malam. Hal itu membuat curiga petugas yang menjaga cagar alam disana."Kalau cagar alam itu ada aturan mainnya. Situs tidak boleh dirusak atas nama atau alasan apapun," jelas dia.Pihaknya berjanji akan terus melakukan pengawasan serta terus koordinasi dengan aparat kepolisian. Sehingga, tindakan bisa dilakukan langsung oleh pihak yang berwenang."‎Yang jelas pengelolaan alam harus seimbang. Jangan sampai membuat generasi muda menjadi sengsara. Kalau lingkungan itu harus dilestarikan untuk masa depan generasi muda," ucap dia.Mengenai nilai ekonomi yang besar dalam penjualan dan penambangan batu aki ini, Pemprov Jabar masih belum punya rencana untuk menerapkan pajak‎."Selama ini statusnya masih‎ rakyat. Kita belum ada menentukan kawasan tambang batu akik. Tapi ketika deposit lebih besar dan menghadirkan hajat hidup orang banyak, tentunya akan berlaku pajak dan hukum lainnya," katanya. — nasional.inilah.com

  • Intelijen Suriah Bantu Tiga Gadis Inggris Masuk ISIS, Loh Kok?

    REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA-- Seorang intelijen Suriah ditangkap karena menolong tiga gadis remaja Inggris memasuki Suriah melalui jalur Sanliurfa. Akibatnya, ketiga remaja wanita tersebut dapat bergabung dengan kelompok militan negara Islam... — internasional.republika.co.id