Sperma Dimasukkan ke Miss V Pakai Tangan, Apakah Bisa Hamil?

Sperma Dimasukkan ke Miss V Pakai Tangan, Apakah Bisa Hamil?
health.detik.com — Senin, 10 Maret 2014 18:15 — Halo Dok saya mau tanya. Waktu itu saya berhubungan intim dengan pasangan saya di kamar mandi. Dia mengeluarkan spermanya di luar tetapi dia mengambilnya menggunakan tangan dan memasukannya ke dalam Ms V saya sebagai pelumas jari tangannya yang masuk ke Ms V saya.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Tak Sadar Hamil, Perempuan Ini Lahirkan Bayi Kembar

    Tak Sadar Hamil, Perempuan Ini Lahirkan Bayi Kembar

    Beberapa saat lalu, perempuan asal Iowa, Amerika Serikat, Shelby Magnani mendatangi sebuah rumah sakit karena perutnya sangat sakit. Siapa sangka, ia malah diberitahu sedang hamil anak kembar dengan kondisi langka."Saat itu, perut kiri saya sungguh sakit. Setelah ke dokter, ia mengatakan bahwa saya hamil berusia enam bulan dan saya diminta lakukan USG. Siapa sangka saya sedang mengandung anak kembar," terang Magnani.Siapa sangka, kandungannya bukan berusia enam bulan melainkan 34 minggu (sekitar delapan bulan). "Itu semua terjadi sangat cepat," terang perempuan ini seperti dikutil who TV pada Kamis (16/10/2014).Keterkejutan belum berhenti disitu, ternyata janin kembar yang dikandungnya dalam kondisi langka, dimana dua bayi berada dalam satu kantung ketuban dan plasenta yang sama atau yang disebut kembar monoamniotic."Sekitar satu hingga dua persen kehamilan kembar adalah kembar monoamniotic," terang dokter Jennifer Krupp dari Perinatal Center of Iowa.Biasanya satu persen kembar monoamniotic mengalami komplikasi serius termasuk tingkat kelangsungan hidup hanya lima puluh persen terang dokter Krupp."Hal yang dikhawatirkan adalah belitan tali pusar. Sehingga jika mengandung dengan kondisi ini diperiksakan saat kehamilan 24 hingga 26 minggu agar dokter dapat memantau," tambah Krupp.Untungnya beberapa saat lalu Magnani sudah melahirkan dan hadir dua bayi perempuan cantik bernama Ava dan Anna dengan berat empat dan tiga pon. "Mereka berdua adalah mukzizat," ungkap sang ayah James Croskey.Kini, dua bayi kembar ini masih berada di ICU untuk dipantau kesehatannya. Diharapkan bisa pulang ke rumah dalam beberapa minggu. — health.liputan6.com

  • Trik Atasi Kelelahan dan Perasaan Tak Semangat di Pagi Hari pada Ibu Hamil

    Trik Atasi Kelelahan dan Perasaan Tak Semangat di Pagi Hari pada Ibu Hamil

    Saat berbadan dua, tak heran jika ibu hamil bisa merasa kelelahan, termasuk di pagi hari ketika mereka akan beraktivitas. Hingga seringkali, ibu hamil sepertinya tak memiliki energi untuk menjalankan kegiatannya. — health.detik.com

  • Bisakah Miss V Rapat Kembali?

    Bisakah Miss V Rapat Kembali?

    Sering bercinta, melahirkan anak dapat membuat organ kewanitaan mengendur. Hal ini tidak jarang membuat wanita jarang orgasme. Lantas bisakah organ intim ini kembali fleksibel seperti sebelum menikah?Dokter lulusan UC Berkeley, Yale School of Medicine, dan Harvard Medical School, Louann Brizendine, MD menjawab, bisa!"Sebuah klinik di Prancis bisa melakukan pengencangan otot vagina untuk mempersempit vagina yang kurang sensitif karena usia atau melahirkan. Prinsipnya adalah penguatan otot," kata Louann, seperti dikutip Prevention, Rabu (15/10/2014).Louann menuturkan, seiring bertambahnya usia, otot-otot vagina dan panggul mengendur sampai 76 persen. Masalahnya, tidak sedikit wanita yang tidak bisa merasakan sensasi bercinta.Tapi, lanjut Louann, jika Anda tidak memiliki biaya untuk pergi ke Prancis, lakukan latihan kegel untuk melatih otot vagina agar lebih kuat. — health.liputan6.com

  • Anak Cerdas Tak Terbentuk Hanya Dari Sperma dengan Bibit Unggul

    Anak Cerdas Tak Terbentuk Hanya Dari Sperma dengan Bibit Unggul

    Percuma jika anak secara genetik mewarisi kecerdasan tetapi dalam masa pertumbuhannya ia kurang mendapatkan stimulasi dan gizi yang baik. — www.tribunnews.com

  • Meski Indung Telur Tinggal Satu, Istriku Masih Bisa Hamil

    Meski Indung Telur Tinggal Satu, Istriku Masih Bisa Hamil

    Kegigihan, keyakinan, kesabaran serta didukung doa yang tak kunjung henti membuat pasangan ini akhirnya memiliki buah hati pada usia pernikahan tahun kelima. Bagaimana ceritanya? Simak kisah pasangan ini berikut.Saat akan menikahi Muslima (32) pada 2008, Wahyu Dewanto (32) diminta teman-teman untuk kembali berpikir apakah yakin untuk menikahi wanita yang dicintainya itu. Tak hanya teman-teman, Muslima sendiri menanyakan langsung apakah Wahyu mantap hati menjalani bahtera rumah tangga dengan perempuan yang memiliki satu indung telur.Sebelum menikah, Wahyu memang sudah tahu, bahwa calon istrinya saat itu memiliki satu. Adanya kista, membuat salah satu indung telur Muslima diangkat. Bahkan Wahyu menemani saat dulu sang calon istri melakukan tindakan operasi ini.Sehingga pada saat hendak menikahi ia sudah tahu, risiko kehamilan pada istrinya mungkin lebih rendah dibandingkan perempuan pada umumnya dengan dua indung telur. "Saya sudah renungkan beberapa kali dan saya sadar akan risiko tersebut saat menikahinya," ujar Wahyu kepada Health-Liputan6.com ditulis Senin (13/10/2014).Saat itu, ia berpikir bahwa jika memang benar nanti di masa depan tak memiliki keturunan sudah siap dan tak jadi masalah. Sehingga dengan mantap hati Wahyu menikahi Muslima pada Maret 2008.Tebal telinga omongan orangTebal telinga akan omongan orangSadar akan risiko lebih tinggi tak terjadinya kehamilan pasangan ini tak menunda memiliki momongan. Namun di tahun pertama karunia itu belum diberikan kepada pasangan dengan masa pacaran sebentar ini untuk memiliki buah hati.Dua tahun berlalu dan belum ada tanda-tanda kehamilan. Meski begitu, pasangan ini tetap yakin dan berharap.Tak dipungkiri, sebagai masyarakat yang tinggal di Indonesia ada omongan dari kiri kanan 'kapan nih ada momongan. Bagi Wahyu ini tak diambil pusing olehnya. "Telinga kami harus tebal, karena kami tidak bisa mengatur pikiran serta ucapan orang lain," terang pria yang baru saja menyelesaikan pendidikan profesi psikologi ini.Menurut Wahyu, istrinya memang sedikit agak terganggu dengan omongan tersebut.Salah satu omongan orang yang diingat Wahyu saat ada yang mengatakan bahwa ada dosa turunan. "Saya dan istri pernah besar di pesantren sehingga tak percaya akan hal itu. Yang terpenting bagi kami adalah berbuat baik dan tidak memiliki masalah dengan orang lain," terang pria yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Kementerian Sosial ini.Sabar dan yakinSabar dan yakinDi usia pernikahan yang menginjak tiga tahun dan mereka masih belum punya anak membuat pasangan beda profesi ini mau tak mau harus menjalani program kehamilan. Mereka yakin pasti akan diberi anak."Saya yakin akan memiliki anak, sehingga sampai lima tahun mencoba untuk tidak ngapa-ngapain dulu. Saya tak ingin tergesa-gesa," ungkap pria yang menyelesaikan S1 di Psikologi Universitas Islam Indonesia.Maka cara-cara alami saja yang dilakukan. Salah satunya dengan mengatur kapan saat berhubungan intim untuk meningkatkan potensi keberhasilan kehamilan. "Istri saya yang paham akan hal itu. Dan kami lakukan itu. Ya sebagai bentuk usaha," ujar Wahyu.Dulu, rencananya jika pada tahun keenam pernikahan belum memiliki anak, baru akan menjalani program kehamilan untuk mengetahui ada tidaknya potensi ketidaksuburan pada di antara mereka.Pikiran positif selalu ada di benak pasangan ini. Menurut mereka semuannya dikembalikan ke Tuhan, kala itu jika memang belum diberikan anak bisa jadi Tuhan belum berkenan.Kekuatan doa berbicaraKekuatan doa berbicaraEntah ada kaitannya atau tidak tapi usai kejadian kecelakaan yang membuatnya menabrak seorang nenek saat dalam perjalanan mengendarai motor dari Yogyakarta ke Magelang membuat banyak doa datang dari anggota keluarga lain."Saat itu, saya diminta oleh keluarga nenek sepuh itu untuk mengganti rugi, semua saya lakukan dengan ikhlas," ujar Wahyu.Kejadian ini, tersebar di anggota keluarga yang kemudian menjenguk Wahyu. Banyak keluarga datang dan menyatakan bahwa bisa jadi memiliki anak sudah dekat, bahkan ibu Wahyu mengatakan sebentar lagi memiliki anak. Berkali-kali hal itu dikatakan."Saya juga tidak tahu mengapa mereka mengucapkan hal tersebut. Tapi doa-doa orangtua dan keluarga agar kami memiliki pasangan saya aminkan," terang Wahyu.Kekuatan doa menurut Wahyu terbukti. Pada Mei 2013 ia diberitahu bahwa istrinya hamil saat ia sedang pergi dinas luar kota. "Istri saya sangat excited saat itu. Saya juga," ungkapnya.Meski sudah lama menantikan kehadiran buah hati, pasangan ini tak protektif. "Yang penting mengikuti saran dokter, membaca referensi dari buku dan internet," ungkap Wahyu tenang.Kelahiran di usia kehamilan hampir 10 bulanKelahiran di usia kehamilan hampir 10 bulanMuslima dan Wahyu tak memusingkan apa jenis kelamin calon buah hati mereka. Yang penting sehat. "Namun orangtua kami menginginkan anak perempuan, mungkin gara-gara orangtua saya punya anak laki-laki semua dan orangtua istri dari Padang," ujar relawan di Aceh ini.Akhirnya benar, lagi-lagi doa dan harapan terwujud. Pada Januari 2014 lahirlah puteri cantik bernama Hamidira lewat operasi caesar di RS Asrama Haji Pondok Gede, Jawa Timur."Saat itu kelahiran sudah hampir pada bulan ke-10, kira-kira 9 bulan tiga minggu. Karena ketuban keruh, dokter menyatakan untuk dilahirkan," terang pria berkacamata ini.Pasangan ini pun kompak untuk mendidik Hamidira lewat contoh baik dari orangtua. Serta mengasuhnya menjadi perempuan yang pintar dan membagikan kepintarannya.Ia pun berharap bagi pasangan lain yang menantikan buah hati dalam waktu relatif lama agar selalu yakin akan memiliki buah hati, serta tak perlu ngoyo. "Kondisi tertekan malah membuat sulit memiliki anak," ujarnya. — health.liputan6.com

  • Sehatnya sperma pria ternyata bisa dideteksi dari 7 tanda ini

    Tanda ini bisa menjadi indikator apakah sperma Anda berkualitas atau tidak — www.merdeka.com

  • Ibu Hamil Ingin Ngemil? Pilih Yoghurt Saja, Ini Alasannya

    Ibu Hamil Ingin Ngemil? Pilih Yoghurt Saja, Ini Alasannya

    Wanita yang hamil seringkali memiliki nafsu makan, terutama untuk ngemil, yang lebih besar daripada sebelumnya. Nah, agar keinginan untuk ngemil terpenuhi namun tetap sehat, yoghurt bisa menjadi pilihan yang tepat. — health.detik.com

  • Gorengan Picu Kencing Manis pada Wanita Hamil

    Gorengan Picu Kencing Manis pada Wanita Hamil

    Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Jurnal Diabetologia. menemukan bahwa wanita hamil yang sering mengonsumsi gorengan berpotensi mengalami diabetes mellitus gestasional (GDM).Seperti dikutip laman Womenshealthmag, Sabtu (11/10/2014), diabetes Gestational merupakan komplikasi umum yang melibatkan intoleransi glukosa yang dipicu oleh mengonsumsi terlalu banyak lemak dan obesitas saat kehamilan. Hal ini sering terjadi terutama pada trimester akhirsehingga berisiko jangka panjang bagi ibu dan bayi."Kami meneliti 15.027 wanita dengan total 21.079 kehamilan sejak 1991, tim memberikan kuesioner frekuensi makanan dan mengajukan pertanyaan rinci tentang konsumsi makanan selama kehamilan. Dalam 10 tahun kami mencatat, ada 847 kasus diabetes gestasional," kata peneliti.Secara khusus, peeliti menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi gorengan tujuh kali dalam seminggu atau lebih, berisiko berkali-lipat mengalami diabetes gestational."Ketika makanan itu digoreng, maka terjadi perubahan negatif seperti asam lemak tak jenuh dan peningkatan asam lemak trans.Hal ini bisa membahayakan ibu dan janin," jelasnya.Peneliti menambahkan, diabetes gestasional dapat mengakibatkan bayi lahir kuning, cacat hingga keguguran dan menurunkan diabetes yang menyebabkan komplikasi dan kematian. — health.liputan6.com

  • Setelah Asuh Anak Angkat, Akhirnya Aku Hamil

    Setelah Asuh Anak Angkat, Akhirnya Aku Hamil

    Pasangan yang sudah bertahun-tahun tak memiliki anak cenderung melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan mengangkat anak asuh yang dipercaya bagi sebagian pasangan mampu 'memancing' kehadiran buah hati.Itulah salah satu cara yang dilakukan oleh pasangan Prayitno dan Tini asal Kabupaten Pesawaran, Lampung dalam mendapatkan anak. Tak disangka usai mengangkat anak, sang istri berhasil hamil. Namun sebelum sampai ke titik tersebut, pasangan ini harus kebal telinga mendengar cemoohan tetangga.Tinggal di kawasan pedesaan yang masih peduli dengan kiri kanan kadang memang tak ada baiknya. Sindiran dari tetangga kerena tak segera memiliki anak berhembus kencang."Suamimu bukan 'jago' ya? Laki-laki sih suamimu itu sampai kamu lama hamil," cerita Tini mencontohkan ucapan tetangganya dahulu.Bahkan, banyak tetangga yang menyarankan untuk ganti suami.Hal itu bukan terjadi sekali-dua kali berkali-kali. Tapi pasangan ini dengan sabar menghadapi hal tersebut. "Saat itu saya berpikir bahwa anak adalah rejeki dari Tuhan, ya kalau belum diberi ya sudah yang penting sudah meminta lewat doa. Bisa jadi juga bahwa kami belum pantas diberi anak karena masih tak sabar dan suka marah" jelas Tini."Jika memang tak diberi ya kami bisa asuh anak orang, toh sama nanti akan jadi anak kami," terang Prayitno.Pasangan suami istri ini dulu tak berpikir untuk mendatangi dokter mengecek kondisi kehamilan. Selain posisi rumah yang jauh dari pusat kesehatan, mereka pun masih sabar menanti kehadiran sang buah hati.Minta bantuan "orang pintar"Minta Bantuan Orang PintarLebih dari satu tahun tak memiliki anak, cemoohan makin kencang. Tapi ada juga yang memberikan saran, ke orang pintar misalnya. "Saat itu kami baru berpikir apa ke orang pintar saja ya, eh baru kepikiran esoknya ada orang pintar datang ke rumah, yang pasti bukan kami yang memanggil" terang Tini.Orang pintar ini pun meminta pasangan ini untuk melakukan hal aneh-aneh, seperti makan telur keong yang ukurannya kecil-kecil. "Dulu kami tidak tahu itu apa, tapi ya coba makan saja, lucu juga ya kalau mengingatnya," ungkap Tini sambil tertawa.Pasangan ini pun mengakui, bahwa keinginan punya anak membuat mereka mencoba aneka cara yang disarankan orang-orang. "Kami semacam orang bingung yang ikutin saran orang," ungkap Prayitno.Mengangkat anak asuhAngkat AnakDi tahun kedua pernikahan, mereka pun mencoba mengasuh anak dari kakak. Niatnya tak cuma memancing, jika pun tak diberi anak kandung, anak angkat ini tetap menjadi anak mereka."Dulu anak angkat kami diambil dari saudara kondisinya penuh koreng, namun kami urus sepenuh hati hingga akhirnya ia jadi gadis cilik cantik," terang Tini.Setahun berlalu, pada pernikahan ketiga Tini dinyatakan hamil. "Dulu saya heran kenapa gak menstruasi berbulan-bulan, karena sudah tak ada pikiran memiliki anak, saya malah mikir ini kok gak mens gara-gara kena tumor atau apa ya," jelas Tini sambil tertawa.Keesokan harinya, ke dokter untuk memeriksakan dan ternyata benar hamil. Lahirlah seorang putera dengan berat 2,6 kg yang kini sudah menjadi laki-laki dewasa berusia 23 tahun."Bisa jadi ini adalah paduan dari berdoa kepada Tuhan dan mengangkat anak. Mengangkat anak buat kami jadi lebih tenang dan tidak emosional. Serta menurunkan ambisi memiliki anak eh malah membuat psikis baik terhadap perkembangan sperma atau sel telur," jelas Prayitno.Berbagi semangatPengalaman mendapatkan anak membuat Prayitno dan Tini menyarankan kepada orang-orang yang tak memiliki anak untuk melakukan tiga hal. Pertama, periksakan kondisi organ reproduksi ke pihak medis. "Kita kan tidak tahu apa ada permasalah tidak di dalam sana," ujar Prayitno yang bekerja sebagai guru sebuah sekolah menengah pertama di Pesawaran ini.Kedua, jika bisa dan mau angkat anak. "Mengangkat anak membuat perasaan pasangan jadi tenang. Tapi syaratnya harus rela menganggapnya sebagai anak sendiri, jika memang tak diberi anak kandung sudah ada anak ini," ujarnyaKetiga, berdoa. "Meminta dan pasrah kepada Tuhan karena anak adalah rezeki dari-Nya," akhir Prayitno — health.liputan6.com

  • Ini 3 alasan utama kenapa wanita hamil harus makan yogurt

    Sedang hamil? Jagalah kesehatan Anda dengan manfaat dari yogurt berikut ini — www.merdeka.com

  • Top 5 Health: Donor Sperma Jadi Paling Populer

    Top 5 Health: Donor Sperma Jadi Paling Populer

    Kehamilan dengan donor sperma adalah suatu proses kehamilan dengan memasukkan sperma yang diambil dari bank sperma ke dalam rahim perempuan.Cara mendonor sperma ini menarik pembaca setia Liputan6.com edisi Sabtu (11/10/2014). Selain itu, ada artikel lainnya yang juga menjadi favorit dan tidak boleh terlewatkan.1. Donor Sperma, Bagaimana Prosesnya?Aktris sekaligus penyanyi dangdut Julia Perez dikabarkan ingin memiliki anak meski belum bersuami. Pada Kamis (9/10/2014), ia sudah terbang ke Singapura untuk tes kesehatan dilanjutkan ke Penang, Malaysia menjalani program hamil dengan donor sperma.2. Cara Mudah Menghilangkan Bekas JerawatMemiliki jerawat memang sungguh mengganggu. Cara-cara tradisional ataupun modern telah Anda lakukan. Tak jarang, meskipun jerawat sudah hilang, tetapi ternyata bekas jerawatnya masih sangat jelas terlihat di wajah Anda.3. Jerawat, Jenis dan Cara MenghilangkannyaJerawat adalah penyakit bintik-bintik yang timbul di kulit wajah, dada dan punggung. Bagi sebagian orang, apalagi anak muda, jerawat sangat mengganggu karena dapat menurunkan kepercayaan diri.4. 5 Cara Menghilangkan Jerawat BatuJerawat batu merupakan jenis jerawat yang memiliki bentuk cukup besar dibanding jerawat biasa. Selain itu, jerawat batu juga biasanya menyebar di permukaan kulit sehingga dapat membuat Anda sangat tidak percaya diri. Jerawat batu ini biasanya terjadi karena berlebihnya produksi kelenjar minyak dan regenerasi sel kulit yang lambat.5. Cara Menghilangkan Jerawat, Hindari Makanan IniJerawat tidak disebabkan oleh satu faktor saja melainkan banyak faktor. Faktor-faktor yang mempengaruhi di antaranya adalah faktor genetis dan pola hidup. Jika anda berjerawat dan ingin mengetahui cara menghilangkan jerawat, coba hentikan konsumsi makanan ini. — health.liputan6.com

  • Ini Bank Sperma Terbesar di Dunia

    Ini Bank Sperma Terbesar di Dunia

    Hukum di Indonesia tidak memperkenankan kehamilan yang berasal dari donor sperma. Namun lain ladang lain belalang, di beberapa negara barat donor sperma hal legal yang berasal dari bank sperma.Salah satu bank sperma dan yang terbesar di dunia adalah Cryos. Bank sperma milik Ole Schou ini memiliki 170 liter sperma yang di ekspor ke lebih dari 70 negara dan telah menghasilkan 2000 bayi per tahunnya.Perusahaan bank spermanya ini sebenarnya berawal dari uji cobanya saat berumur 27 tahun. Usai lulus sebagai mahasiswa pascasarjana sekolah bisnis di tahun 1981, ia terobsesi ingin menyimpan sperma.Maka ia pun ke perpustakaan mencari literatur tentan sperma dan kesuburan. Setiap malam ia bermasturbasi dan membekukan sperma ke dalam botol disimpan dalam freezer kulkas. "Mimpi saya telah memberi mimpi lain, saya membangun bank sperma," ujarnya Schou seperti dilansir The Guardian pada Jumat (10/10/2014).Akhirnya, pada tahun 1987, Schou memulai membuat sebuah perusahaan yang kini jadi bank sperma terbesar di dunia. Hingga tahun 2012, Cryos berperan terhadap 30.000 kelahiran bayi di dunia.Cryos beroperasi dalam bangunan berlantai lima di pusat kota Aarhus, sebuah kota terbesar kedua di Denmar. Di sini, sperma disumbangkan, dianalisis, dipelajari hingga dikirim ke klinik seluruh dunia.Schou menceritakan bagaimana dulu di tahun 80-an ia harus pergi sendiri meminta pria untuk menyumbangkan spermanya. "Saya dulu naik sepeda dan mengatakan kepada pria 'maukah menjadi donor dan membantu wanita mempunyai anak?'. Saat itu orang-orang melihat saya dengan aneh," ujar Schou.Tapi kini, penyumbang datang sendiri ke Cryos dan ia tak perlu beriklan sudah bisa membuat menjadikan bank sperma terbesar di dunia. — health.liputan6.com

  • Tren Ibu Hamil Sekarang Maunya Kurus Tapi Anaknya Gemuk

    Tren Ibu Hamil Sekarang Maunya Kurus Tapi Anaknya Gemuk

    Risiko diabetes bukan hanya dialami dewasa tua melainkan juga anak-anak. Selain keturunan, faktor kebiasaan membesarkan anak juga mempengaruhi. Tak jarang makanya seorang wanita hamil inginnya kurus tapi ketika anak lahir, mereka dikasi makan sebanyak-banyaknya.Seperti disampaikan pendiri Paguyuban Diabetes Melitus Surakarta, dr wikan Basworo bahwa saat ini kecenderungan anak gemuk lucu itu masih melekat di masyarakat. Padahal gemuk itu berisiko diabetes."Sekarang ini lagi tren, ibu hamil maunya kurus sehingga berat lahir anaknya kecil 2-2,5 kilogram. Tapi ketika lahir, anak diberikan makan apapun yang dia mau dan berlebihan," kata Wikan saat temu media di Media Center, BPJS Kesehatan di bilangan Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2014).Wikan menerangkan, saat ini diabetes dan hipertensi masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Masalahnya bukan diabetes yang mengakibatkan kematian tapi karena diabetes menyebabkan komplikasi hebat yang bisa membuat penderitanya meninggal dunia. — health.liputan6.com

  • Tiga Tahun Menikah dan Setelah Adopsi  Anak, Aku Baru Hamil

    Tiga Tahun Menikah dan Setelah Adopsi Anak, Aku Baru Hamil

    Pasangan yang sudah bertahun-tahun tak memiliki anak cenderung melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan mengangkat anak asuh yang dipercaya bagi sebagian pasangan mampu 'memancing' kehadiran buah hati.Itulah salah satu cara yang dilakukan oleh pasangan Prayitno dan Tini asal Kabupaten Pesawaran, Lampung dalam mendapatkan anak. Tak disangka usai mengangkat anak, sang istri berhasil hamil. Namun sebelum sampai ke titik tersebut, pasangan ini harus kebal telinga mendengar cemoohan tetangga.Tinggal di kawasan pedesaan yang masih peduli dengan kiri kanan kadang memang tak ada baiknya. Sindiran dari tetangga kerena tak segera memiliki anak berhembus kencang."Suamimu bukan 'jago' ya? Laki-laki sih suamimu itu sampai kamu lama hamil," cerita Tini mencontohkan ucapan tetangganya dahulu.Bahkan, banyak tetangga yang menyarankan untuk ganti suami.Hal itu bukan terjadi sekali-dua kali berkali-kali. Tapi pasangan ini dengan sabar menghadapi hal tersebut. "Saat itu saya berpikir bahwa anak adalah rejeki dari Tuhan, ya kalau belum diberi ya sudah yang penting sudah meminta lewat doa. Bisa jadi juga bahwa kami belum pantas diberi anak karena masih tak sabar dan suka marah" jelas Tini."Jika memang tak diberi ya kami bisa asuh anak orang, toh sama nanti akan jadi anak kami," terang Prayitno.Pasangan suami istri ini dulu tak berpikir untuk mendatangi dokter mengecek kondisi kehamilan. Selain posisi rumah yang jauh dari pusat kesehatan, mereka pun masih sabar menanti kehadiran sang buah hati.Bantuan orang pintarMinta bantuan orang pintarLebih dari satu tahun tak memiliki anak, cemoohan makin kencang. Tapi ada juga yang memberikan saran, ke orang pintar misalnya. "Saat itu kami baru berpikir apa ke orang pintar saja ya, eh baru kepikiran esoknya ada orang pintar datang ke rumah, yang pasti bukan kami yang memanggil" terang Tini.Orang pintar ini pun meminta pasangan ini untuk melakukan hal aneh-aneh, seperti makan telur keong yang ukurannya kecil-kecil. "Dulu kami tidak tahu itu apa, tapi ya coba makan saja, lucu juga ya kalau mengingatnya," ungkap Tini sambil tertawa.Pasangan ini pun mengakui, bahwa keinginan punya anak membuat mereka mencoba aneka cara yang disarankan orang-orang. "Kami semacam orang bingung yang ikutin saran orang," ungkap Prayitno.Angkat anak asuhAngkat anak asuhDi tahun kedua pernikahan, mereka pun mencoba mengasuh anak dari kakak. Niatnya tak cuma memancing, jika pun tak diberi anak kandung, anak angkat ini tetap menjadi anak mereka."Dulu anak angkat kami diambil dari saudara kondisinya penuh koreng, namun kami urus sepenuh hati hingga akhirnya ia jadi gadis cilik cantik," terang Tini.Setahun berlalu, pada pernikahan ketiga Tini dinyatakan hamil. "Dulu saya heran kenapa gak menstruasi berbulan-bulan, karena sudah tak ada pikiran memiliki anak, saya malah mikir ini kok gak mens gara-gara kena tumor atau apa ya," jelas Tini sambil tertawa.Keesokan harinya, ke dokter untuk memeriksakan dan ternyata benar hamil. Lahirlah seorang putera dengan berat 2,6 kg yang kini sudah menjadi laki-laki dewasa berusia 23 tahun."Bisa jadi ini adalah paduan dari berdoa kepada Tuhan dan mengangkat anak. Mengangkat anak buat kami jadi lebih tenang dan tidak emosional. Serta menurunkan ambisi memiliki anak eh malah membuat psikis baik terhadap perkembangan sperma atau sel telur," jelas Prayitno.Pengalaman mendapatkan anak membuat Prayitno dan Tini menyarankan kepada orang-orang yang tak memiliki anak untuk melakukan tiga hal. Pertama, periksakan kondisi organ reproduksi ke pihak medis. "Kita kan tidak tahu apa ada permasalah tidak di dalam sana," ujar Prayitno yang bekerja sebagai guru sebuah sekolah menengah pertama di Pesawaran ini.Kedua, jika bisa dan mau angkat anak. "Mengangkat anak membuat perasaan pasangan jadi tenang. Tapi syaratnya harus rela menganggapnya sebagai anak sendiri, jika memang tak diberi anak kandung sudah ada anak ini," ujarnyaKetiga, berdoa. "Meminta dan pasrah kepada Tuhan karena anak adalah rezeki dari-Nya," akhir Prayitno — health.liputan6.com

  • Donor Sperma, Bagaimana Prosesnya?

    Donor Sperma, Bagaimana Prosesnya?

    Aktris sekaligus penyanyi dangdut Julia Perez dikabarkan ingin memiliki anak meski belum bersuami. Pada Kamis (9/10/2014), ia sudah terbang ke Singapura untuk tes kesehatan dilanjutkan ke Penang, Malaysia menjalani program hamil dengan donor sperma.Kehamilan dengan donor sperma adalah suatu proses kehamilan dengan memasukkan sperma yang diambil dari bank sperma ke dalam rahim perempuan terang dokter Nurdadi Saleh, SpOG."Jika proses kehamilan dengan donor sperma dilakukan dengan inseminasi, dimana sperma dimasukkan ke dalam rahim wanita," terang dokter yang juga Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) saat dihubungi Health-Liputan6.com pada Jumat (10/10/2014).Perempuan bisa memilih sperma dari pria seperti apa yang nanti menjadi anaknya namun ia tak mengetahui identitas pemilik sperma. Pria sang pemilik sperma pun tak mengetahui akan diberikan kepada siapa sperma yang disimpan dalam bank sperma dengan suhu di bawah 20 derajat Celcius ini.Lalu, setelah memilih kriteria sperma, proses inseminasi dilakukan pada masa subur perempuan. Sayangnya, tak selalu proses inseminasi menjadi kehamilan. "Layaknya orang berhubungan intim tidak selalu menjadi hamil kan," terang dokter Nurdadi.Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kondisi sel telur, kondisi sperma hingga kondisi sperma. Namun, tak ada larangan berapa kali perempuan lakukan upaya inseminasi."Namun, di negara kita tidak diperbolehkan kehamilan dengan mendapatkan donor sperma," tegas dokter kandungan ini.Memang berdasarkan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan terdapat ketentuan dimana upaya kehamilan di luar cara alamiah, sel sperma harus berasal dari suami yang sah. Itulah alasan kenapa Julia Perez melakukan tindakan ini di luar Indonesia. — health.liputan6.com

Berita Lain