Sperma Dimasukkan ke Miss V Pakai Tangan, Apakah Bisa Hamil?

Sperma Dimasukkan ke Miss V Pakai Tangan, Apakah Bisa Hamil?
health.detik.com — Senin, 10 Maret 2014 18:15 — Halo Dok saya mau tanya. Waktu itu saya berhubungan intim dengan pasangan saya di kamar mandi. Dia mengeluarkan spermanya di luar tetapi dia mengambilnya menggunakan tangan dan memasukannya ke dalam Ms V saya sebagai pelumas jari tangannya yang masuk ke Ms V saya.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Alami Depresi Selama Hamil Berisiko Lahirkan Bayi Prematur

    Alami Depresi Selama Hamil Berisiko Lahirkan Bayi Prematur

    Kelahiran bayi prematur tentu tak diharapkan para ibu. Bayi prematur lahir ketika usia kandungan ibu kurang dari 37 minggu — www.tribunnews.com

  • Ini Dia Karakter Pria yang Disebut-sebut Punya Sperma Sehat

    Ini Dia Karakter Pria yang Disebut-sebut Punya Sperma Sehat

    Kualitas sperma tak dapat dilihat dengan mata telanjang. Hanya bisa dilihat lewat pemeriksaan medis. Namun orang yang mempunyai sperma yang sehat dan berkualitas bisa terlihat dari makanan atau aktivitas yang sering dilakukannya. — health.detik.com

  • Miss V Terkesan Basah dan 'Becek' Setiap Usai Bercinta, Mengapa?

    Miss V Terkesan Basah dan 'Becek' Setiap Usai Bercinta, Mengapa?

    Kenapa setiap berhubungan dengan suami, Miss V saya selalu basah dan terkesan becek. Setelah berhubungan daerah kewanitaan saya juga mengalami lecet-lecet dan perih. Itu kenapa ya Dok? — health.detik.com

  • Kebalik, Pria Ini Malah Muntah-muntah di Saat Istri Hamil

    Kebalik, Pria Ini Malah Muntah-muntah di Saat Istri Hamil

    Pasangan muda ini sedang bahagia-bahagianya menanti kelahiran anak pertama mereka. Tapi anehnya sang suami harus sering absen kerja karena merasakan berbagai gejala yang biasa dialami ibu hamil muda seperti mual dan muntah-muntah. — health.detik.com

  • Terbiasa 'Turuti' Ngidam, Hati-hati Bobot Ibu Hamil Naik Tak Terkontrol

    Terbiasa 'Turuti' Ngidam, Hati-hati Bobot Ibu Hamil Naik Tak Terkontrol

    Saat ngidam, tak jarang para calon ayah atau ibu akan berupaya untuk 'menuruti' keinginan tersebut. Alih-alih menyehatkan bayi, kebiasaan ini jika berlebihan justru bisa menimbulkan efek tak sehat, salah satunya overweight pada ibu hamil. — health.detik.com

  • Ejakulasi di Luar Miss V, Apakah Sisa Sperma yang Ada Bisa Bikin Hamil?

    Ejakulasi di Luar Miss V, Apakah Sisa Sperma yang Ada Bisa Bikin Hamil?

    Dok, saya pernah berhubungan intim tapi saya ejakulasi di luar vagina. Apakah sisa sperma di penis bisa membuat hamil pada vagina yang masih perawan setelah penetralisir kedua kalinya? — health.detik.com

  • Infeksi Virus Saat Hamil Berisiko Lahirkan Anak Skizofrenia

    Infeksi Virus Saat Hamil Berisiko Lahirkan Anak Skizofrenia

    Menjaga kesehatan saat hamil, sepertinya memang sangat dibutuhkan. Sebab kesehatan ibu bukan hanya akan memengaruhi individu tapi juga anak yang akan dilahirkan. Apalagi sebuah penelitian menyebutkan, infeksi virus saat hamil bisa berisiko lahirkan anak dengan skizofrenia.Seperti disampaikan Ketua Seksi Skizofrenia Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia yang juga Kepala Departemen Psikiatri di RS Cipto Mangunkusumo, dr. A. A. Ayu Agung Kusumawardhani, SpKJ (K) bahwa salah satu faktor risiko skizofrenia disebabkan oleh kurangnya ibu menjaga kesehatan diri saat hamil."Ya, memang penelitian di luar negeri menyebutkan bahwa infeksi virus saat hamil bisa menjadi faktor risiko anak menderita skizofrenia. Itulah sebabnya ibu hamil perlu dijaga kesehatannya karena seringkali anak skizo pas dites riwayatnya, ibunya mengaku pernah mengalami infeksi virus seperti demam dan sebagainya," kata Ayu saat ditanyai wartawan dalam rangkaian acara Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Lighting the Hope for Schizophrenia di hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, ditulis Rabu (10/9/2014).Meski begitu, Ayu tidak menyebutkan faktor trauma atau cedera otak semasa kecil juga berpengaruh terhadap skizofrenia. Tapi menurutnya infeksi kehamilan bisa menyebabkan gangguan pada neuron di otak."Kalau terjadi problem pada masa pertumbuhan, bisa saja terjadi ketidaksempurnaandi sistem neurotransmiternya. Oleh sebab itu, ibu yang memiliki kerentanan infeksi tadi baiknya berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut," katanya.Ayu menambahkan, selain kontrol kehamilan, wanita hamil juga disarankan untuk menjaga pola makan dan minum vitamin agar bayi tumbuh sehat dan terhindari dari risiko skizofrenia. — health.liputan6.com

  • Bahaya Saat Hamil Alami Stres dan Emosi Labil

    Bahaya Saat Hamil Alami Stres dan Emosi Labil

    Para ibu yang berniat memiliki momongan ada baiknya untuk menjaga mental dan emosinya agar terus sehat. Mental dan emosi labil, mudah khawatir, dan panik di kala kehamilan berpotensi menjadikan bayi menangis lebih lama dan kerap berlebihan.Tidak diketahui bagaimana pengaruh antara mental ibu terhadap lama menangis bayi. Peneliti mengaitkan mental ibu yang mudah cemas mengganggu gaya pengasuhan bayi yang dapat menyebabkan bayi menangis lagi.Pendapat para ahli lain juga menyebutkan bahwa bayi menangis berlebihan disebabkan karena produksi hormon stres selama kehamilan. Hal ini terbawa ke dalam plasenta sehingga memengaruhi perkembangan otak bayi."Seorang ibu dengan mudah masuk ke siklus negatif traumatis ketika mengkhawatirkan anak yang baru lahir. Smeakin mereka khawatir semakin sulit tidur yang memperparah emosinya," tutur ahli parenting dokter Clare Bailey seperti dilansir Daily Mail, Rabu (10/9/2014)"Jika ibu merasa santai, nyaman dan percaya diri tentu akan mudah membantu mengaru bayi yang menangis. Berbeda dengan ibu cemas yang cenderung berkurang kemampuannya untuk membantu bayi tenang," tambah Clare. Jadi, menjaga emosi dan mental positif berdampak besar bagi di sekitar, termasuk buah hati Anda. — health.liputan6.com

  • Melalui Sperma, Pengalaman Traumatis Ayah Bisa Pengaruhi Anaknya

    Melalui Sperma, Pengalaman Traumatis Ayah Bisa Pengaruhi Anaknya

    Menurut studi yang dipublikasi di Jurnal Nature Neuroscience pada Desember 2013, perilaku mahluk hidup ternyata dapat dipengaruhi oleh kejadian yang terjadi pada generasi sebelumnya. Hal ini dikarenakan memori kejadian tersebut diwariskan dalam bentuk informasi genetik. — health.detik.com

  • Stres saat hamil bisa bikin bayi jadi cengeng

    Inilah alasan kenapa stres ibu bisa membuat buah hati mereka menjadi cengeng — www.merdeka.com

  • Sedang Hamil atau Menyusui Boleh Kemoterapi atau Tidak? Ini Kata Dokter

    Sedang Hamil atau Menyusui Boleh Kemoterapi atau Tidak? Ini Kata Dokter

    Kesehatan ibu dan janin saat hamil, atau bayi saat menyusui tentu akan dijadikan prioritas. Nah, jika ibu didiagnosis kanker dan memerlukan kemoterapi, bagaimana sebaiknya? — health.detik.com

  • Semburan Sperma Tak Terlalu Kuat Setelah Disunat, Mengapa?

    Semburan Sperma Tak Terlalu Kuat Setelah Disunat, Mengapa?

    Saya mau bertanya mengenai sunat laser yang dilakukan pada Mr P saya. Sebelum saya disunat semburan sperma saya kuat sekali, tetapi kenapa setelah saya disunat laser semburan sperma saya tidak kuat. Mengapa semburan sperma saya bisa berubah setelah disunat? — health.detik.com

  • Hindari melakukan 5 perawatan kecantikan ini saat hamil

    Sebaiknya jangan melakukan perawatan kecantikan ini saat hamil — www.merdeka.com

  • Ini Risikonya Jika Muntah Terus Saat Hamil Seperti Kate Middleton

    Ini Risikonya Jika Muntah Terus Saat Hamil Seperti Kate Middleton

    Kate Middleton, istri dari pewaris tahta Kerajaan Inggris Pangeran William sempat masuk rumah sakit karena terserang Hiperemesis Gravidarum (HG). Bahkan pakar mengatakan penyakit ini dapat membuat Kate dehidrasi dan malnutrisi — health.detik.com

  • Studi: Ibu Stres Saat Hamil Sebabkan Bayi Lahir Menangis Lebih Lama

    Studi: Ibu Stres Saat Hamil Sebabkan Bayi Lahir Menangis Lebih Lama

    Periode tangis bayi ketika baru lahir memang berbeda-beda, ada yang satu jam, dua jam, bahkan ada juga yang tak sampai 30 menit. Nah, studi terbaru menemukan bahwa biasanya, tangisan bayi akan terjadi lebih lama jika ketika hamil si ibu sering merasa stres — health.detik.com

Berita Lain