Pembunuh Ade Sara Berkicau di Twitter

jakarta.okezone.com — Selasa, 11 Maret 2014 06:06 — Padahal, sang pemilik akun, Assyifa Ramadhani (19) sedang di penjara karena terlibat membunuh Ade Sara Angelina Suroto.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Pembunuh Pengusaha di Parkiran Bandara Palembang Ditangkap

    Polisi menangkap pelaku pembunuhan pengusaha ekspedisi yang jasadnya ditemukan membusuk di parkiran Bandara Sultan Mahmud Badarudin II, Palembang, Sumatera Selatan pada 20 Agustus. — news.okezone.com

  • Hendak bertemu pacar, pembunuh dan perampok diringkus polisi

    Eka Suwandi (31) dan Dian Saputro (26) membunuh Efan karena ingin menguasai harta korban berupa sepeda motor Vixion. — www.merdeka.com

  • Assyifa Masih Syok atas Pembunuhan Ade Sara

    Assyifa Masih Syok atas Pembunuhan Ade Sara

    Assyifa, yang selama ini enggan berbicara kepada wartawan, mengaku masih syok atas kejadian wafatnya Ade Sara. — www.tribunnews.com

  • Kasus Ade Sara, Kuasa Hukum Terdakwa Bantah Adanya Pembunuhan Berencana

    Kasus Ade Sara, Kuasa Hukum Terdakwa Bantah Adanya Pembunuhan Berencana

    Kuasa hukum Asyiffa Ramdhani keberatan didakwa telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Ade Sara. Keberatan tersebut ia sampaikan dalam sidang lanjutan di PN Jakpus hari ini. — news.detik.com

  • Bacakan Eksepsi, Pembunuh Ade Sara Tampil Modis

    Sidang kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto siang ini mengagendakan pembacaan eksepsi pasangan kekasih yang menjadi terdakwa. Assyifa Ramadhani, satu dari dua terdakwa, terlihat tampil modis. — news.metrotvnews.com

  • Sidang Kasus Pembunuhan Ade Sara Masuk Tahap Pembacaan Eksepsi

    Sidang Kasus Pembunuhan Ade Sara Masuk Tahap Pembacaan Eksepsi

    Selasa (2/9/2014) terdakwa pembunuh Ade Sara Angelina Suroto (19), yaitu Ahmad Imam Al Hafitd dan Assyifa Ramadhani, akan menjalani sidang lanjutan. — www.tribunnews.com

  • Top 5 News: Kepala Ular Pembunuh Hingga Panasnya Suhu Jakarta

    Top 5 News: Kepala Ular Pembunuh Hingga Panasnya Suhu Jakarta

    Kabar seorang koki di China yang tewas digigit ular kobra yang telah ia penggal sekitar 20 menit sebelumnya masih menjadi kisah menarik bagi sebagian pembaca. Demikian pula dengan kabar meninggalnya Kapten Pilot Rhamdanto dalam penerbangan Garuda dari Lombok, NTB.Berita gonjang-ganjing di tubuh Golkar menjelang transisi pemerintahan juga banyak dicari. Demikian pula komentar Ratu Atut atas vonis 4 tahun penjara yang harus diterimanya. Ditutup dengan penjelasan ilmiah tentang panasnya suhu Jakarta belakangan ini.1. Rahasia 'Refleks Pembunuh' di Kepala Ular yang TerpenggalUlar berbisa tak hanya menakutkan saat hidup, tapi juga ketika tak lagi bernyawa. Seperti yang terjadi di Kota Foshan, Provinsi Guangdong, China. Seorang koki tewas digigit ular kobra yang telah ia penggal sekitar 20 menit sebelumnya.Kisah ini mungkin terdengar aneh, namun bukti ilmiah menunjukkan, hal tersebut sejatinya masuk akal. "Ular pada umumnya dikenal bisa mempertahankan refleks setelah kematian," kata Steven Beaupre, ahli biologi dari University of Arkansas, seperti Liputan6.com kutip dari situs sains LiveScience, Senin (1/9/2014). Selengkapnya: Rahasia 'Refleks Pembunuh' di Kepala Ular yang Terpenggal2. Garuda: Pilot Rhamdanto Tidak Meninggal Saat Terbangkan PesawatKapten Pilot Rhamdanto dikabarkan meninggal dunia dalam penerbangan pesawat Garuda Indonesia GA-4302 dari Lombok menuju Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu 31 Agustus 2014 kemarin. Dia disebutkan sudah tiada ketika pesawat belum lagi menginjak tanah.Namun pihak Garuda Indonesia membantah sang kapten meninggal di dalam burung besi itu. "Bersama ini kami sampaikan bahwa tidak benar pilot meninggal di dalam pesawat," kata Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia, Pujobroto di Jakarta, Senin (1/9/2014).Selengkapnya: Garuda: Pilot Rhamdanto Tidak Meninggal Saat Terbangkan Pesawat3. Pengamat: Ical Digulingkan, Golkar 1.000% Pindah ke Jokowi-JKPakar Komunikasi politik Tjipta Lesmana memprediksi, apabila Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie atau Ical digulingkan pada Munas sebelum pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden, maka Golkar akan berbalik sepenuhnya mendukung Jokowi-JK"Jadi kalau betul-betul jadi Munas ini ARB digulingkan, saya nggak tahu Priyo (Budi Santoso) atau AL (Agung Laksono) yang jadi. Golkar 1.000 persen pasti ke blok Jokowi-JK," ucapnya dalam peluncuran buku Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo berjudul Indonesia Gawat Darurat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (31/8/2014).Selengkapnya: Pengamat: Ical Digulingkan, Golkar 1.000% Pindah ke Jokowi-JK4. Ratu Atut: Vonis 4 Tahun Tidak AdilMajelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menjatuhkan vonis pidana 4 tahun penjara kepada Ratu Atut Chosiyah. Majelis juga menjatuhkan denda Rp 250 juta subsider 5 bulan kurungan kepada Gubernur nonaktif Banten tersebut.Menanggapi hal itu, Ratu Atut merasa vonis tersebut tidak adil‎. "Tidak adil. Doakan semuanya ya keadilan terjadi kepada saya," kata Atut usai sidang di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Senin (1/9/2014).Ratu Atut mengaku dirinya hanya korban kepentingan dari pihak lain. Dalam hal ini pengacara Susi Tur Andayani dan mantan calon Bupati Lebak, Amir Hamzah.Selengkapnya: Ratu Atut: Vonis 4 Tahun Tidak Adil5. Mengapa Jakarta Terasa Panas Belakangan Ini?Matahari Jakarta terasa sangat terik belakangan ini. Panasnya pun tak kalah menyengat. Kondisi ini banyak dikeluhkan warga Ibukota. Ada fenomena apa di langit Jakarta?Kepala Sub Bidang Cuaca Ekstrem BMKG Muhammad Fadli menjelaskan, saat ini memang telah masuk kemarau dengan suhu sekitar 22-32 derajat celcius. Panas terik yang terjadi di Jakarta saat ini terbilang normal. "Pada saat kemarau memang karakteristiknya terik, terutama pada siang hari. Kalau kita lihat, pantauan terakhir lewat satelit, pertumbuhan awannya memang sedikit. Kalau pertumbuhan awan tak terlalu banyak, maka radiasi panasnya jatuh (ke bumi) lebih kuat," papar dia.Selengkapnya: Mengapa Jakarta Terasa Panas Belakangan Ini? — news.liputan6.com

  • Turis Pembunuh Ibunya Sudah Didampingi Pengacara dari Amerika

    Turis Pembunuh Ibunya Sudah Didampingi Pengacara dari Amerika

    Tersangka menolak bicara sebelum didampingi pengacara asal Amerika. — nasional.news.viva.co.id

  • Pembunuh Bule dalam Koper Didampingi Pengacara AS

    Heather Lois (19) dan teman dekatnya Tommy Schefer (21) mulai menjalani pemeriksaan setelah pengacara dari Amerika Serikat tiba di Bali untuk mendampingi dua tersangka yang diduga membunuh Sheila Von Weise (62). — news.okezone.com

  • Ini Pasal-Pasal Dakwaan bagi Pembunuh Pasutri Didi-Anita

    Kasus pembunuhan pasutri Didi Harsoadi-Anita ‎Anggraini disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung mulai hari ini. Lima terdakwa menjalani sidang dalam dua tahapan. — bandung.okezone.com

  • Rahasia 'Refleks Pembunuh' di Kepala Ular yang Terpenggal

    Rahasia 'Refleks Pembunuh' di Kepala Ular yang Terpenggal

    Ular berbisa tak hanya menakutkan saat hidup, tapi juga ketika tak lagi bernyawa. Seperti yang terjadi di Kota Foshan, Provinsi Guangdong, China. Seorang koki tewas digigit ular kobra yang telah ia penggal sekitar 20 menit sebelumnya.Padahal Peng Fan, nama koki tersebut, sudah mencincang daging ular tersebut. Acara masak sup kobra spesial pun gagal total. Malah berakhir tragis. Kisah ini mungkin terdengar aneh, namun bukti ilmiah menunjukkan, hal tersebut sejatinya masuk akal. "Ular pada umumnya dikenal bisa mempertahankan refleks setelah kematian," kata Steven Beaupre, ahli biologi dari University of Arkansas, seperti Liputan6.com kutip dari situs sains LiveScience, Senin (1/9/2014). Sejumlah ectothermic atau hewan berdarah dingin, vertebrata atau hewan bertulang belakang -- termasuk sejumlah spesies reptil dan amfibi -- juga memiliki kemampuan serupa. Fakta menunjukkan, ada sejumlah laporan, termasuk di Amerika Serikat, di mana orang digigit ular yang kepalanya sudah terpisah dari tubuhnya. Refleks PembunuhUntuk kasus di China, kata Beaupre, sang koki tak beruntung karena refleks gigitan kobra bisa muncul beberapa jam setelah binatang mati. Pria malang itu dilaporkan tergigit hanya 20 menit setelah ia memenggal binatang itu. "Hanya karena hewan tersebut telah dipenggal, bukan berarti syaraf-syarafnya sudah berhenti berfungsi," kata Beaupre. Tubuh ular juga sudah lama diketahui punya kemampuan bangkit dalam pose mengancam, bahkan menyerang melawan ancaman, setelah mereka mengalami pemenggalan.Gerakan post-mortem mengerikan itu, jelas sang ilmuwan, dipicu oleh ion-ion atau partikel bermuatan listrik yang masih ada di sel-sel syaraf ular, beberapa jam setelah kematiannya. Saat syaraf ular yang baru mati terstimulasi, saluran-saluran syaraf akan terbuka -- memungkinkan ion melewatinya. Hal tersebut menciptakan impuls listrik yang memungkinkan otot untuk melakukan tindakan refleksif, seperti menggigit. "Gigitan dan refleks injeksi racun melalui gigitan (envenomation), dipicu oleh beberapa jenis informasi yang masuk ke dalam rongga mulut," kata Beaupre.Untuk kasus di China, kata dia, ular diduga tak sekonyong-konyong menggigit si koki malang. "Dugaanku, korban memasukkan tangannya ke mulut ular setelah ia memenggalnya. Ia mungkin meletakkan jari atau sesuatu di sana yang memicu respons." Dan bukan hanya koki Tiongkok yang tewas diserang ular mati. Pada Januari 2014, seorang pria Australia digigit ular hitam berperut merah (red-bellied black snake), 45 menit setelah ia memenggal hewan itu jadi dua dengan pacul. Demikian dikabarkan Daily Telegraph. Untungnya, pria itu masih selamat, meski harus dirawat 2 hari di ruang perawatan intensif atau ICU. Sementara, pada 2007 lalu, seorang pria di negara bagian Washington, Amerika Serikat memenggal ular dengan sekop sebelum membungkuk untuk membersihkan sisa-sisa. Tak disangka, kepala ular itu bangun dan menggigit tangannya. Korban juga masih beruntung tak kehilangan nyawa. — news.liputan6.com

  • Minta Proyek Dibatalkan, Pegiat Lingkungan Gemakan #tolakPLTSa di Twitter

    Minta Proyek Dibatalkan, Pegiat Lingkungan Gemakan #tolakPLTSa di Twitter

    Walhi, YPBB, Generation Indonesia, dan lainnya meminta Ridwan Kamil mengkaji ulang proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) berbasis insinerator yang rencananya akan dibangun di Gedebage. Mereka pun melakukan aksi melalui akun sosial media dengan tagar #tolakPLTSa. — news.detik.com

  • Coba kabur, pembunuh sopir taksi tabrak truk trailer

    Gibran merasa curiga dan langsung mendatangi taksi tersebut. — www.merdeka.com

  • Pembunuh sopir taksi di Cilincing berhasil ditangkap

    Saat ini, pelaku sedang dalam pemeriksaan di Polsek Cilincing. — www.merdeka.com

  • Komunitas Yogya: Florence Sihombing Hina Polisi di Twitter-Path

    Komunitas Yogya: Florence Sihombing Hina Polisi di Twitter-Path

    Sebelum ditangkap mahasiswi S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM) Florence Sihombing sempat kembali melakukan aktivitas atau mem-posting yang menghina salah satu lembaga di media sosial. Florence Sihombing mengeluarkan sejumlah tweet baru. Bahkan sejumlah kicauan terbaru itu dikeluarkan Florence dengan menghina atau mengumpat Kepolisian Yogyakarta. Hal itu dilakukan Florence di media sosial Path dan Twitter."Malamnya kita lihat ada tweet-an baru dari Florence. Yang intinya: "Kok saya dipanggil polisi. Polisi Jogja bego atau tolol gitu," tutur Ryan Nugroho mewakili berbagai Komunitas Yogya di Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kota Yogyakarta, Sabtu (30/8/2014).Menurut Ryan, aktivitas tweet Florence yang menghina Kota Yogyakarta sudah dilakukan sejak Februari 2014. Ryan menilai, luapan emosi yang mengeluhkan Yogya tersebut menandakan jika Florence berbohong jika hanya melakukan sekali tweet hinaan terhadap Yogya."Kalau dia ngomong yang menjelekkan Kota Yogya sejak Februari. Dia mahasiswa hukum loh. Jadi dia sadar dan tahu sejak awal tahun melakukan postingan yang sifatnya mengejek secara halus Yogya. Ini bohong kalau pengacaranya bilang itu curhatan (curahan hati). Kalau curhat itu kan sekali waktu, nggak dari awal tahun," ujar dia.Ryan juga tidak mengetahui jika akun asli yang dimiliki Florence sudah ditutup sejak Kamis 28 Agustus sore. Namun ia mempertanyakan postingan di akun Twitter @florenje_ yang masih muncul dan menghina polisi."Kalau dia bilang sudah ditutup sejak Kamis kok masih ada postingan lagi. Dan kenapa yang ditutup akunnya cuma FB dan Twitter. Kenapa yang Path nggak," ujar Ryan.Sementara Florence Sihombing sudah ditahan Polda DIY pada hari ini sejak pukul 14.00 WIB. Seiring dengan itu kuasa hukum tersangka Florence Sihombing, Wibowo Malik telah mengajukan penangguhan penahanan terhadap kliennya. Ia berharap agar kliennya tidak ditahan. "Kami keberatan dengan penahanan ini," ujar Wibowo.Baca juga:Tangani Kasus Florence, Polisi akan Tanya Ahli TI dan BudayaPengacara: Sebelum Ditangkap, Florence Sihombing DiintimidasiFlorence Sihombing Ditahan Polda DIYFlorence Sihombing Kini Jadi `Orang Paling Dicari di Jogja`(Sss) — news.liputan6.com

Berita Lain