5 Ancaman pasar bebas ASEAN 2015 bagi Indonesia

www.merdeka.com — Jum'at, 14 Maret 2014 06:00 — Pemerintah tak akan mundur atau menunda keterlibatan dalam liberalisasi barang dan jasa tersebut.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • 5 Perusahaan Paling Bahagia Sejagat di 2015

    5 Perusahaan Paling Bahagia Sejagat di 2015

    Kebahagiaan saat bekerja akan membantu meningkatkan produktivitas individu. Sebuah situs pencarian kerja CareerBliss pun mengungkapkan hasil penelitan mereka terhadap delapan faktor yang menjadi faktor kebahagiaan seseorang di pekerjaannya.Keseimbangan kehidupan kerja, hubungan dengan bos, hubungan dengan rekan kerja, lingkungan kantor, sumber daya kerja, kompensasi, peluang untuk berkembang, dan budaya kantor merupakan delapan faktor kebahagiaan seperti yang dilansir dari laman Forbes, Sabtu (27/12/2014).Berikut juga terdapat daftar 5 perusahaan yang masuk sebagai kategori tempat kerja paling membahagiakan di 2015:Johnson & Johnson - Google5. Johnson & Johnson - GooglePerusahaan yang terkenal sebagai penghasil bedak bayi, Johnson & Johnson dapat memberikan upah kepada karyawannya dengan rata-rata US$ 70.000 atau sekitar Rp 867,6 juta per bulan. Begitu juga dengan, situs online paling terkenal dan serba ada di dunia, Google.Microsoft4. MicrosoftPerusahaan pioner penghasil sistem operasional komputer ini bisa memberikan upah karyawan hingga mencapai rata-rata sebesar US$ 81 ribu atau sekitar Rp 1,01 miliar.McAfee3. McAfeeKomputer Anda terjangkit virus? Tenang, karena kehadiran McAfee tak hanya bisa menghapuskan virus dari komputer Anda, tetapi juga bisa memberikan Anda gaji dengan rata-rata hingga US$ 83 ribu atau sekitar Rp 1,03 miliar.Visa2. VisaMembeli barang dengan cicilan kartu kredit tentu menjadi solusi yang sangat membantu ketika terhalang uang untuk membeli barang. Jadi, tak perlu diragukan lagi jika bekerja di perusahaan kredit, khususnya Visa, rata-rata gaji karyawannya bisa mencapai angka US$ 85 ribu atau sekitar Rp 1,05 miliar.Adobe1. AdobePerusahaan Adobe Systems Incorporated merupakan perusahaan perangkat lunak komputer yang berbasis di San Jose, California, Amerika Serikat. Keuntungan yang didapat Adobe, membuatnya bisa memberikan upah karyawan hingga US$ 90 ribu atau sekitar Rp 1,2 miliar. (Ndw) — bisnis.liputan6.com

  • Pemerintah Tak Perlu Buru-Buru Naikkan TDL di 2015

    Pemerintah dinilai tidak perlu terburu-buru dalam menerapkan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang diwacanakan awal 2015. — economy.okezone.com

  • 2015, ICBC Indonesia Fokus Garap Pasar Domestik

    2015, ICBC Indonesia Fokus Garap Pasar Domestik

    PT Bank ICBC Indonesia berkomitmen untuk fokus menggarap pasar domestik pada 2015 — www.tribunnews.com

  • Dorong Pasar Modal Sebagai Alternatif Pembiayaan

    Pemerintah berkeinginan pasar modal sebagai salah satu instrumen pembiayaan aktivitas ekonomi. Untuk merealisasikan rencana tersebut harus didukung dengan berbagai aksi ataupun program. — ekonomi.metrotvnews.com

  • Premium Bikin SPBU Asing Tak Bisa Bersaing di Indonesia

    Premium Bikin SPBU Asing Tak Bisa Bersaing di Indonesia

    "Asing tidak bisa hidup karena pengusaha SPBN masih jual RON 88." — bisnis.news.viva.co.id

  • Citilink Pakai Duit Pinjaman Buat Buka Rute Baru di 2015

    Citilink Pakai Duit Pinjaman Buat Buka Rute Baru di 2015

    PT Citilink Indonesia akan menggunakan pinjaman baru dari Induk perusahaan, Garuda Indonesia, sebesar US$ 20 juta untuk melakukan ekspansi bisnis di 2015 seperti pembukaan rute-rute baru di kawasan Indonesia Timur dan sejumlah rute regional.Pelaksana tugas President & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan menjelaskan, pinjaman itu diperlukan guna memantapkan upaya Citilik menguasai pasar domestik dan merambah rute regional, sekaligus upaya antisipatif menghadapi ASEAN Open Sky 2015."Lagipula selama semester I 2015, kita masih terus mendatangkan lima pesawat baru Airbus A320,” kata Albert dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/12/2014).Albert yang sehari-hari menjabat direktur keuangan menjelaskan, dengan tambahan pesawat-pesawat baru tersebut Citilink di 2015 akan dapat meningkatkan frekuensi penerbangan sebesar 30 persen dibanding 2014. Saat ini frekuensi penerbangan Citilink sudah mencapai 182 penerbangan sehari."Citilink telah membukukan laba sebesar US$ 3,8 juta pada kuartal I-2014 ini, sedangkan untuk investasi atau ekspansi masih membutuhkan tambahan sumber dana eksternal, “ kata Albert. Sebelumnya, Garuda Indonesia mengumumkan telah memberikan bantuan pinjaman baru kepada Citilink sebesar US$ 20 juta dengan jangka waktu empat tahun. Garuda juga melakukan reprofiling pembayaran pokok utang Citilink tahun-tahun sebelumnya ke Garuda Indonesia US$ 95 juta, dengan jadwal pembayaran yang lebih menyesuaikan rencana bisnis Citilink. Hingga akhir 2014, jumlah armada Citilink mencapai 32 pesawat jenis Airbus A320 dengan melayani 39 rute penerbangan di 23 kota besar Indonesia dengan 182 frekuensi penerbangan sehari. Sedangkan rata-rata tingkat ketepatan waktu penerbangan (on time performance - OTP) seluruh penerbangan Citilink hingga September 2014 mencapai 82,4 persen. (Ndw) — bisnis.liputan6.com

  • Pemerintah Rusia Sulit Redam Lonjakan Inflasi 2015

    Pemerintah Rusia Sulit Redam Lonjakan Inflasi 2015

    Laju inflasi diperkirakan tembus level psikologis 10 persen. — bisnis.news.viva.co.id

  • Rusia Perkirakan Resesi Ekonomi 2015 Sangat Parah

    Rusia Perkirakan Resesi Ekonomi 2015 Sangat Parah

    Rubel terpuruk, dana talangan bagi bank-bank utama akan ditingkatkan. — bisnis.news.viva.co.id

  • PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia Targetkan Kenaikan Premi 85 Persen

    Prospek perusahaan ke depan diyakini masih akan cerah. — www.beritasatu.com

  • Ekspansi Bisnis 2015, Citilink Pinjam US$20 Juta

    Ekspansi Bisnis 2015, Citilink Pinjam US$20 Juta

    Anak usaha Garuda Indonesia itu bakal buka rute di Indonesia Timur. — bisnis.news.viva.co.id

  • 4 Film Ini Bakal Jadi Pencetak Duit Terbanyak di 2015

    4 Film Ini Bakal Jadi Pencetak Duit Terbanyak di 2015

    Tahun 2015 akan menjadi salah satu tahun terbesar untuk box office. Bagaimana tidak, film-film kenamaan seperti 'Star Wars' hingga 'Avengers' akan rilis di tahun depan. Tentu, film-film kenamaan ini akan meraup keuntungan yang fantastis.Sebagai perbandingan, pada tahun 2014 saja satu film 'Transformer:Age of Extinction' berhasil meraup laba kotor sebanyak US$ 1 miliar atau sekitar Rp 12,4 triliun (Kurs: Rp 12.468/US$).Mau tahu film apa saja yang rilis di tahun 2015 dan diprediksi akan meraup keuntungan besar? Berikut ulasannya seperti dilansir dari Business Insider, Sabtu (27/12/2014). Hunger Games4. ‘The Hunger Games: Mockingjay – Part 2′ (Lionsgate) - Rp 10,7 triliunRilis: 20 November 2015Harus diakui, 'Mockingjay: Part 1' sama sekali jauh di luar ekspektasi. Meskipun begitu, 'Mockingjay Part 2' masih dianggap akan meraup untung besar. Perkiraannya, film ini setidaknya akan menyamai raihan film 'Hunger Games' yang paling sukses, 'Catching Fire' yang meraup lebih dari US$ 864 juta atau sekitar Rp 10,7 triliun.Furious 73. ‘Furious 7′ (Universal)Rilis: 3 April 2015Film ini diprediksi akan meraup untung besar karena menjadi film terakhir Paul Warker di layar lebar. Tentu, para fans akan memberikan penghormatan terakhir bagi Paul Warker. Dalam penutaran debutnya pada Memorial Day Weekend saja, film ini berhasil meraup untung sebanyak US$ 788 juta atau sekitar Rp 9,8 triliun.The Avengers2. ‘The Avengers: Age of Ultron’ (Disney)Rilis: 1 Mei 2015Film ini akan memperoleh untung besar setidaknya karena 2 hal. Pertama, The Avengers memang film yang punya banyak fans. Kedua, para fans perlu menunggu sampai 3 tahun untuk rilis terbaru film ini. Sebagai perbandingan, The Avengers yang pertama mencetak uang setidaknya US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 18,7 triliun.Star Wars1. ‘Star Wars: The Force Awakens’ (Disney)Rilis: 18 Desember 2015Salah satu indikator film ini meraup keuntungan yang besar adalah trailernya. Dalam waktu singkat, trailer Star Wars ditonton lebih dari 81 juta orang di Youtube. Diperkirakan, film ini akan meraup untung setidaknya US$ 4 miliar atau sekitar Rp 49,8 triliun. (Rio/Ndw) — bisnis.liputan6.com

  • Sektor Usaha yang Akan Tumbuh Pesat di 2015

    Tinggal beberapa hari lagi kita akan memasuki tahun 2015. Peluang usaha apa yang akan tumbuh pesat di tahun 2015? — economy.okezone.com

  • "Smart Home" Diprediksi Jadi Tren Hunian 2015

    Kebanyakan orang mulai membeli peralatan untuk menjadikan huniannya sebagai rumah pintar. — www.beritasatu.com

  • Empat Negara Jajah Pasar Properti London

    Menurut catatan dari Perusahaan Real Estat Knight Frank, ada empat negara asal Asia yang menguasai pasar properti London. — economy.okezone.com

  • Pemerintah Belum Pasti akan Impor Beras Awal 2015

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga beras yang kian melambung menjelang akhir tahun 2014 membuat pemerintah bertindak cepat. Dinas perindustrian dan perdagangan di berbagai daerah terus melakukan operasi pasar untuk menstabilkan... — www.republika.co.id

Berita Lain