5 Ancaman pasar bebas ASEAN 2015 bagi Indonesia

www.merdeka.com — Jum'at, 14 Maret 2014 06:00 — Pemerintah tak akan mundur atau menunda keterlibatan dalam liberalisasi barang dan jasa tersebut.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Dana Pihak Ketiga Bank Rakyat Indonesia Capai Rp 544,27 Triliun

    Selain itu, BRI juga terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi terkini — www.tribunnews.com

  • Indonesia, Negara Termurah Buat Para Pensiun di ASEAN

    Indonesia, Negara Termurah Buat Para Pensiun di ASEAN

    Menyiapkan dana pensiun dan hidup bahagia tanpa kekurangan finansial di masa tua tentu menjadi harapan banyak pegawai. Tenang saja, Indonesia ternyata merupakan negara paling murah bagi para pensiun berdasarkan survei yang digelar perusahaan asuransi global, AIA.Mengutip laman CNBC, Rabu (22/10/2014), biaya hidup rata-rata usai pensiun di Indonesia berada di level US$ 181.610 atau Rp 2,18 miliar (kurs: Rp 12.012/US$). Biaya pensiun tersebut masih lebih murah jika dibandingkan di Filipina sejumlah US$ 207.610.Peringkat termurah disusul Thailand di level US$ 233.960, Vietnam di level US$ 493.100 dan Malaysia sebesar US$ 583.380.Sementara menjadi pensiun di Singapura dinilai sangat mahal. Sebanyak 55 persen dari para penduduk Singapura yang disurvei AIA mengaku sangat khawatira tabungannya tidak cukup untuk menanggung biaya hidup setelah pensiun.Sejumlah orang kaya di Singapura bahkan menganggap, tabungan untuk pensiun sebagai salah satu target hidup terberat yang bisa dicapai.Dalam riset berbeda yang digelar Manulife Assett Management, biaya hidup usai pensiun di Indonesia ternyata tak banyak berbeda dengan saat masih bekerja. Bahkan selisihnya hanya enam persen lebih rendah dibandingkan saat bekerja.Sekadar informasi, AIA menggelar survei dan melibatkan 3.000 responden dari enam negara di ASEAN yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina dan Vietnam. Survei tersebut difokuskan pada kalangan menengah ke atas. (Sis/Ndw) — bisnis.liputan6.com

  • Sucofindo Punya Peluang Besar Rebut Pasar ASEAN

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan jasa di bidang verifikasi, PT Sucofindo diminta terus mempertahankan kinerja positifnya selama ini. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memasuki usia 58 tahun hari ini... — www.republika.co.id

  • BRI Fokus Garap Pasar Domestik

    BRI Fokus Garap Pasar Domestik

    Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyatakan lebih mengutamakan merambah pasar di wilayah Indonesia Timur Papua ketimbang dua negara tetangga Papua New Guenea dan Timor Leste. "Sebaiknya Papua menjadi sasaran kita dulu," kata Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Sofyan Basir di Jakarta, Rabu (22/10/2014).Dia menerangkan, mesti kepadatan penduduk Papua terbilang rendah namun tidak menjadi alasan perseroan tidak berada di lingkungan mereka. Sementara pihaknya mengaku, tak menutup kemungkinan untuk melanjutkan ekspansi ke Papua New Guenea dan Timor Leste. Terlebih, setelah utusan dua negara melakukan kunjungan ke perusahaan bank pelat merah tersebut. Untuk Papua New Guenea pihaknya sedang melakukan konsultasi melihat seberapa besar potensi wilayah tersebut.Sedangkan, untuk Timor Leste pihak juga sedang melakukan kajian mendalam. Terlebih, sebelum lepas dari RI, perseroan telah memiliki kantor di sana. "Pemerintah Timor Leste sudah datang ke Bank Rakyat Indonesia, kita sedang melihat potensi, melihat kantor kita yang lama," tandas dia. (Amd/Ahm) — bisnis.liputan6.com

  • Penetapan UMP 2015 Serentak 1 November 2014

    Para gubernur harus memperhatikan rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi dan rekomendasi bupati/walikota setempat. — www.beritasatu.com

  • Bank Mandiri Gelar Pasar Indonesia dan 'Fashion Festival"

    Jumlah pengunjung ditargetkan mencapai 100 ribu orang dengan total transaksi sekitar Rp 6-8 miliar. — www.beritasatu.com

  • Pertagas Pasok Gas untuk Indonesia Power

    PT Pertagas Niaga Pasok Gas Untuk PT Indonesia Power ditandai penandatanganan Head Of Agreement Jual Beli Gas. — economy.okezone.com

  • IHSG Bakal Meroket ke Level 5.900 pada 2015

    IHSG Bakal Meroket ke Level 5.900 pada 2015

    PT Bahana Securities memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 2015 akan mengalami peningkatan dibanding tahun ini. Level IHSG diperkirakan berada pada level 5.900 di akhir tahun depan."Tahun ini, ekspektasi IHSG di level 5.300 dan 5.900 pada tahun depan," ungkap Kepala Riset Bahana Securities, Harry Su dalam Diskusi Kinerja dan Outlook Market 2015 di Jakarta, Rabu (22/10/2014).Kinerja IHSG yang akan membaik di tahun depan, kata dia karena ditopang dari pertumbuhan earning per share (EPS) hingga level 11,6 persen."Nggak ada hubungannya dari sisi politik yang terjadi dengan IHSG. Tapi ekspektasi tersebut diperkirakan seiring kenaikan EPS 11,6 persen. Itu saja," ucapnya.Harry menyebut, sektor telekomunikasi dan consumer menjadi tulang punggung dari pertumbuhan EPS, meskipun sektor lain diproyeksikan ikut menyumbang peningkatan ke pasar modal.Diakuinya, kondisi pasar tahun ini kurang kondusif, terutama akibat situasi politik yang memanas antara kubu Prabowo Subianto dengan kubu Joko Widodo (Jokowi)."Dari Januari sampai Juli, pasar modal kita mencatatkan net inflow terus. Tapi sejak Agustus karena kondisi politik kurang baik, investor asing melakukan nett sel hingga mendekati Rp 14 triliun. Sedangkan pasar surat utang asing minus Rp 4,5 triliun keluar semua," terangnya.IHSG telah naik 18,72 persen hingga ditutup ke level 5.074,32 secara year to date (Ytd). Penguatan IHSG ditopang dari sektor saham properti yang naik 38,85 persen. Lalu disusu sektor saham keuangan naik 29,52 persen dan sektor saham infrastruktur menguat 24,69 persen. (Fik/Ahm) — bisnis.liputan6.com

  • Tanggapan PT Chevron Pacific Indonesia Atas Putusan Mahkamah Agung

    Tanggapan PT Chevron Pacific Indonesia Atas Putusan Mahkamah Agung

    Chevron telah menanggung semua biaya proyek ini dan tidak ada penggantian dari pemerintah Indonesia — www.tribunnews.com

  • Indonesia Kekurangan SDM Hadapi Pasar Bebas

    Indonesia dinilai masih kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 2015 mendatang. — economy.okezone.com

  • Bangunan Indonesia Belum Ramah Lingkungan

    Bangunan di Indonesia masih banyak yang belum menggunakan material konstruksi yang ramah lingkungan. — ekonomi.metrotvnews.com

  • Myanmar, Pesaing Baru Industri Timah Indonesia

    Myanmar, Pesaing Baru Industri Timah Indonesia

    Berperan sebagai eksportir timah terbesar di dunia, Indonesia kini tengah berusaha membatasi pasokan dan meningkatkan harga jual produksinya. Myanmar, lantas muncul sebagai pendatang baru di industri timah dan berpotensi menyaingi pasar Indonesia serta menghambat usaha pemerintah menaikkan harga timah.Mengutip laman Business Week, Rabu (22/10/2014), produksi timah di Myanmar akan meningkat 12 persen menjadi 28 ribu metrik ton tahun depan. Menurut para analis perusahaan industri ITRI Ltd di Inggris, dengan jumlah tersebut, Myanmar dapat berkontribusi 10 persen terhadap pasar timah global.Produksi timah Myanmar juga dapat terus meningkat karena perusahaan timah Myanmar Pongpipat Co., berencana untuk memperluas lahan pertambangannya.Harga timah sempat melemah 13 persen di London Metal Exchange tahun ini dan merupakan penurunan harga terparah. Penurunan harga jual tersebut terjadi setelah Indonesia memperketat aturan ekspornya pada Januari tahun ini.Aturan yang akan bertahan hingga 2016 ini akan diiringi peningkatan ekspor dari Myanpar dan berbagai negara. Langkah ini dapat menggagalkan upaya Indonesia meningkatkan harga jual timah."Myanmar merupakan eksportir timah baru seiring pergeseran yang terjadi di Indonesia. Lima tahun lalu, ekspor timah Myanmar ke China sangat kecil tapi dua tahun terakhir, jumlahnya sudah beranjak signifikan," terang Direktur Pelaksana Myanmar Pongpipat Co., Kriangkrai Chavaltanpipat.Harga timah yang berada di level US$ 19.450 per ton kini anjlok ke level US$ 19 ribu per ton. Angka tersebut merupakan yang terendah sejak Juli 2013. — bisnis.liputan6.com

  • Kuliner Indonesia Bisa jadi Pilihan Jajaki Pasar Bebas MEA

    Ekonom BNI Ryan Kiryanto menilai, pasar bebas ASEAN menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan pada negara lain mengenai keragaman kuliner Indonesia. — ekonomi.metrotvnews.com

  • Produk Indonesia Banyak yang Diakui Pasar Global

    Produk Indonesia sudah banyak diakui di pasar dunia. Hal ini juga menjadi dasar keoptimisan menyambut pasar bebas ASEAN. — economy.okezone.com

  • 2015, Sektor Telekomunikasi dan Konsumer Jadi Andalan Ekonomi

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bahana Securities memprediksikan sektor telekomunikasi dan konsumen staples akan menjadi andalan untuk tahun depan. Sektor tersebut dianggap tahan terhadap perlambatan ekonomi Indonesia dan global.Head of... — www.republika.co.id

Berita Lain
  • Tiba di DPR, Istri Almarhum Gus Dur Dikawal Ketat Paspampres

    KELUARGA almarhum Gus Dur tiba sekitar pukul 08.00 WIB, dengan menggunakan sedan silver bernopol B1277 AF. — news.metrotvnews.com

  • Didi Mahardika Soekarno: Jane Shalimar Sakit Hati

    Didi Mahardika Soekarno: Jane Shalimar Sakit Hati

    Didi Mahardika Soekarno resmi melaporkan Jane Shalimar, Senin (13/10/2014) malam, ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik. Putra Rachmawati Soekarnoputri ini merasa tindakan yang dilakukan Jane terhadap dirinya lantaran sakit hati tak dapat melanjutkan hubungan mereka. "Saya juga sebenarnya bingung, kenapa dia begitu, apa karena sakit hati? Sebenarnya dia patah hati karena nggak kami nggak bisa melanjutkan hubungan. Tapi sebetulnya yang memutuskan pisah itu dia, dan saya terima. Ternyata dia galau," terang Didi Mahardika Soekarno saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta. Didi Mahardika Soekarno ingin hubungannya dengan Jane Shalimar berakhir dengan baik. Sayangnya, ia kecewa dengan kelakuan Jane yang mencemarkan nama baiknya keberbagai pihak. "Saya datang, dan ketemu dia baik-baik. Dan saya ingin setelah pisah pun harus baik-baik. Jangan malu-maluin masyarakat. Jane juga harusnya malu mengumbar aib diri sendiri, dia kan perempuan," lanjut Didi Mahardika Soekarno. Jane Shalimar dilaporkan dengan tindak pidana bidang informasi dan transaksi elektronik pasal 310 KUHP dan atau 311 KUHP dan pasal 27 ayat 3 junto pasal 45 UU No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Dengan kasus ini, Jane Shalimar terancam hukuman enam tahun penjara.(Cho/Mer) — showbiz.liputan6.com

  • Ulah Mark Zuckerberg Bikin Borobudur Mendunia

    Ulah Mark Zuckerberg Bikin Borobudur Mendunia

    Nama Zuckerberg tidak terdaftar di buku tamu Hotel Manohara yang dikelolanya, termasuk untuk melayani wisatawan — www.tribunnews.com

  • Puas di Posisi Ketiga, Bradl Waspadai Cuaca

    Stefan Bradl mengaku puas bisa berada di posisi ketiga dalam daftar kombinasi catatan waktu sesi latihan bebas pertama dan kedua MotoGP Jepang. — www.bola.net

  • Polisi Cianjur Amankan Remaja Bandar Ganja

    Dari tangan pelaku, polisi menyita tiga kilogram ganja kering. — www.beritasatu.com