5 Ancaman pasar bebas ASEAN 2015 bagi Indonesia

www.merdeka.com — Jum'at, 14 Maret 2014 06:00 — Pemerintah tak akan mundur atau menunda keterlibatan dalam liberalisasi barang dan jasa tersebut.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Italia Ingin Tingkatkan Perdagangan dengan Indonesia

    Pada tahun 2013, nilai perdagangan Indonesia-Italia mencapai US$3,8 miliar — www.beritasatu.com

  • Terus tersandera soal BBM, Indonesia harus berani bangun kilang

    Anggaran yang dibutuhkan untuk membangun kilang minyak ditaksir sekitar USD 25 miliar. — www.merdeka.com

  • Serah Terima Capitol Park Residence Pertengahan 2015

    Saat ini, progres pembangunan fisik apartemen Capitol Residences sudah mencapai 18 lantai. — www.beritasatu.com

  • Muhaimin Ingatkan Perusahaan Penerbangan Siap Hadapi MEA 2015

    Indonesia mau tidak mau harus dapat menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas agar dapat bersaing dengan sejumlah negara ASEAN — www.beritasatu.com

  • Indonesia Optimistis Jadi Eksportir Kopi Spesial Terbesar di Dunia

    Indonesia Optimistis Jadi Eksportir Kopi Spesial Terbesar di Dunia

    Angka ekspor Indonesia masih kalah jauh dari Brasil dan Vietnam. — bisnis.news.viva.co.id

  • Fraksi Pendukung Jokowi Siapkan Perubahan Asumsi Makro RAPBN 2015

    Fraksi Pendukung Jokowi Siapkan Perubahan Asumsi Makro RAPBN 2015

    Pemerintahan baru pimpinan presiden terpilih Jokowi bisa ambil peran dalam pembahasan RAPBN 2015. Langkah ini bisa dilakukan melalui fraksi-fraksi pendukung Jokowi di DPR. — finance.detik.com

  • Ikut Aturan, Jerman Kembali Minati Kayu Indonesia

    Ikut Aturan, Jerman Kembali Minati Kayu Indonesia

    Kerja keras Indonesia untuk meratifikasi Forest Law Enforcement, Governance and Trade Voluntary Partnership Agreement (FLEGT VPA) dengan Uni Eropa (UE) setahun lalu membawa dampak positif bagi perdagangan hasil hutan nasional. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Nus Nuzulia Ishak mengatakan hal ini terbukti dari adanya misi pembelian produk kayu untuk tujuan ekspor ke Jerman dengan total nilai US$ 2,1 juta. "Di tengah maraknya isu pembalakan liar Indonesia dengan era perdagangan global yang bergerak ke arah environment friendly and sustainable of trade in, Indonesia mampu membuktikan daya saing produknya melalui dokumen V-Legal dari Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK)," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (2/9/2014). Nus menjelaskan, pembelian produk kayu tersebut dilakukan importir Jerman, Joh Heinrich Warncke GmbH yang memilih beberapa perusahaan produk kayu dari Semarang, Jawa Tengah, sebagai rekan bisnis dengan produk-produk berstandar kualitas tinggi, ramah lingkungan, dan sesuai dengan preferensi konsumen di Jerman. Jerman sendiri merupakan pengimpor produk kayu terbesar keempat Indonesia. "Melalui misi pembelian ini, target ekspor nasional Indonesia ke Jerman hingga 2015 diharapkan tumbuh sebesar 1 persen-2 persen atau senilai US$ 2,91 miliar-US$ 2,94 miliar," lanjutnya. Selain itu, Joh Heinrich Warncke GmbH menandatangani kontrak kerja sama dengan PT Setia Indo Putra sebesar US$ 1 juta untuk permintaan produk kayu, yakni parquet flooring dan wooden decking dari kayu bangkirai. Seperti diketahui, sejak tahun 2009, sistem legalitas produk kayu mulai diperkenalkan sebagai sistem yang sejalan dengan komitmen internasional dalam go green dan sustainability products. Implementasi kebijakan tersebut kemudian dikenal dengan nama SVLK melalui Permendag No. 64/M- DAG/PER/10/2012 Tentang Peraturan Ekspor untuk Industri Kehutanan. Peraturan tersebut efektif diberlakukan bagi perusahaan besar mulai 1 Januari 2013 untuk menjawab permintaan pasar dan mencapai peluang pasar untuk produk kayu Indonesia. Sedangkan untuk usaha kecil dan menengah (UKM) yang semula diberlakukan mulai 1 Januari 2014 diperpanjang hingga 1 Januari 2015 mendatang berdasarkan Permendag No. 81/M-DAG/PER/12/2013. Pada 30 September 2013, Indonesia dengan Uni Eropa (UE) meratifikasi Forest Law Enforcement, Governance and Trade Voluntary Partnership Agreement (FLEGT VPA) untuk menghentikan perdagangan kayu ilegal dan memastikan hanya kayu dan produk kayu yang telah diverifikasi legalitasnya yang boleh diimpor UE dari Indonesia. Sebagai informasi, Selama periode 2009-2013 ekspor flooring parquet Indonesia terus mengalami peningkatan dengan tren positif 6,68 persen.Pada 2013 total ekspor flooring parquet Indonesia mencapai nilai US$ 500,3 juta. Sedangkan pada periode Januari-Mei 2014, ekspor flooring parquet Indonesia tetap tumbuh sebesar 23,67 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni mencapai US$ 241,3 juta. Pada tahun 2013 Jerman menduduki posisi keempat sebagai negara tujuan ekspor flooring parquet Indonesia senilai US$ 35,4 juta dengan share sebesar 7,07 persen. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, ekspor flooring parquet Indonesia ke Jerman mengalami tren negatif 4,56 persen. Namun, nilai ekspor flooring parquet Indonesia ke Jerman pada Januari-Mei 2014 perlahan naik sebesar 11,81 persen, atau mencapai US$ 20,6 juta dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya. (Dny/Nrm) *Bagi Anda yang ingin mengikuti simulasi tes CPNS dengan sistem CAT online, Anda bisa mengaksesnya di Liputan6.com melalui simulasicat.liputan6.com. Selamat mencoba! — bisnis.liputan6.com

  • Kementan: Pangsa Pasar Buah Impor Hanya 5%-7%

    Kementan: Pangsa Pasar Buah Impor Hanya 5%-7%

    Kementan mengklaim pangsa pasar buah lokal masih mendominasi di pasar domestik. Sedangkan pangsa pasar buah impor dari berbagai jenis hanya 5%-7% saja. — finance.detik.com

  • Nielsen: Konsumen Indonesia Terbukti Makin Boros

    Nielsen: Konsumen Indonesia Terbukti Makin Boros

    keinginan konsumen Indonesia untuk menabung pada kuartal II 2014 menurun dibandingkan kuartal sebelumnya — www.tribunnews.com

  • Muhaimin: Tenaga Kerja Sektor Penerbangan Harus Siap Hadapi AEC 2015

    Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar meminta industri penerbangan di Indonesia agar menyiapkan para tenaga kerjanya hadapi MEA. — ekonomi.metrotvnews.com

  • DBS Sasar Nasabah UKM Indonesia

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank asal Singapura, DBS, menyasar nasabah usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Ekspansi pasar tersebut dilakukan karena DBS melihat besarnya pasar UKM di Indonesia.Head of... — www.republika.co.id

  • Industri Kreatif RI Perlu Berbenah agar Tembus Pasar Global

    Industri Kreatif RI Perlu Berbenah agar Tembus Pasar Global

    Meski mengalami pertumbuhan yang cukup baik, namun perkembangan industri kreatif tanah air masih belum bisa dipaparkan dengan data valid.Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Bayu Krisnamurthi mengatakan, pertumbuhan industri kreatif Indonesia sebenarnya banyak berasal dari sektor jasa termasuk desain seperti animasi yang memiliki nilai tinggi jika dilihat dari sudut pembinaan dan pengembangan. Namun sayangnya segi perdagangan belum bisa terdata dengan baik."Kita harus lebih terbuka dan lebih update mengenai data perdagangan jasa, itu salah satu yang mencerminkan salah satu nilai ekonomi kreatif yang sebenarnya, memang jasa masih belum," ujar Bayu di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Selasa (2/9/2014).Sedangkan untuk sektor barang, industri kreatif yang tumbuh pesat seperti perhiasan, batik, dan tekstil. Namun jika bidang ini sudah dijadikan komoditi dagang, nilai kreativitasnya perlahan mulai hilang."Yang lain yang tumbuh pesat adalah makanan, seperti sambel, kerupuk dan makanan kemasan olahan lain. Ini biar pun masih kecil tapi pertumbuhannya sekitar 15 persen-20 persen. Tumbuhnya baik meski masih kecil," lanjutnya.Bayu menjelaskan, jika melihat dari sisi daya saing, sebenarnya industri kreatif di Indonesia sangat kuat. Meski demikian, untuk industri kreatif sektor makanan dan minuman masih perlu berbenah pada beberapa faktor keamanan pangan dan kemasan."Ini untuk membantu agar bisa menembus pasar global," tandas Bayu. (Dny/Ahm) *Bagi Anda yang ingin mengikuti simulasi tes CPNS dengan sistem CAT online, Anda bisa mengaksesnya di Liputan6.com melalui simulasicat.liputan6.com. Selamat mencoba! — bisnis.liputan6.com

  • Mulai April 2015, Bunga Kredit Rumah Murah Tak Lagi 7,25%

    Mulai April 2015, Bunga Kredit Rumah Murah Tak Lagi 7,25%

    Pemerintah akan menghapuskan subsidi bunga untuk rumah tapak (landed house) dengan skema pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per 31 Maret 2015 — finance.detik.com

  • Begini Cara Garuda Indonesia Tutup Kerugian Tahun Ini

    Begini Cara Garuda Indonesia Tutup Kerugian Tahun Ini

    Garuda berusaha membukukan kinerja yang baik di semester II-2014 setelah di semester pertama di tahun yang sama mencatatkan kerugian. Begini caranya. — finance.detik.com

  • ERP Diterapkan Akhir 2015

    Sistem Electronic Road Pricing (ERP) akan segera diterapkan pada 2015. — ekonomi.metrotvnews.com

Berita Lain
  • Ramos dan Bale Bawa Real Madrid Unggul

    REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Real Madrid memperlihatkan dominasinya atas Real Sociedad. Meski tampil sebagai tim tamu di Estadio Municipal de Anoeta, Senin (1/9) dini hari WIB, Madrid tetap mampu membuka... — bola.republika.co.id

  • Mengintip Desain dan Jeroan Apple iPhone 6 dalam Video

    Mengintip Desain dan Jeroan Apple iPhone 6 dalam Video

    Baru akan resmi pada 9 September besok, Apple iPhone 6 sudah dibongkar dan memperlihatkan jeroan dalam video berdurasi sekitar 3,5 menit.Video yang diunggah pada situs YouTube oleh pemilik akun Rozetked tersebut, memberikan desain keseluruhan dan beberapa komponen internal dari generasi terbaru iPhone tersebut, demikian dilansir.Tidak hanya itu, Video yang dijelaskan dalam bahasa Rusia tersebut juga membandingkannya dengan pendahulunya iPhone 5s.Direncanakan akan memulai debutnya minggu depan, iPhone 6 diharapkan akan memiliki dua varian layar 4.7 inci dan 5.5 inci. Tidak hanya iPhone 6, Apple juga sepertinya akan memperkenalkan perangkat wearable-nya yang dikenal sebagai iWatch.{youtube}657UeODW178{/youtube}Tagged under: apple, iphone 6 — www.tabloidpulsa.co.id

  • Anggaran Subsidi Bisa Ditambah Jika Rupiah Melemah

    Menteri keuangan Chatib Basri mengatakan, anggaran APBN untuk subsidi BBM boleh ditambah dan uangnya sudah ada namun penambahan anggaran bukan jalan keluarnya — economy.okezone.com

  • Awas Siapkan Recehan, Ada Pelebaran Jalan di Jombang

    Awas Siapkan Recehan, Ada Pelebaran Jalan di Jombang

    Awas Siapkan Recehan, Ada Pelebaran Jalan di Jombang — www.tribunnews.com

  • Zaskia Gotik dan Siti Badriah Batal ke Polda

    Zaskia Gotik dan Siti Badriah Batal ke Polda

    Rumah karaoke milik pedangdut Inul Daratista kembali dipolisikan. Kali ini Inul Vista diduga tidak membayar mechanical right yang berdampak pada produser musik yang tidak mendapat pemasukan dari pengusaha karaoke.Selaku pihak pelapor, Nagaswara berencana untuk mendatangkan dua pedangdutnya, Zaskia Gotik dan Siti Badriah ke Polda Metro Jaya, Selasa (2/9/2014) hari ini. Namun sayang, Zaskia dan Sibad --sapaan Siti Badriah-- tiba-tiba dikabarkan batal ke Polda."Iya jadinya diarahkan besok, kita gelar preskon di kantor Nagaswara siang ya. Biar lebih lengkap," ungkap Kepala Humas Nagaswara, Andree saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (2/9/2014).Selain itu, Andree belum bisa memastikan apakah maksud dilibatkan nama Zaskia dan Sibad dalam kasus tersebut sebagai saksi atau lainnya."Untuk itu (saksi), belum tahu. Jadi besok saja sekaligus preskon," terangnya.Seperti diketahui, pada 8 Agustus 2014 bos rekaman Nagaswara Musik, Rahayu Kertawiguna melaporkan rumah karaoke Inul Vista ke pihak berwajib. Inul diduga melanggar hak cipta dengan menggunakan kaset-kaset bajakan di tempat karaokenya.Inul dilaporkan atas pelanggaran mechanical right alias hak yang diperoleh setiap produser musik dalam menciptakan master sebuah lagu. Diduga Inul hanya membayar hak cipta atas lagu dipakai.(Ras/Mer) — showbiz.liputan6.com