Tragis, Bayi Ini Lahir Saat Ayah Dan Ibunya Meregang Nyawa Karena Kecelakaan

www.vemale.com — Jum'at, 21 Maret 2014 17:05 — Bayi mungil bernama Xiao Zhao, ditemukan 3 meter dari perut ibunya. Ia selamat meski kedua orang tuanya harus meninggal di sana kecelakaan.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Cara Mengatasi Bayi Yang Susah Makan di Masa MPASI

    Bayi sering rewel dan susah makan di masa MPASI? Tips dari ibu muda ini bisa membantu Anda. — www.vemale.com

  • Jadi Pengasuh Bayi di Negara Ini Gajinya Bisa Mencapai 28 Juta Rupiah

    Gaji para pengasuh bayi berpengalaman di Shanghai Cina bisa dibilang setara dengan gaji anggota DPR di Indonesia. Ya, gaji pengasuh bayi di sana bisa capai 28 juta rupiah perbulan. — www.vemale.com

  • Tragis, Bayi Ini Dilahirkan Tanpa Bola Mata

    Seorang bayi dilahirkan tanpa memiliki bola mata di Mesa, Arizona, AS. — www.beritasatu.com

  • Bayi Ini Dilahirkan Tanpa Bola Mata

    Seorang bayi dilahirkan tanpa memiliki bola mata di Mesa, Arizona, AS. — www.beritasatu.com

  • Kegundahan Hati Ayah Saat Harus Menyelamatkan Salah Satu Dari Dua Anak Kembarnya

    Seorang ayah putus asa ketika harus menghadapi kenyataan bahwa hanya bisa menyumbang hatinya untuk satu putri kembarnya. Bagaimana perjuangan orang tua untuk menyelamatkan kedua buah hatinya itu? — www.vemale.com

  • Agar Ayah Sembuh Dari Sakit Ginjal, Anak Ini Tidak Pernah Sarapan

    Demi menambah biaya pengobatan sang ayah, anak ini rela tidak membeli sarapan pagi dan memilih membeli tiket lotre berharap dapatkan jackpot. — www.vemale.com

  • Ilmu Terus Maju, Era Bayi Modifikasi Genetik Sudah Di Depan Mata

    Ilmu Terus Maju, Era Bayi Modifikasi Genetik Sudah Di Depan Mata

    Kemajuan pesat dalam ilmu pengetahuan membuat gagasan bayi yang sempurna lewat modifikasi genetik kini bukan khayalan lagi. Ilmuwan dunia memperingatkan masyarakat harus bersiap jika hal tersebut menjadi fenomena dalam masa yang akan datang. — health.detik.com

  • Donor Organ Bayi Berhasil Dilakukan di Inggris

    Pendonor adalah bayi perempuan yang baru lahir. — www.beritasatu.com

  • Waspadai, 2 Jenis Cacat Bawaan pada Bayi

    Waspadai, 2 Jenis Cacat Bawaan pada Bayi

    Semua orangtua pasti menginginkan bayi lahir dengan normal dan sehat. Namun ada bayi-bayi yang lahir dengan sudah terdapat kelainan atau yang disebut cacat bawaan. Tak heran, banyak ibu hamil yang cenderung menjaga apa yang dilakukan dan dimakan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada janin yang mungkin bisa memengaruhi hidupnya kelak.Menurut dokter Nurdadi, SpOG ada dua hal utama yang menyebabkan cacat bawaan bayi. Pertama, kelainan kromosom atau genetik. "Ini berasal dari sperma atau sel telur yang tidak baik yang membuat bayi terlahir dengan cacat. Tak dipungkiri dalam kehidupan ini ada yang baik ada yang tidak," terangnya saat dihubungi Health-Liputan6.com pada Rabu (21/1/2015).Kedua, adanya infeksi. "Misalnya pada saat kehamilan terinfeksi virus rubella dan toksoplasma," ungkapnya.Untuk bisa mengantisipasi hal tersebut menurutnya sangat penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah dan sebelum hamil. Hal ini penting untuk mendeteksi adanya hal-hal yang bisa jadi menyebabkan kelainan pada bayi kelak."Jangan sampai, saat datang ke dokter sudah hamil dan cacat pada bayi sudah terjadi," tanda s dokter Nurdadi. — health.liputan6.com

  • Tips Memilih Box Bayi Yang Aman Dan Nyaman Untuk Si Kecil

    Agar si kecil tidur dengan nyaman dan aman, orang tua perlu memperhatikan keamanan dan kenyamanan tempat tidur atau box bayinya. Berikut tips memilih box bayi aman dan nyaman untuk si kecil. — www.vemale.com

  • Anak Bertanya Darimana Datangnya Bayi, Orang Tua Harus Menjawab Apa?

    Seorang anak bisa saja tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang membuat kita bingung menjawab. Misalnya, bertanya tentang darimana datangnya bayi. Apa yang harus dijawab orang tua? — www.vemale.com

  • Teknologi PGS, Hindari Terjadinya Bayi Tabung Kembar

    Teknologi PGS, Hindari Terjadinya Bayi Tabung Kembar

    Teknologi terkini di dunia bayi tabung bernama Pre-Implantation Genetic Screening (PGS) sudah masuk ke Indonesia dan sebentar lagi akan diterapkan. Teknologi ini hanya akan mengimplantasi satu embrio dengan kromosom terbaik yang meningkatkan keberhasilan lahirnya seorang anak. Lewat teknologi ini, akan diketahui mana embrio dengan kromosom yang terbaik. Sehingga tidak memasukkan dua atau tiga, cukup satu saja. Sehingga ibu tidak akan mengandung bayi kembar yang menurunkan keberhasilan bayi tabung."Kehamilan kembar itu akan meningkatkan risiko prematur. Dengan kembar dua, rata-rata waktu persalinan sekitar 36-37 minggu, kembar tiga waktu rata-rata persalinan pada 32-34 minggu," terang dokter kandungan dari RSIA Bunda, Ivan R. Sini saat ditemui di RSU Bunda, Jakarta (20/1/2015).Berbeda dengan program bayi tabung yang tidak melakukan PGS, karena tidak diketahui secara pasti mana kromosom yang baik atau tidak sehingga dimasukkan dua atau tiga embrio. Jika dua atau tiga embrio berhasil akan melahirkan anak kembar yang meningkatkan risiko kelahiran prematur. — health.liputan6.com

  • Tak Tahan Melihat Ayah Menderita, Gadis 13 Tahun Bunuh Diri

    Seorang gadis 13 tahun terjun dari lantai atas sebuah gedung karena tak tahan melihat ayahnya menderita. — www.vemale.com

  • Juli 2015, PNS di Ciayumajakuning Dapat Jaminan Kecelakaan Kerja

    "Kurang lebih 61.000 PNS di Ciayumajakuning akan masuk dalam program BPJS." — www.beritasatu.com

  • Awalnya Ditentang, Bayi Tabung Kini Jadi Harapan

    Awalnya Ditentang, Bayi Tabung Kini Jadi Harapan

    Program in vitro fertilization (IVF) yang masyarakat kenal sebagai bayi tabung merupakan salah satu alternatif bagi pasangan yang kesulitan untuk mendapatkan buah hati. Siapa sangka, program ini pada awal kehadirannya tahun 1987 di Indonesia mendapat tentangan berbagai pihak."Pada saat itu proyek keluarga berencana oleh Orde Baru sedang digalakkan, sehingga program bayi tabung ini mendapat tentangan darimana-mana," terang Ketua Perkumpulan Fertilisasi In Vitro Indonesia (Perfitri), Prof. DR. dr. Sugiharto Subianto, SpOG (K) pada saat memberikan sambutan dalam temu media kehadiran terobosan teknologi pertama Pre-Implantation Genetic Screening (PGS) di RSU Bunda Jakarta pada Selasa (20/1/2015).Sampai-sampai saat itu Subianto dipanggil oleh Presiden RI untuk menjelaskan mengenai bayi tabung. Untuk mempermudah penjelasan, Subianto menerangkan dengan hal yang disukai sang presiden kala itu. Ia pun menceritakan bahwa bayi tabung mirip dengan inseminasi buatan pada sapi, perbedaan terletak bahwa sel telur dan sperma berasal dari suami istri yang sah."Dan beliau menyetujui hal itu dan ia membantu dalam pendirian pusat bayi tabung," tamba pria ini.Akhirnya pada saat itu terdapat dua pusat bayi tabung di Indonesia yaitu RS Cipto Mangunkusumo dan RSAB Harapan Kita. Bayi tabung pertama pun berhasil lahir di RSAB Harapan Kita pada tanggal 2 Mei 1988 dan hingga kini tumbuh sehat.Kehadiran dua pusat bayi tabung menjadi awal kehadiran pusat-pusat bayi tabung lainnya. "Kini sudah ada 24 pusat bayi tabung di Indonesia. Sudah ada lebih dari 2000 bayi tabung yang dibantu oleh teman-teman dari pusat bayi tabung," tambahnya.Kegagalan bayi tabung yang masih besar, sekitar 55 persen membuat pria ini terbuka dengan kehadiran teknologi dan inovasi yang mampu meningkatkan keberhasilan program bayi tabung. Salah satunya, teknologi yang akan dijalankan oleh RS Bunda Jakarta sebagai salah satu rantai klinik bayi tabung Morula IVF Jakarta bernama ‘Pre-Implantation Genetic Screening’ (PGS) sebuah skrining kromosom untuk mengecek baik tidaknya embrio sebelum dilekatkan pada rahim ibu. — health.liputan6.com

Berita Lain
  • Sudah Lakukan Mastektomi Ganda, Wanita Ini Kena Kanker Payudara

    Sudah Lakukan Mastektomi Ganda, Wanita Ini Kena Kanker Payudara

    Nasib kurang beruntung menimpa Maureen Hanlan (71) perempuan yang tinggal di Dorset, Inggris. Untuk ketiga kalinya ia didiagnosa dokter terkena kanker payudara meski sembilan tahun yang lalu ia sudah melakukan mastektomi ganda atau pengangkatan kedua payudaranya. Maureen pertama kali terdiagnosis kanker payudara pada tahun 1990. Sesudah itu tahun 2002 kembali kena kanker pada bagian yang sama. Lalu, ia memilih untuk melakukan mastektomi ganda meskipun kanker hanya menyerang di salah satu payudaranya. Ini dilakukan karena neneknya meninggal karena hal yang sama. Keadaan baik-baik saja selama sembilan tahun, hingga akhirnya ia merasakan ada benjolan kembali. Awalnya, dokter berpikir Maureen mengalami masalah pada kulit. Namun setelah dilakukan pengecekan betapa tekejutnya mereka kala mengetahui hal tersebut adalah kanker payudara. Ini adalah kondisi yang sangat jarang terjadi bahkan pertama kali yang mereka ketahui. Kini, ia pun kembali harus berjibaku melawan kanker pada payudaranya dengan mengonsumsi obat antikanker agar sel kanker di payudaranya tak menyebar ke daerah lain. "Awalnya saya benar-benar yakin tidak akan mendapatkan kanker payudara. Nyatanya meskipun telah lakukan operasi besar pengangkatan kanker payudara hal tersebut tetap terjadi," terangnya seperti dilansir laman Mirror, Rabu (21/1/2015). Meski ini merupakan hal yang menyakitkan bagi perempuan tua ini ia masih bersyukur akan hal yang menimpanya. "Ini merupakan perjalanan panjang dan bergelombang penuh pasang surut. Namun aku sangat bersyukur bahwa aku masih bisa menceritakan kisahku," ungkapnya. — health.liputan6.com

  • Warga Tolak Pembangunan Apartemen

    Warga Tolak Pembangunan Apartemen

    "Warga sudah sepakat untuk menolak. Terutama warga di RT 01, 02, dan 03," ungkap Suginanto, ketua RW 07 saat ditemui Tribun Jogja. — www.tribunnews.com

  • Jabatan Kapolri Lowong, Presiden Segera Tentukan Sikap

    Menko Polhukam menegaskan, Presiden Jokowi tentu tidak ingin situasi ketidakpastian mengenai siapa yang akan memimpin Korps Bhayangkara berlarut-larut. — www.beritasatu.com

  • Terungkap Penyebab Mengigau saat Tidur

    Apakah Anda suka mengigau saat tidur nyenyak? Anda mungkin tidak tahu alasan pasti mengapa Anda mengigau saat tidur. — lifestyle.okezone.com

  • Dewi Mambo Ungkap Kisah Cinta di Single Perdana

    Sukses mengawali karier di dunia akting di film Rahasia Bintang bersama Dimas Seto, Dewi Mambo kini mulai masuk ke ranah dunia tarik suara. — celebrity.okezone.com