Tragis, Bayi Ini Lahir Saat Ayah Dan Ibunya Meregang Nyawa Karena Kecelakaan

www.vemale.com — Jum'at, 21 Maret 2014 17:05 — Bayi mungil bernama Xiao Zhao, ditemukan 3 meter dari perut ibunya. Ia selamat meski kedua orang tuanya harus meninggal di sana kecelakaan.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Lucunya, Seekor Anjing Merasa Bersalah Karena Telah Membuat Bayi Menangis

    Hewan peliharaan juga dapat menjadi teman yang menyenangkan. Seperti manusia, mereka juga memiliki perasaan sayang, rasa bersalah, dan juga sedih. Seperti rasa bersalah yang ditunjukkan anjing yang bernama Charlie ini. — www.vemale.com

  • Pengakuan Seorang Ayah yang Tak Ingin Kehilangan Momen Berharga Kedua Anaknya

    Inilah alasan Wes Armson selalu mengabadikan momen-momen berharga kedua anaknya. — www.vemale.com

  • Meski Masih Bayi, Anak Bisa 'Merekam' Keluhan yang Disampaikan Orang Tua Lho

    Meski Masih Bayi, Anak Bisa 'Merekam' Keluhan yang Disampaikan Orang Tua Lho

    Khususnya para ibu, pernahkah Anda mengajak bicara si kecil yang masih bayi tentang permasalahan yang Anda alami? Jika pernah, sebaiknya jangan ulangi momen 'curhat' Anda kepada si kecil. — health.detik.com

  • Dokter Kandungan Ini Selalu Nyanyi Tiap Ada Bayi Lahir

    Dokter Kandungan Ini Selalu Nyanyi Tiap Ada Bayi Lahir

    Ada kebiasaan menarik yang dilakukan seorang ahli kandungan di University of Pittsburgh Medical Center Dr Carey Andrew-Jaja. Saking suka cita melihat bayi yang lahir ke dunia, hingga kini ia telah bernyanyi untuk 8.000 bayi tiap kali ada yang lahir.Dokter Jaja, panggilang akrabnya, memang dikenal dokter yang ramah dan selalu senang jika ada bayi yang lahir. Menurutnya, kelahiran bayi adalah sebuah anugerah Tuhan yang patut disyukuri.Mengutip laman Cosmopolitan, Senin (21/7/2014), Dr Jaja bisa menyanyikan lagu apa saja ketika ada bayi yang baru lahir ke dunia, seperti Happy Birthday atau What a Wonderful World yang dipopulerkan Louis Armstrong."Semua orang boleh bernyanyi. Kita harus bahagia karena ada manusia lahir ke dunia ini," katanya semangat.Meski semua orang tampak gembira, mendengar Dr Jaja menyanyi, sang ibu tak kuasa menahan air matanya ketika melihat bayinya lahir. Ia merasa beruntung karena telah dibantu persalinannya oleh Dr Jaja. — health.liputan6.com

  • Bayi Tabung Cara Baru, Manfaatkan Hormon Alami Perangsang Indung Telur

    Bayi Tabung Cara Baru, Manfaatkan Hormon Alami Perangsang Indung Telur

    Prosedur IVF alias bayi tabung bisa dibilang alternatif terbaik untuk membantu para pasangan yang susah mendapatkan keturunan. Namun metode ini bukan tanpa komplikasi, salah satunya ovarian hyperstimulation syndrome (OHSS) — health.detik.com

  • Ada Masa Ketika Bayi Digantung di Pohon dan Dimakan Anjing

    Ada Masa Ketika Bayi Digantung di Pohon dan Dimakan Anjing

    Target Millennium Development Goals (MDGs) pada 2015 terhadap penurunan angka kematian Ibu dan anak (AKI) mungkin tidak akan tercapai. Pasalnya, akses terhadap layanan kesehatan seksual dan kesehatan reproduksi sering dipandang sebagai faktor yang kemungkinan bisa menyebabkan bukan faktor utama.Seperti disampaikan duta perundingan ke 13 Open Working Group (OWG), Maria Cristina Perceval bahwa sebagai sangatlah penting untuk mendukung pemberdayaan perempuan untuk memperbaiki kesehatan remaja dalam tingkat kebijakan dan program."Kita tidak bisa mengabaikan hal ini dalam agenda pembangunan paska 2015. Hak asasi manusia bersifat universal dan saling mempengaruhi satu sama lain. Keberagaman budaya memiliki posisi tersendiri dalam hak asasi manusia. Saya percaya bahwa kita harus menghentikan pernikahan dini. Mereka memerlukan paket komprehensif dalam pendidikan seksual agar mereka menyadari apa yang menjadi haknya," katanya saat perundingan tentang Hak Kesehatan Seksual dan Kesehatan Reproduksi di New York, ditulis Senin (21/7/2014).Disamping itu, perwakilan Indonesia dari kantor Utusan Khusus Presiden, Diah S Saminarsih setuju bahwa dalam mencegah kematian ibu dan anak diperlukan target yang nyata. Saya ingin mengajak semua pihak untuk berpikir lebih jauh dari angka dan melihat manusia di balik angka-angka tersebut. Satu orang saja sangat berarti. “Saya ingat satu cerita saat perempuan dilarang membawa bayinya ke dalam rumah karena budaya mengharuskan mereka menggantung bayinya di pohon. Akhirnya, bayi itu dimakan oleh anjing karena cabang pohon, tempat menggantung bayinya terlalu rendah. Masih banyak kasus seperti itu di dunia, termasuk di Indonesia. Para wanita belum mengerti hak reproduksi," jelasnya.Diah mengakui, memang tidak mudah menurunkan angka kematian ibu yang masih jauh diatas standar MDGs yakni 359.000 per 100.000 kelahiran. Tapi bukan tidak mungkin kita bisa menurnkan angka tersebut dengan pendidikan pada remaja perempuan tentang apa itu kesehatan reproduksi, KB serta pelayanan kesehatan yang dijamin Jaminan Kesehatan Nasional. — health.liputan6.com

  • Bumil Kurang Gizi Bisa Lahirkan Bayi Pendek

    Angka bayi pendek pada 2013 naik 1,6 persen dibanding 2010. — www.beritasatu.com

  • 12 Langkah Sederhana Cegah Kecelakaan Saat Mengemudi

    12 Langkah Sederhana Cegah Kecelakaan Saat Mengemudi

    Mencegah kecelakaan, inilah 12 langkah sederhana mengemudi yang aman di jalanan. — www.tribunnews.com

  • Tragis! Dua Remaja Ini Tega Membunuh Sahabatnya Sendiri Karena 'Tidak Suka'

    Skylar Neese harus tewas di tangan kedua sahabatnya sendiri Shelia Eddy dan Rachel Shoaf. — www.vemale.com

  • Waspadai Diare Akut dan Kecelakaan Saat Lebaran

    Waspadai Diare Akut dan Kecelakaan Saat Lebaran

    Diare akut patut diwaspadai tatkala Hari Raya Idul Fitri tiba. Berdasarkan data dari Rumah Sakit Mitra Keluarga yang tersebar di 11 wilayah, tercatat ada 325 pasien dengan kasus diare akut yang berobat ketika lebaran.Sejumlah penyebab menjadi faktor terjadinya kondisi tersebut. Mulai dari terlalu seringnya menyantap makanan bersantan, pedas, dan tak jarang yang asam, seperti pempek. Tidak ketinggalan pula, minuman manis dan es beraneka macam yang disuguhkan tak luput dari pantauan kita."Ditambah lagi kebiasaan kita yang suka berkeliling dari satu rumah ke rumah yang lain. Ketika ditawari makan, tak dapat menolaknya. Akibatnya, kondisi lambung yang ketika berpuasa tidak diisi sebanyak itu, belum dapat menyesuaikannya, dan menjadi kaget," kata dr. Francinita Nati, MM dalam diskusi bertema `Rumah Sakit Mitra Keluarga Siaga Memberikan Pelayanan Kesehatan Saat Libur Lebaran` di Restoran Makan-makan, Jalan Wijaya 1, Jakarta, ditulis Health Liputan6.com pada Jumat (18/7/2014)Belum lagi, lanjut Francinita, ada makananyang sudah terkontaminasi, tapi kita tidak mengetahuinya. Utamanya, makanan bersantan. Menurut Francinita, kita diminta untuk lebih sensitif, ketika akan menyantap segala penganan yang berasal dari santan. "Indera penciuman kita harus dipertajam. Kita harus tahu, makanan itu basi apa tidak. Sebab, ada yang dari pagi sampai siang, sudah diaduk-aduk," kata dia.Dokter Umum sekaligus Chief Operating Officer, Rumah Sakit Mitra Keluarga Grup menyarankan, untuk waspada terhadap ketupat atau lontong yang tersajikan. Lihat, apakah berlendir atau tidak. Bila dalam keadaan berlendir masih juga disantap, dikhawatirkan akan memengaruhi kerja lambung dan usus.Selain diare akut, masih ada sejumlah penyakit yang sering terjadi selama lebaran. Di antaranya Gasritis akut (180 kasus), Trauma kecelakaan (132 kasus), Stroke (83 kasus), Heart attack (33 kasus), keracunan makanan (2 kasus)Francinita menjelaskan, untuk trauma kecelakaan, pasien yang diterima oleh Rumah Sakit Mitra Keluarga terdiri dari kasus yang tergolong ringan, sampai kasus yang tergolong berat. Kejadian ini sering terjadi, terutama di daerah di mana lalu lintasnya sangatlah padat. Seperti wilayah Cikampek dan Tegal."Sebenarnya, kasus itu terjadi dimulai sebelum lebaran. Ketika lebaran, di mana lalu lintas lebih ramai dan orang ingin cepat-cepat sampai, kecelakaan pun tak terbendung, dan jumlahnya meningkat. Jika dibandingkan sebelum hari raya, angkanya jauh lebih besar," kata dia menerangkan. — health.liputan6.com

  • Mengharukan, Ayah Ini 'Sembuhkan' Anaknya dari Tumor Hati dengan Photoshop

    Mengharukan, Ayah Ini 'Sembuhkan' Anaknya dari Tumor Hati dengan Photoshop

    Berduka setelah kehilangan putrinya yang berumur enam minggu, seorang pria di Ohio, Amerika Serikat, kebanjiran foto cantik putrinya dari para pengguna internet. Namun teknologi photoshop mampu membuatnya sedikit terhibur. — health.detik.com

  • Benarkah Musik Berpengaruh Pada Kecerdasan Bayi?

    Apakah musik membuat anak lebih pintar? Mengapa musik klasik yang dipilih? Temukan jawabannya berikut ini. — www.vemale.com

  • Mengenali Autisme Sejak Bayi, Bagaimana Caranya?

    Beberapa orang tua mengenali autisme pada anak ketika anak mereka sudah berusia 3 tahun atau lebih. — www.vemale.com

  • Bank ASI di India, Harapan Jangka Panjang untuk Turunkan Angka Kematian Bayi

    Bank ASI di India, Harapan Jangka Panjang untuk Turunkan Angka Kematian Bayi

    Gauri Meena melahirkan putranya secara prematur di pedalaman India. Dengan berat hanya 1,2 kg, dokter mengatakan bayi ini mungkin tak bisa bertahan hidup. Apalagi sang ibu tak mampu memberinya ASI karena ia sendiri kurang gizi. Beruntung ada bank ASI di situ. — health.detik.com

  • Tradisi Mengerikan Ethiopia, Bayi Yang Dianggap Bawa Sial Dibuang ke Sungai Buaya

    Seorang wanita Ethiopia menceritakan kisah menyedihkan karena 15 bayinya dibunuh sesuai tradisi. — www.vemale.com

Berita Lain