Pemilu 2014

Surat Mandat Pencapresan Jokowi Disebar di Bali

nasional.inilah.com — Sabtu, 22 Maret 2014 14:05 — Kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Bali menyambut gembira pencapresn Jokowi.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Jokowi Diharap Wujudkan Tiga Sasaran Pangan

    REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Pengamat masalah pertanian dari Universitas Udayana Prof Dr I Wayan Windia menilai Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, sangat strategis bagi Presiden Joko Widodo dalam... — nasional.republika.co.id

  • Ini Kerugian untuk Jokowi Jika Masukkan Calon Menteri Bermasalah

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi chaniago menyebutkan beberapa kerugian jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap memasukkan calon menteri yang ditandai warna merah dan... — nasional.republika.co.id

  • Gayatri tak Sempat Hadiri Undangan Pelantikan Presiden Jokowi

    Takdir berkata lain. Gayatri menghembuskan napas terakhir sekira pukul 19.15 WIB, Kamis (23/10/2014). — news.metrotvnews.com

  • Tokoh Borneo: Kabinet Jokowi-JK Harus Akomodasi Putra Terbaik Kalimantan

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk menempatkan perwakilan dari Pulau Kalimantan dalam komposisi Kabinet Trisakti.Koordinator Pusat Forum Peduli Borneo Gusti Nurpansyah, mengatakan, selain berasal dari profesional... — nasional.republika.co.id

  • Selain Puan, PKS Juga Jalin Komunikasi dengan Jokowi

    Selain Puan, PKS Juga Jalin Komunikasi dengan Jokowi

    Partai Keadilan Sejahtera ternyata menjalin komunikasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan pertemuan itu dilakukan sejak sebelum pemilihan presiden dan wakil presiden. — news.detik.com

  • Arif PDIP: Jokowi Butuh Diskusi Panjang Pilih Menteri Terbaik

    Arif PDIP: Jokowi Butuh Diskusi Panjang Pilih Menteri Terbaik

    Politisi PDIP Arif Budimanta mengatakan, pihaknya mempercayakan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk melakukan proses rekrutmen terhadap menteri-menteri yang akan menjadi pembantu-pembantunya, seperti diamanatkan oleh konstitusi. Hal ini menyusul belum rampungnya Kabinet Jokowi-Jusuf Kalla yang nyaris sepekan kosong."Karena pada dasarnya pemilihan pembantu-pembantu presiden adalah hak prerogatif Presiden (Jokowi) dan saya meyakini apa yang akan dipilihkan oleh Presiden itu adalah yang terbaik untuk dipersembahkan bagi bangsa untuk 5 tahun ke depan," kata Arif dalam acara diskusi Populi Center, kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan, Sabtu (25/10/2014).Ia menilai adanya tarik ulur antara Jokowi dan wapresnya Jusuf Kalla atau JK dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hal itu merupakan sebuah diskusi untuk mencari menteri yang terbaik."Iya sekali lagi bahwa proses yang terkait dengan pemilihan pembantunya, Presiden (Jokowi) itu kan memang membutuhkan waktu, membutuhkan diskusi yang panjang agar yang terpilih (menteri) memang yang kemudian adalah yang terbaik," ujar dia.Artinya menurut Arif, pembantu presiden itu mereka yang bisa memahami apa yang menjadi visi misi Presiden Jokowi ke depan."Selain itu mereka (menteri kabinet Jokowi-JK) mampu memahami ideologi, serta mampu memahami prinsip-prinsip bagaimana cara menjalankan Trisakti," kilah Arif Budimanta. (Ein) — news.liputan6.com

  • Salah Pilih Menteri, Legitimasi Jokowi-JK Bisa Tergerus

    Tergerusnya legitimasi bertambah saat beredar nama-nama lama dan bukan profesional terbaik di bidangnya. — www.beritasatu.com

  • Jokowi Diharapkan Pilih Menteri Berpihak pada Konsep Trisakti

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Relawan Joko Widodo (Jokowi) yang tergabung dalam komunitas situs Kawalmenteri.org meminta Presiden Jokowi untuk tidak memilih menteri yang tak berpihak pada Konsep Trisakti Bung Karno.“Kami meminta... — nasional.republika.co.id

  • ICW Desak Jokowi Libatkan KPK Dalam Penjaringan Kapolri

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Jokowi-JK untuk melibatkan institusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pemilihan Kapolri. Sebab, dalam penjaringan kabinet, Jokowi juga melibatkan KPK.Koordinator Divisi Monitoring... — nasional.republika.co.id

  • Jokowi Harus Jadikan Tata Ruang di Poros Maritim Sebagai Patokan

    Jokowi Harus Jadikan Tata Ruang di Poros Maritim Sebagai Patokan

    Jokowi harus menjadikan pembangunan infrastruktur sebagi prioritas di pemerintahannya. — www.tribunnews.com

  • 1 Muharram, Santri di Jombang Tagih Janji Jokowi

    Puluhan ribu santri dan pelajar dari berbagai pondok pesantren dan sekolah di Jombang, Jawa Timur berkumpul di alun-alun kota. — news.okezone.com

  • Dikhawatirkan Muncul Gejala Sinisme Terhadap Jokowi, Mengapa?

    REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Ketua Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Provinsi Bali Prof Dr Wayan Windia mengkhawatirkan munculnya sikap sinisme terhadap Presiden Joko Widodo sebagai dampak dari mundurnya jadwal pengumuman... — nasional.republika.co.id

  • Relawan Ingatkan Jokowi Soal Rekomendasi KPK

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Relawan Joko Widodo (Jokowi) yang tergabung dalam komunitas situs Kawalmenteri.org mendesak Jokowi-Jusuf Kalla (JK) untuk mencoret nama-nama calon menteri yang diberi tanda merah oleh Komisi Pemberantasan... — nasional.republika.co.id

  • Jokowi-JK Diminta Tidak Pilih Calon Menteri Bermasalah

    Tanda kuning atau tanda merah kan hanya masalah waktu nasibnya. — www.beritasatu.com

  • SLIN Diklaim Lengkapi Tol Laut Jokowi

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kelautan dan Perikanan mengklaim Sistem Logistik Ikan Nasional yang sedang dibangun kementerian tersebut saling melengkapi dengan program Tol Laut milik Presiden Joko Widodo."Penerapan SLIN berjalan... — nasional.republika.co.id

Berita Lain
  • Dua Pekan Dibuka, TPPM Terima 23 Pengaduan Masyarakat

    Dua Pekan Dibuka, TPPM Terima 23 Pengaduan Masyarakat

    Tim Penanganan Pengaduan Masyarakat (TPPM) Kabupaten Nunukan menerima 23 pengaduan masyarakat, hanya dalam waktu dua pekan — www.tribunnews.com

  • BKPM sebut investor legowo koalisi Prabowo kuasai parlemen

    Saat ini investor justru menunggu keefektifan pemerintahan Jokowi dalam memperbaiki fundamental ekonomi Indonesia. — www.merdeka.com

  • Menduda, Ini yang Dilakukan Sandy Tumiwa

    Menduda, Ini yang Dilakukan Sandy Tumiwa

    Sandy Tumiwa kini harus menjalani hidup tanpa perhatian seorang pendamping. Selepas bercerai dari Tessa Kaunang, Sandy pun memulai hidup baru sebagai seorang duda. Tak lagi ditemani istri dan anak-anaknya, Sandy tetap berusaha untuk fokus menjalani hidupnya. Kini, apa yang dilakukan bapak dua anak itu setelah bercerai dari Tessa Kaunang? "Menata hidup lagi, lebih ke yang menata ekonomi. Lanjutkan lagi pekerjaan di akting dan FTV," papar Sandy saat ditemui di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (9/10/2014) malam. Kesibukan berkarier dan menjalani rutinitas syiar agama mengisi hari-hari Sandy sebagai seorang duda. Ia mengatakan kalau saat ini belum memikirkan untuk mencari pengganti Tessa Kaunang. "Jalani saja sambil berikhtiar kalau soal itu (mencari pendamping hidup)," papar Sandy. Sandy Tumiwa dan Tessa Kaunang resmi dinyatakan bercerai oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 23 September 2014. Keduanya memutuskan untuk menjalani hidup masing-masing setelah 8 tahun berumah tangga. — showbiz.liputan6.com

  • Modal akun Facebook palsu, Yosi tipu mahasiswi Rp 400 juta

    Dari 9 orang korbannya yang tersebar di seluruh wilayah, tersangka berhasil mengumpulkan uang Rp 400 juta. — www.merdeka.com

  • Basuki Akui Ada Kesalahan dalam e-Budgeting Dinas Pertamanan

    Ia berjanji akan memperbaiki sistem anggaran elektronik ini. — www.beritasatu.com