Malaysia Airlines MH370 Hilang

PM Malaysia Sampaikan Ucapan Belasungkawa pada Keluarga Penumpang MH370

PM Malaysia Sampaikan Ucapan Belasungkawa pada Keluarga Penumpang MH370
news.detik.com — Senin, 24 Maret 2014 21:43 — "Bagi mereka, beberapa minggu terakhir terasa menyedihkan. Saya paham bahwa berita ini sangat sulit. Saya meminta media untuk menghargai privasi mereka dan memberikan ruang di waktu yang sulit ini," kata Najib dalam konferensi pers, Senin (24/3/2014).
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Pengakuan Wanita Korban Pelecehan Seksual di Malaysia Airlines

    Pengakuan Wanita Korban Pelecehan Seksual di Malaysia Airlines

    Seorang wanita asal Australia mengaku menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh kepala pramugara maskapai Malaysia Airlines di pesawat.Perempuan yang dikenal dengan nama Laura itu mengklaim dirinya dilecehkan saat berada di kapal terbang yang berada di udara dengan ketinggian 40 ribu kaki. Kejadian itu terjadi di pesawat dengan nomor penerbangan MH20 jurusan Kuala Lumpur-Paris pada 4 Agustus 2014.Wanita berusia 26 tahun itu menjelaskan awalnya ia merasa takut saat masuk pesawat karena teringat tragedi nahas yang pernah menimpa Malaysia Airlines MH370 dan MH17.Laura pun bercerita kepada seorang pramugara hingga awak kabin itu menemani dan duduk di kursi sebelahnya. Namun, menurut dia, alih-alih ditenangkan, pria itu malah melakukan perbuatan kotor kepadanya."Saat itu aku tak bisa menghentikannya. Karena saat itu juga aku memang sedang ketakutan," ungkap Laura dalam wawancara dengan reporter Ross Coulthart di tayangan televisi Australia, Sunday Night.Coulthart pun bertanya kepada Laura kenapa tidak berteriak saat dilecehkan sang pramugara? "Saya pun bertanya dalam hati, kenapa tidak berteriak, kenapa tidak menghentikan," jawab Laura."Aku orang kuat. Aku pasti bisa. Tapi pada kenyataannya, saya tidak bisa melakukannya (berteriak dan melawan). Aku saat itu sangat ketakutan, sangat takut," imbuh dia.Seperti diwartakan News.com.au, Sabtu (23/8/2014), Laura sempat merekam perbincangannya dengan si pelaku setelah wanita itu dilecehkan.Pada rekaman itu terdengar tangisan dari seorang wanita yang berkata, "Apa yang Anda lakukan kepadaku. Jangan berbohong. Anda melakukan hal ini kan?""Aku itu sedang ketakutan. Aku ingin turun dari pesawat ini. Aku muak lihat muka Anda. Pergi sana!," kata Laura kepada si pramugara, seperti yang terdengar dari rekaman."Aku sangat takut, aku hanya ingin turun dari pesawat ini ... Saya tidak ingin melihat Anda, pergi, Anda memberi saya merinding, Anda kotor orang tua," imbuh wanita tersebut.Setelah mendarat di Bandara Charles de Gaulle, Charles de Gaulle, pramugara yang merupakan ayah tiga anak itu ditahan oleh polisi. Kini ia mendekam di balik jeruji besi.Selain menjelaskan pelecehan, Laura juga mengaku harus mengungkap apa yang telah menimpa dirinya, karena ia merasa kecewa berat dengan perbuatan si pramugara.Pihak maskapai Malaysia Airlines mengonfirmasi bahwa mereka telah membawa si tersangka ke polisi dan siap membantu aparat Prancis dalam proses penyelidikan."Yang menjadi prioritas kami adalah keamanan, kenyamanan, dan kepuasan penumpang. "Malaysia Airlines menerapkan standar tertinggi dari perilaku awak pesawat dan menganggap setiap tuduhan yang diarahkan terkait itu dengan sangat serius."Sebelumnya dua kecelakaan tragis menimpa Malaysia Airlines hanya dalam waktu 4 bulan. Pada 8 Maret 2014, Penerbangan MH370 rute Kuala Lumpur-Beijing menghilang di tengah jalan. Tak ada jejak dan petunjuk yang didapat sejauh ini terkait keberadaan Boeing 777-200 ER tersebut dan nasib 239 orang di dalamnya.Kemudian pada 17 Juni 2014, pesawat Penerbangan MH17 ditembak jatuh saat melintasi wilayah timur Ukraina yang sedang bergolak. Sebanyak 298 orang di dalamnya dipastikan tewas. — news.liputan6.com

  • WNI Ditembaki Petugas Perbatasan Malaysia di Selat Malaka

    WNI Ditembaki Petugas Perbatasan Malaysia di Selat Malaka

    Empat bersaudara dari Desa Sepahat, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, ditembaki petugas perbatasan Malaysia sewaktu melintas perairan Selat Malaka menggunakan perahu.Karena takut, tiga di antara keempat warga negara Indonesia (WNI) itu nekat terjun ke laut. Hingga kini, salah satu dari mereka belum ditemukan.Menurut keterangan salah satu WNI, Fahrurozi, dia dan ketiga saudaranya sempat kejar-kejaran dengan petugas perbatasan di tengah laut."Saat itu Kamis pukul 04.00 WIB. kami baru pulang dari Malaysia. Ada yang mengejar dan menembaki kami. Karena takut, kami bertiga langsung terjun," kata Fahrurozi di Bengkalis, Jumat (22/8/2014)Setelah melompat, Fahrurozi beserta saudaranya, Zul dan Ol selamat. Sedangkan adik bungsunya bernama Suhut (22) belum ditemukan hingga sekarang."Dia dari Malaysia, waktu dalam perjalanan saudara kami ini dikejar petugas malaysia dan terus ditembaki. Karena takut mereka terjun, dua adik saya Zul dan Ol selamat sementara adik kami Suhut hingga kini belum ditemukan," ulang Fahrurozi.Kapolpos Basarnas Bengkalis Likopa Nop Thilos membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mendapatkan laporan dari pihak keluarga pada Kamis 21 Agustus sekitar pukul 08.00 WIB."Setelah mendapatkan laporan dari pihak keluarga, kita langsung mempersiapkan alat dan menentukan titik kordinat. Saat ini kita sedang melakukan penyisiran untuk mencari korban," ujarnya.Saat ini, Basarnas dibantu Satpol Air dan masyarakat terus melakukan pencarian terhadap korban yang hingga kini belum ditemukan. — news.liputan6.com

  • Jaga Perbatasan dengan RI, Malaysia Pakai Karya Ilmuwan Indonesia

    Jaga Perbatasan dengan RI, Malaysia Pakai Karya Ilmuwan Indonesia

    Banyak karya anak bangsa yang mendunia. Namun ironisnya, kurang dihargai di negeri sendiri. Akibatnya, banyak ilmuwan asal Tanah Air terpaksa hijrah ke luar negeri. Salah satunya, Profesor Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, yang telah ratusan kali melakukan presentasi di berbagai negara dan mengantongi 120 hak paten.Pesawat terbang tanpa awak (PTTA), radar, dan satelit adalah teknologi yang telah membawa Guru besar Universitas Chiba, Jepang itu dikenal dunia Internasional.Josh, begitu pria asal Bandung Jawa Barat ini dipanggil, dipercayakan Universitas Chiba mengelola dan mengepalai laboratorium sendiri bernama Josaphat Microwave Remote Sensing Laboratory (JMRSL). Di laboratorium itu, ia bersama beberapa rekannya melakukan riset dan rekayasa. Hasilnya, JX-1, PTTA atau UAV (unmanned aerial vehicle) ini menjadi terbesar yang dibuat di Asia. JX-1 rampung dibuat sejak 2012 lalu. Karya yang ia kembangkan pun mendapat perhatian dari sejumlah negara, seperti Malaysia dan Jepang melalui program transfer teknologi. Josh menuturkan, sejak tahun 2010 Pemerintah Malaysia telah melakukankerjasama dengan dirinya melalui Japan Internasional Cooperation Agency-Japan Science and Technology Agency with Official Development Assistance atau JICA-JST ODA, program Pemerintah Jepang."Sejak 2010 saya bekerjasama dengan pemerintah Malaysia di bawah JICA-JST ODA, program pemerintah Jepang untuk transfer teknologi atau pembangunan. UAV bersensorkan Synthetic Aperture Radar (SAR). Di mana UAV SAR ini bekerja di frekuensi L Band yang dapat tembus awan dan hutan," ucap Josh kepada Liputan6.com, Jakarta (22/08/2014).Josh menuturkan, sensor yang ia kembangkan ini merupakan bantuan pemerintah Jepang kepada pemerintah Malaysia. Sedangkan untuk teknologi frekuensi L Band dihasilkan langsung dari JMRSL, laboratorium miliknya tersebut.Dipakai Malaysia untuk Jaga Perbatasan dengan RIJaga Perbatasan dengan IndonesiaPTTA atau UAV yang diminati pemerintah Malaysia ini pun telah berjalan dan rencana tahun 2015 telah selesai. Pemerintah Malaysia akan menggunakan PTTA tersebut untuk membantu menjaga tapal batas dengan Indonesia."Khusus untuk pemerintah Malaysia, yang dapat digunakan untuk pengamatan perbatasan Indonesia dan Malaysia," ungkap pria murah senyum ini. Josh juga berharap, Indonesia -- negaranya sendiri -- pun ke depan berminat mengaplikasikan teknologi yang ia kembangkan.Selain PTTA, sejumlah kerjasama juga dilakukan bersama pemerintah Malaysia seperti pengembangan penginderaan jauh. Teknologi ini diharapkan bisa membantu pengamatan bencana alam di negeri jiran."Kerjasama lainnya adalah bantuan supervisi untuk pengolahan data SAR ini yang dapat mengetahui perubahan permukaan Bumi dengan akurasi milimeter dengan pengamatan dari jarak lebih dari 700 km dengan berbagai aplikasinya misalnya pengamatan tanah longsor, penurunan tanah, dan lain-lain di wilayah Malaysia berikut pengembangan SDM Malaysia," imbuhnya.Synthetic Aperture Radar (SAR) adalah suatu bentuk radar yang digunakan untuk membuat gambar dari obyek, seperti landscape. SAR biasanya dipasang di pesawat atau pesawat luang angkasa dan berasal sebagai bentuk lanjutan dari Side Looking Airborne Radar (SLAR). Jarak perangkat SAR dikirimkan melalui Antenna Aperture.Di teknologi ini Josh berhasil menciptakan antena tembus pandang (transparent antenna), antena mikrostrip yang dapat digunakan berkomunikasi dengan satelit dan berbagai jenis antena untuk keperluan mobile satellite communications. Dalam penelitian ini, ia bergabung dengan laboratorium Prof. Ito Koichi.Selain itu banyak penemuan yang telah ia hasilkan, seperti circularly polarized synthetic aperture untuk PTTA, radar peramal cuaca 3 dimensi dan small satelite. Saat ini Josh bersama rekan dan mahasiswanya di Universitas Chiba mengembangkan JX-2, UAV model baru yang lebih canggih dan lebih ringan. (Ein) — news.liputan6.com

  • 20 Korban MH17 Dipulangkan, Malaysia Berkabung

    20 Korban MH17 Dipulangkan, Malaysia Berkabung

    Sebanyak 20 jenazah warga negara Malaysia yang menjadi korban jatuhnya pesawat MH17 pada 17 Juli 2014 lalu di Ukraina telah dipulangkan ke negara asalnya.Seperti dilansir BBC, Jumat (22/8/2014), pesawat khusus pengangkut jenazah dijadwalkan terbang dari Amsterdam dan tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Jumat, 22 Agustus 2014 pukul 10.00 waktu setempat. Terdapat 17 peti mati dan sisa tiga korban lain telah dikremasi, abunya disimpan dalam sebuah guci.Untuk mengenang dan menghormati keluarga korban, pemerintah Malaysia menetapkan hari berkabung nasional dengan memasang bendera setengah tiang di seluruh penjuru negeri dan mengheningkan cipta selama 1 menit.Para keluarga telah menunggu kedatangan jenazah anggota keluarga mereka selama 37 hari sejak tragedi nahas itu. Jenazah yang telah tiba kemudian akan dipindahkan ke mobil personel militer dan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.Sejumlah keluarga yang menunggu kedatangan jenazah anggota keluarga mereka mengucapkan terimakasih atas bantuan dan dukungan semua pihak yang telah membantu proses identifikasi.Sejauh ini 30 jenazah telah berhasil teridentifikasi dari total 43 warga negara Malaysia yang menjadi korban MH17. Namun baru 20 jenazah yang telah dipulangkan.Pemerintah Malaysia berencana akan membawa sisa korban pada tanggal 24 Agustus, tetapi masih menunggu proses persetujuan dan kelengkapan proses dari tim penyidik Belanda.Korban yang teridentifikasi harus melewati 5 tahap sebebelum akhirnya dipulangkan ke negara asal. Tahap-tahap itu antara lain memperoleh surat kematian, surat keterangan medis, laporan bencana atau kecelakaan, izin persetujuan pemulangan jenazah, dan surat persetujuan tim penyidik Belanda untuk menentukan jenazah akan dimakamkan atau dikremasikan.Sebanyak 298 penumpang MH17 tewas akibat pesawat jatuh ditembak diduga oleh kelompok separatis pro-Rusia. Selain warga negara Malaysia, terdapat pula warga Belanda, Australia, Indonesia, Inggris, Jerman, Belgia, Filipina, Kanada dan Selandia Baru yang turut menjadi korban. (Imelia Pebreyanti) — news.liputan6.com

  • TNI Tambah 700 Personel di Perbatasan Indonesia-Malaysia

    TNI Tambah 700 Personel di Perbatasan Indonesia-Malaysia

    Ditempatkan di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan. — nasional.news.viva.co.id

  • Pencuri Gondol Laptop dan Dokumen dari Mobil Dinas PM Belgia

    Pencuri Gondol Laptop dan Dokumen dari Mobil Dinas PM Belgia

    Pencuri berhasil mendobrak ke dalam mobil dinas Perdana Menteri Belgia, Elio Di Rupo. Laptop dan dokumen pribadi yang ada di dalam mobil digondol si pencuri. — news.detik.com

  • Siapa Ingin Tebar Teror Ibukota Malaysia Putrajaya?

    Siapa Ingin Tebar Teror Ibukota Malaysia Putrajaya?

    Kepolisian Malaysia menangkap 19 orang, 17 pria dan 2 perempuan, selama operasi penanggulangan terorisme antara April hingga Juli 2014. Mereka dicokok atas dugaan merencanakan teror di ibukota pemerintahan negeri jiran, Putrajaya. Awalnya, kelompok tersebut diduga terkait dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Namun belakangan diketahui, mereka tak ada kaitan langsung dengan kelompok ekstremis tersebut. "Bagaimanapun, individu-individu tersebut, memiliki ideologi serupa dengan ISIS dan grup teroris lain seperti Boko Haram dan Jemaah Islamiah. Mereka datang dari gerakan Salafi Jihadi," kata Wakil Kepala Badan Antiterorisme Malaysia, Ayob Khan Pitchay Mydin, seperti dimuat CNN, Rabu (20/8/2014). Jemaah Islamiah diyakini berada di balik Bom Bali tahun 2002, yang menyebabkan 202 tewas.Organisasi terkait Al Qaeda tersebut juga terkait dengan insiden pemboman lain di Asia Tenggara. Sementara Boko Haram adalah kelompok militan yang menebar teror bom bunuh diri dan penculikan ratusan siswi sekolah di Nigeria. Meski tak ada kaitan langsung dengan ISIS, polisi Malaysia menyakini, anggota kelompok tersebut berniat bergabung dengan organisasi itu di Suriah -- setelah menginvestigasi rencana perjalanan mereka. "Kami mengetahui bahwa mereka berencana bergabung dengan ISIS dari rencana perjalanan mereka," kata Ayob Khan. Semua tersangka diketahui berencana terbang ke Istanbul, Turki, sebelum menempuh perjalanan ke Suriah -- lewat Provinsi Hatay di Istanbul. Sementara 7 dari mereka telah didakwa di pengadilan terkait kegiatan terkait teror. Bar Jadi TargetDalam proses investigasi, polisi menguak rencana kelompok tersebut untuk mengebom sejumlah bar dan tempat yang berkaitan dengan minuman keras beralkohol. Termasuk pabrik pembuatan bir. "Mereka juga menggunakan Facebook untuk mengumpulkan uang dari aktivitas berkedok aksi kemanusiaan di Timur Tengah," kata Ayob Khan.Tapi, ia menolak mengungkap berapa jumlah uang yang berhasil dikumpulkan dan menguak nama kelompok tersebut dengan alasan penyelidikan masih dilakukan. Pada Juni lalu, pria Malaysia berusia 26 tahun, Tarmimi Maliki, menjadi warga negeri jiran pertama yang menjadi bomber bunuh diri terkait ISIS. Buruh pabrik tersebut, yang menjadi pelaku pembunuhan lebih dari 20 tentara elit Irak di pangkalan al-Anbar Mei 2014, teridentifikasi setelah muncul laporan di sebuah situs terkait ISIS yang juga menampilkan fotonya. (Yus) — news.liputan6.com

  • Tank Terbalik Menewaskan 2 Tentara Malaysia

    Tank Terbalik Menewaskan 2 Tentara Malaysia

    Dua tentara Malaysia tewas, sementara empat lainya cedera akibat tank yang tiba-tiba hilang kendali dan terbalik. — www.infospesial.net

  • Pemimpin Kudeta Bakal Dipilih Menjadi PM Baru Thailand

    Pemimpin Kudeta Bakal Dipilih Menjadi PM Baru Thailand

    Pemimpin kudeta Thailand bakal dipilih menjadi perdana menteri (PM) baru di kerajaan itu oleh majelis nasional yang didominasi militer. — news.detik.com

  • Alutsista TNI Modern, Malaysia tak Berani Macam-Macam

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- TNI tengah belanja alutsista besar-besaran. Hal itu ditandai dengan dibelanjakannya Rp 150 triliun selama periode 2010-2014. Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan, penguatan postur alutsista TNI... — www.republika.co.id

  • Hacker China Diduga Curi Data Rahasia MH370

    Hacker China Diduga Curi Data Rahasia MH370

    Sejak dinyatakan hilang pada 8 Maret 2014, pesawat Malaysia Airlines MH370 belum juga diketahui keberadaannya. Pun dengan 239 orang yang ada di dalamnya. Penyelidikan yang dilakukan tim internasional belum membuahkan hasil memuaskan. Terkait penyelidikan hilangnya MH370, baru-baru ini dikabarkan komputer pejabat tinggi instansi yang terlibat dalam investigasi diretas. Sejumlah informasi rahasia yang ada di dalamnya dicuri. Informasi yang dicuri tersebut diduga dikirim ke sebuah komputer China, sebelum CyberSecurity Malaysia -- badan di bawah Kementerian Sains, Teknologi, dan Inovasi -- memblokir transmisi tersebut dan menutup mesin yang terinfeksi. Badan spesialis keamanan siber nasional mengungkap perangkat lunak berbahaya (malware) canggih berpura-pura sebagai artikel berita yang melaporkan bahwa Boeing 777-200 yang hilang tersebut telah ditemukan, di-email ke pejabat tersebut pada 9 Maret 2014, sehari setelah MH370 hilang di tengah penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Melekat pada email tersebut adalah file eksekusi, yang dibuat mirip dengan dokumen PDF -- yang melepaskan malware saat pengguna mengkliknya. Seorang sumber kepada The Star mengatakan, para pejabat di Departemen Penerbangan Sipil, Dewan Keamanan Nasional, dan Malaysia Airlines di antara mereka yang menjadi target hacker. "Kami menerima laporan dari lembaga-lembaga tersebut, bahwa jaringan mereka sesak dengan email yang keluar dari server mereka," kata kepala CyberSecurity Malaysia, Dr Amirudin Abdul Wahab, seperti Liputan6.com kutip dari Straits Times, Rabu (20/8/2014). "Email-email tersebut berisi data-data rahasia dari komputer para pejabat, termasuk risalah rapat dan dokumen yang dirahasiakan. Beberapa di antaranya terkait investigasi MH370." CyberSecurity Malaysia mengatakan, sekitar 30 komputer terinfeksi malware. Lembaga tersebut juga menemukan malware mengirimkan informasi ke sebuah IP address di Tiongkok. Mereka telah meminta penyedia layanan internet di sana memblokadenya. IP (Internet Protocol) address adalah label numerik unik yang diberikan untuk setiap perangkat pada jaringan komputer. "Malware ini dibuat sedemikian rupa sehingga program antivirus tak bisa mendeteksinya. Itu adalah serangan yang sangat canggih," kata Amirudin. CyberSecurity Malaysia kini menggandeng polisi dan Interpol untuk menyelidiki kasus tersebut. Motif pencurian data tersebut masih sebatas dugaan. "Pada saat itu, ada beberapa orang yang menuding pemerintah tak merilis informasi penting terkait MH370," kata Amirudin. "Namun apapun yang kami dapat dalam penyelidikan telah diungkap ke publik. (Yus) — news.liputan6.com

  • Tipu pasangan WNI, polwan Malaysia kena denda Rp 9,2 Juta

    Maimunah didakwa dengan niat menipu Safii Idris (47) dan istrinya. — www.merdeka.com

  • Anggota Yonif 501 Jadi Guru Bantu di Daerah Perbatasan RI-Malaysia

    REPUBLIKA.CO.ID, SANGGAU -- Jumlah tenaga pendidik di SDN 25 Primpah, Dusun Sungai Beruang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat terbilang sangat minim. Atas kondisi itu, salah seorang anggota Pos... — www.republika.co.id

  • Korban Tewas MH17 Akan Diterbangkan ke Malaysia Hari Jumat

    Korban Tewas MH17 Akan Diterbangkan ke Malaysia Hari Jumat

    Lebih dari 15 jenazah korban Malaysia Airlines MH17 yang dirudal di wilayah timur Ukraina akan diterbangkan pulang. Rencananya penerbangan akan dilakukan pada Jumat 22 Agustus 2014."Jumlahnya (korban) ada 16, meskipun baru akan dikonfirmasi besok setelah rapat manajemen," ujar Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Hussein dikutip dari New Straits Times, Selasa (19/8/2014).Kendati demikian, Hisham hanya menyebutkan sedikit rincian tentang upacara penerimaan jenazah korban di Bandara Internasional Kuala Lumpur."Yang Dipertuan Agong (Raja Malaysia) akan berada di sana untuk memberikan penghormatan terakhir. Akan ada satu menit mengheningkan cipta setelah jasad ditempatkan di mobil jenazah," urai Hisham. Sebelumnya, acara tahlilan untuk mendoakan 298 korban pesawat MH17 juga digelar. Tepat pada hari ketiga puluh satu.Sekitar 20 anggota keluarga dari para penumpang yang tewas di penerbangan MH17 itu menghadiri tahlil untuk para almarhum-almarhumah. Acara tersebut digelar di sebuah hotel di Malaysia pada Senin 18 Agustus malam.Acara tersebut dipimpin oleh imam Masjid Agung Putrajaya Imam Abdul Manaf Mat, yang bersama-sama dengan para pemimpin agama lain dari Malaysia, tiba di Amsterdam untuk membantu dalam persiapan pemakaman para korban MH17. (Ein) — news.liputan6.com

  • 32 Hari Tragedi MH17, Tahlilan Digelar Kerabat Malaysia

    32 Hari Tragedi MH17, Tahlilan Digelar Kerabat Malaysia

    Tiga puluh dua hari sudah tragedi pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 yang ditembak jatuh di Ukraina berlalu. Untuk mendoakan mereka yang meregang nyawa dalam burung besi itu, pihak keluarga di negeri jiran pun menggelar acara.Dilansir dari New Straits Times, Selasa (19/8/2014), sekitar 20 anggota keluarga dari para penumpang yang tewas di penerbangan MH17 itu menghadiri tahlil untuk para almarhum-almarhumah. Acara tersebut digelar di sebuah hotel di Malaysia pada Senin 18 Agustus malam.Selain kerabat, staf dari Departemen Pembangunan Islam Malaysia (Jakim), Korps Angkatan Bersenjata Keagamaan (Kagat), juga dari maskapai penerbangan turut hadir di acara doa bersama tersebut.Acara tersebut dipimpin oleh imam Masjid Agung Putrajaya Imam Abdul Manaf Mat, yang bersama-sama dengan para pemimpin agama lain dari Malaysia, tiba di Amsterdam untuk membantu dalam persiapan pemakaman para korban MH17.Pesawat MH17 dari Amsterdam yang akan ke Malaysia dirudal pada 17 Juli. Sebanyak 298 orang yang ada di dalamnya pun dilaporkan tewas.Sejauh ini baru ada 2 warga Australia, 2 dari Indonesia dan 1 dari Malaysia yang berhasil diidentifikasi. Sementara sisanya masih dalam proses uji post-mortem. (Ein) — news.liputan6.com

Berita Lain
  • Smartphone Tangguh Bersertifikasi IP57 Ini Hanya Rp1,4 Juta-an

    Smartphone Tangguh Bersertifikasi IP57 Ini Hanya Rp1,4 Juta-an

    Saat ini mungkin masih sulit bagi kita mencari ponsel tahan air dengan harga yang terbilang cukup terjangkau.Namun, jika kita menoleh nun jauh di sana (San Diego), telah hadir sebuah smartphone bersertifikasi IP57 yang dibanderol dengan harga 125 USD (Rp1,4 juta-an).Smartphone dimaksud adalah Kycera Hydro Life, yang tampil dengan kemampuan untuk tahan terhadap air, guncangan, dan anti debu.Sebagaimana dikutip PULSAonline via 9to5google, Kyocera Hydro Life dibekali layar IPS berukuran 4.5 inchi, baterai 2000 mAh, kamera belakang 5 megapiksel, dan kamera depan 2 megapiksel.Dengan ketahanan yang dimilikinya, Hydro Life diklaim merupakan pilihan sempurna bagi pengguna yang memiliki gaya hidup aktif dan haus akan teknologi dan aplikasi terbaru, di sisi lain butuh smartphone yang tahan banting.Sertifikasi IP57 yang dimiliki mengejawantahkan jika Hydro Life tahan debu serta memiliki kemampuan untuk tetap hidup ketika terendam di air hingga kedalaman satu meter selama 30 menit. Selain itu, smartphone Android berjaringan 4G ini juga diklaim telah memenuhi Standar Militer 810G. (Ozi)Tagged under: android, smartphone, kyocera hydro life, kyocera — www.tabloidpulsa.co.id

  • Siswa SMA Indonesia raih emas di lomba matematika pelajar Asia

    Peserta yang ikut dalam kompetisi tersebut mencapai 1.165 siswa dari sembilan negara. — www.merdeka.com

  • Mau Terlihat Lebih Tinggi? Coba Sepatu Sophia Mueller Ini!

    Sophia Mueller memang jago memilih benda yang mempercantik penampilannya. Ia jadi tampak lebih tinggi dengan sepatu ini! — www.kapanlagi.com

  • Jumat Pagi Arus Balik  Mudik di Pelabuhan Bakauheni Kembali Padat

    Jumat Pagi Arus Balik Mudik di Pelabuhan Bakauheni Kembali Padat

    Memasuki H+4 lebaran, Jumat (1/8/2014) pagi, arus balik pemudik di Pelabuhan Bakauheni kembali padat — www.tribunnews.com

  • Liverpool Berencana Duetkan Balotelli dengan Eto'o

    Liverpool Berencana Duetkan Balotelli dengan Eto'o

    The Reds mengajukan kontrak setahun untuk Eto'o. — bola.viva.co.id