Malaysia Airlines MH370 Hilang

PM Malaysia Sampaikan Ucapan Belasungkawa pada Keluarga Penumpang MH370

PM Malaysia Sampaikan Ucapan Belasungkawa pada Keluarga Penumpang MH370
news.detik.com — Senin, 24 Maret 2014 21:43 — "Bagi mereka, beberapa minggu terakhir terasa menyedihkan. Saya paham bahwa berita ini sangat sulit. Saya meminta media untuk menghargai privasi mereka dan memberikan ruang di waktu yang sulit ini," kata Najib dalam konferensi pers, Senin (24/3/2014).
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Warga 10 Desa ini ancam pindah jadi warga negara Malaysia

    Banyak WNI pindah warga negara karena merasa tidak mendapat perhatian dan keadilan dari pemerintah. — www.merdeka.com

  • 1,5 Kg Sabu dan 550 Butir Ekstasi Asal Malaysia Disita

    Tiga orang tersangka berhasil diamankan Satuan Narkoba Polresta Medan dari tempat yang berbeda. — www.beritasatu.com

  • Sabu 1 Kg asal Malaysia gagal beredar di Medan, Jambi & Batam

    Perempuan yang diketahui berinisal A itu berhasil kabur saat akan disergap. Meski telah diberi tembakan peringatan. — www.merdeka.com

  • Foto Selfie PM Malaysia Najib Razak dan Presiden Jokowi

    Foto Selfie PM Malaysia Najib Razak dan Presiden Jokowi

    Perdana Menteri Malaysia Najib Razak pamer foto selfie dirinya dengan Presiden Jokowi. — www.infospesial.net

  • Mantan PM Australia Gough Whitlam Meninggal Dunia

    Mantan PM Australia Gough Whitlam Meninggal Dunia

    Mantan Perdana Menteri (PM) Australia Gough Whitlam dilaporkan telah mengembuskan napas terakhirnya. Whitlam meninggal dunia pada usia 98 tahun.Kabar mengenai kematian Whitlam pertama kali disampaikan oleh keluarga sang mantan PM. Tak berapa lama, Otoritas Negeri Kanguru pun segera mengonfirmasi kabar duka ini."Kami mengenangnya semasa hidup sebagai seorang Tentara di Angkatan Udara, anggota parlemen, PM dan seorang Duta Besar," sebut pernyataan resmi Pemerintah Australia seperti dikutip dari CNN, Selasa (21/10/2014)."Gough Whitlam merupakan 'raksasa' di zamannya," sambung pernyataan tersebut.Whitlam merupakan salah satu PM yang paling berjasa membangun ekonomi dan politik Australia. Semasa dia memerintah, beberapa kerja sama internasional berhasil dicapai.Salah satu jasa Whitlam di bidang kerja sama dengan luar negeri yang paling dikenang adalah ketika dia membuka jalan kerja sama dengan China. Hal itu dinilai sangat penting bagi Australia hingga sekarang. Sebab, China merupakan mitra perdagangan terbesar bagi Australia. (Ans) — news.liputan6.com

  • Mantan PM Australia Gough Whitlam Wafat di Usia 98

    Mantan PM Australia Gough Whitlam Wafat di Usia 98

    Perdana Menteri Australia ke-21, Edward Gough Whitlam, meninggal dunia Selasa (21/10/2014), dalam usia 98 tahun. Ia dikenal dekat dengan Presiden Soeharto. — news.detik.com

  • Hari ke-2 usai dilantik, Jokowi terima kunjungan PM Papua Nugini

    Presiden Jokowi menyambut kunjungan PM Peter O'Neill di Istana dengan mengenakan baju batik. — www.merdeka.com

  • Malaysia Akhirnya Cabut Tiang Pancang di Tanjung Datuk Kalbar

    Malaysia Akhirnya Cabut Tiang Pancang di Tanjung Datuk Kalbar

    Malaysia akhirnya mencabut tiang pancang rambu suar di Tanjung Datuk, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat yang sebelumnya menuai kontroversi. Hal itu dikonfirmasi Asisten Intel Kodam XII/Tanjungpura, Letnan Kolonel A Rizal."Pencabutan tiang rambu suar itu berlangsung hingga tiga hari, mulai dari proses pengecekan hingga penarikan dengan menggunakan kapal Malaysia, yang terpantau kamera pengawas online yang terpasang di lokasi dan disambungkan ke Pangkalan TNI AL Pontianak," kata A Rizal di Pontianak, Selasa (21/10/2014).Dia menjelaskan, Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Toto Rinanto telah meninjau langsung ke Tanjung Datuk terkait pembongkaran tiang pancang rambu suar tersebut."Sejak Jumat (17/10), tim intel gabungan dari Kodam XII/Tanjungpura, BAIS TNI, dan Pangkalan TNI AL Pontianak telah berkonsolidasi dan evaluasi di Tanjung Datuk," ujarnya.Dia menjelaskan, proses pembongkaran rambu suar itu merupakan hasil kesepakatan antara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia dan Kemenlu Malaysia pada 26 Mei 2014.Dalam perundingan tersebut, Malaysia mengakui telah membangun tiang pancang rambu suar di perairan Tanjung Datuk, dan menyetujui menghentikan pembangunan serta membongkarnya.Pembangunan rambu suar tersebut sebelumnya mengundang kontroversi di Tanah Air. Malaysia kedapatan membangun tiga tiang pancang setinggi 13 meter di perairan Tanjung Datuk, yang secara koordinat masuk wilayah Indonesia. Tiang tersebut kemudian dicat warna merah putih yang diduga dilakukan oleh TNI.Tanjung Datuk merupakan wilayah perbatasan negara dengan Malaysia di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.Titik ikat dan patok batas di areal Tanjung Datuk, termasuk wilayah Gosong Niger di wilayah laut dan Camar Wulan di wilayah darat, Provinsi Kalimantan Barat dengan Negara Bagian Sarawak (Federasi Malaysia) sampai sekarang masih bermasalah karena belum ada kesepakatan secara detail. (Ant/Ein) — news.liputan6.com

  • PM Jepang Umumkan Menteri Baru

    Setelah menerima pengunduran dua menterinya, PM Jepang mengumumkan dua nama pengganti — news.okezone.com

  • Malaysia Goda Warga Long Apari untuk Pindah Negara

    Malaysia Goda Warga Long Apari untuk Pindah Negara

    Pemerintah Malaysia menawarkan kehidupan layak untuk warga Indonesia di perbatasan, — www.tribunnews.com

  • Hari Kedua, Presiden Jokowi Terima Kunjungan PM Papua Nugini

    Hari Kedua, Presiden Jokowi Terima Kunjungan PM Papua Nugini

    Presiden Jokowi menerima kunjungan kenegaraan dari Perdana Menteri (PM) Papua Nugini, Peter O'neill di Istana Merdeka, Selasa (21/10/2014). Kunjungan O'neill itu bertepatan dengan hari kedua Jokowi menjabat sebagai Presiden RI.Selain mengucapkan selamat atas pelantikan Jokowi-JK, kedatangan O'neil ini sekaligus guna membicarakan masalah investasi Indonesia dengan negara yang berbatasan langusung dengan bagian timur wilayah NKRI."Nggak ada bicara berat-berat. Hanya bicara masalah investasi supaya kita buka banyak bank untuk di sana (New Guinea)," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta."Selain itu investasi untuk industri yang berkaitan dengan kayu dan pertambanagan," lanjut dia.Menurut Jokowi, selain berbatasan langsung dengan Indonesia, peluang investasi di negara tersebut juga menjanjikan. "(Peluang investasi) Sangat besar sekali. Seperti yang saya sampaikan," kata Jokowi.Sementara, mengenai masalah perbatasan kedua negara yang juga dapat berpotensi menimbulkan konflik bilateral, Jokowi mengaku sudah membicarakannya dengan O'neill pada pertemuan yang berlangsung tidak lebih dari 1 jam.Usai menerima kunjungan Peter O'neill, tepat pukul 10 WIB, Jokowi juga kedatangan tamu negara dari Rusia. Kali ini rombongan yang berjumlah sekitar 7 orang itu dipimpin oleh Menteri Perdagangan dan Perindustrian Rusia, Denis Manturov. — news.liputan6.com

  • Jokowi diajak PM Papua Nugini investasi kayu, tambang & ikan

    Jokowi juga mengaku berbicara soal rencana Indonesia untuk membuka banyak bank di negara tersebut. — www.merdeka.com

  • Jokowi dan PM Papua Nugini Bahas Investasi

    Jokowi dan PM Papua Nugini Bahas Investasi

    Di bidang perindustrian dan perbankan. — nasional.news.viva.co.id

  • Mantan PM Australia Wafat

    Mantan Perdana Menteri (PM) Australia Edward Gough Whitlam meninggal dunia. Hal itu seperti yang dikatakan oleh juru bicara pemerintah. — news.okezone.com

  • Usai PM Papua Nugini, Jokowi Bertemu Mendag Rusia

    Usai PM Papua Nugini, Jokowi Bertemu Mendag Rusia

    Di hari kedua bertugas, Presiden Joko Widodo langsung menerima sejumlah kunjungan perwakilan negara sahabat di Istana Merdeka. Jokowi bertemu Menteri Perdagangan Rusia Denis Manturov. — news.detik.com

Berita Lain