Inilah Kronologi Pembunuhan Bayi oleh Ibu Kandung

metropolitan.inilah.com — Selasa, 01 April 2014 06:55 — Seorang pembantu rumah tangga inisial DH (21), membunuh bayinya di rumah majikan Jalan Ginting III No 26 RT 01/04, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Korban Pembunuhan di Duren Sawit, Mahasiswa Jurnalistik Universitas Sahid

    Lesmana yang saat ini memasuki semester akhir, baru akan memulai magang sebagai reporter di sebuah stasiun televisi. — www.beritasatu.com

  • Pelaku Pembunuhan Pinjam Rp600 Ribu untuk Berobat Anak

    Teguh tega mengabisi nyawa temannya sendiri karena tidak diberi pinjaman uang Rp600 ribu. Ikhsan kesal karena korban hanya memberinya Rp100 ribu. — jakarta.okezone.com

  • Pembunuhan 2 Turis Inggris, Polisi Thailand Identifikasi Tersangka Utama

    Pembunuhan 2 Turis Inggris, Polisi Thailand Identifikasi Tersangka Utama

    Kepolisian Thailand terus memburu pelaku pembunuhan dua turis Inggris di sebuah pulau resor. Polisi telah mengidentifikasi seorang pria yang tertangkap kamera keamanan sebagai tersangka utama pembunuhan tersebut. — news.detik.com

  • Bayi Amar Butuh Biaya Besar untuk Bertahan Hidup

    Bayi Amar Butuh Biaya Besar untuk Bertahan Hidup

    Amar menderita penyakit kelainan hati. — metro.news.viva.co.id

  • Keluarga Almarhum Rani Berharap Sebelum 40 Hari  Pelaku Pembunuhan Tertangkap

    Keluarga Almarhum Rani Berharap Sebelum 40 Hari Pelaku Pembunuhan Tertangkap

    Keluarga alm Rani Atskilla (22) berharap sebelum 40 hari kematian Rani polisi dapat menangkap pelaku pembunuhan. — www.tribunnews.com

  • Assyifa Tampak Lebih Segar Ikuti Sidang Kasus Pembunuhan Ade Sara

    Assyifa Tampak Lebih Segar Ikuti Sidang Kasus Pembunuhan Ade Sara

    Assyifa tampak lebih segar dengan sedikit hiasan bedak dan lipstik merah tipis. — www.tribunnews.com

  • Warga temukan bayi plus minyak telon, susu, bedak, baju & popok

    Saat itu, Iting mengaku ketakutan lantaran mendengar adanya suara tangis bayi pada malam hari. — www.merdeka.com

  • Dikira Suara Setan, Ternyata Tangis Bayi dalam Kardus

    Dikira Suara Setan, Ternyata Tangis Bayi dalam Kardus

    Penemuan bayi perempuan menghebohkan warga Kelurahan Arcawinangun Kecamatan Purwokerto Timur, Jawa Tengah, Selasa. — www.tribunnews.com

  • Jasad Wanita Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Rumah Kosong

    Jasad Wanita Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Rumah Kosong

    Diduga wanita itu adalah korban pembunuhan — www.tribunnews.com

  • Dikira Kuntilanak, Ternyata Bayi Menangis Dibuang Orangtuanya

    DIDUGA bayi terlahir dari hubungan perselingkuhan. Lantaran orangtuanya takut perselingkuhan mereka terbongkar, sang bayi pun dibuang. — news.metrotvnews.com

  • Pelaku Pembunuhan Karyawan Bank Danamon Menyerahkan Diri

    Pelaku Pembunuhan Karyawan Bank Danamon Menyerahkan Diri

    RL alias Naldy (25), warga Winangun 2 Lingkungan 3, Kecamatan Malalayang, akhirnya menyerahkan diri. — www.tribunnews.com

  • Keluarga Ade Sara Tolak Pembunuhan Putrinya Disebut Tak Berencana

    Keluarga Ade Sara Tolak Pembunuhan Putrinya Disebut Tak Berencana

    Tim kuasa hukum terdakwa pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto telah menyampaikan berbagai pembelaan atas dakwaan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum. Tapi, keluarga menilai semua pembelaan tidak masuk akal dan bertentangan dengan dakwaan.Ayahanda Ade Sara, Suroto yang tidak pernah absen dalam sidang mengatakan, ada beberapa pembelaan yang sulit diterima keluarga. Pertama soal sidang yang dinilai cacat hukum.M Syafri Noer, penasihat hukum Assyifa Ramadhani atau Syifa dan Ahmad Imam Al Hafitd atau Hafitd mengatakan, sidang perdana kedua terdakwa tidak didampingi kuasa hukum. Suroto mengatakan, tidak mungkin kuasa hukum tidak tahu jadwal sidang kliennya."Kalau menurut saya, justru mereka yang aneh, masak kuasa hukum tidak tahu kalau kliennya sidang. Itu juga kan aneh," kata Suroto di kediamannya di Jalan Layur Blok ABCD, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (16/9/2014).Pembelaan selanjutnya, penasihat hukum menyatakan dakwaan jaksa atas tuduhan pembunuhan berencana tidak jelas. Mereka mengaku tempat pembunuhan sebenarnya tidak disampaikan secara jelas."Menurut saya dakwaan jaksa jelas sekali bagaimana mereka sudah berkomunikasi dari seminggu sebelumnya ketemu diantar ke tempat les. Sebenarnya saat penyiksaan dan anak saya sudah tidak berdaya, mereka punya pilihan untuk melanjutkan atau tidak. Tapi tenyata mereka melanjutkan, itu apa namanya kalau bukan berencana," ujar Suroto.Belum lagi soal permintaan pengurangan hukuman. Penasihat hukum sudah meminta majelis hakim untuk meringankan hukuman kepada Hafitz dan Syifa. Bahkan, mereka minta dibebaskan."Mereka minta hukuman seringan-ringannya dan bahkan dibebaskan. Ini juga agak janggal buat saya," tandas Ayahanda Ade Sara. (Mut) — news.liputan6.com

  • Kasus Pembunuhan Ade Sara, Hakim Akan Bacakan Putusan Sela

    Kasus Pembunuhan Ade Sara, Hakim Akan Bacakan Putusan Sela

    Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. — metro.news.viva.co.id

  • Orangtua Ade Sara Ingin Sidang Pembunuhan Putrinya Cepat Selesai

    Orangtua Ade Sara Ingin Sidang Pembunuhan Putrinya Cepat Selesai

    Persidangan kasus pembunuhan Ade Sara Anglina Suroto masih terus berlanjut, untuk menguak fakta kejadian tragis gadis yang jasadnya ditemukan dengan gelang Java Jazz melingkar di tangannya itu. Sidang hari ini mengagendakan putusan sela majelis hakim."Hari ini sidang putusan sela dari hakim," kata Ayahanda Ade Sara, Suroto pada Liputan6.com di kediamannya di Jalan Layur Blok ABCD, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (16/9/2014).Suroto menjelaskan, belum ada keterangan saksi yang diungkap. Sidang-sidang sebelumnya diwarnai pembacaan dakwaan dan aksi penolakan dari penasehat hukum terdakwa Assyifa Ramadhani dan Ahmad Imam Al Hafitd."Dua sidang sebelumnya pembelaan dari penasehat hukum terdakwa. Lalu sidang kemarin yang terakhir itu jawaban dari jaksa," ungkap Suroto.Sejauh ini, pihak keluarga memang hanya bisa menyaksikan jalan sidang dari waktu ke waktu. Mereka ingin sidang cepat selesai dan diketahui hasilnya. Agar mendiang putrinya mendapatkan keadilan. Sementara, beberapa anggota keluarga berkumpul di kediaman Ade Sara. Sebelum berangkat, keluarga seperti biasa menggelar doa bersama. Tampak juga ibunda Ade Sara, Elizabeth Diana Dewayani yang tampak mengenakan kemeja merah dan celana jins.Berbeda dengan sebelumnya, ibunda tampak enggan berkomentar. Elizabeth lebih menyerahkan kepada suaminya saat akan ditanya perihal jalannya sidang. "Sama suami saya saja ya," ucapnya singkat.Ade Sara dibunuh oleh mantan kekasihnya Hafitd dan sahabatnya Syifa pada Maret lalu. Korban dibunuh di mobil Hafitd setelah sempat diajak berjalan-jalan ke beberapa tempat.Mayat Ade Sara lalu dibuang di pinggir tol JORR kawasan Bintara, Bekasi. Polisi akhirnya berhasil membekuk kedua terdakwa di lokasi berbeda. (Mut) — news.liputan6.com

  • Polisi Bantul Tangkap Pembuang Bayi

    PELAKU ditangkap bersama pacarnya di kosnya yang tidak jauh dari lokasi pembuangan bayi, di Kalibayem, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Bantul. — news.metrotvnews.com

Berita Lain