Penyebar Isu Sekte Seks Bebas Dituntut Setahun Penjara

Penyebar Isu Sekte Seks Bebas Dituntut Setahun Penjara
nasional.news.viva.co.id — Selasa, 19 November 2013 17:55 — Kuasa hukum terdakwa menuturkan bahwa kliennya hanya korban.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
Berita Lain
  • BKPM sebut investor legowo koalisi Prabowo kuasai parlemen

    Saat ini investor justru menunggu keefektifan pemerintahan Jokowi dalam memperbaiki fundamental ekonomi Indonesia. — www.merdeka.com

  • Daniel Sturridge Dilarang Bela Timnas Inggris

    Daniel Sturridge Dilarang Bela Timnas Inggris

    Sturridge menderita cedera paha ketika menjalani sesi latihan Three Lions setelah meraih kemenangan atas Norwegia — www.tribunnews.com

  • Buntut Kematian Suporter PSCS, Komdis Hukum PSS Sleman

    Buntut Kematian Suporter PSCS, Komdis Hukum PSS Sleman

    Kunjungan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI ke Yogyakarta untuk menyelidiki peristiwa penyerangan bus suporter PSCS Cilacap pada Minggu (12/10/2014) lalu membuahkan hasil. Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Hinca Pandjaitan menjelaskan setelah siang hari melakukan pengumpulan data dan bukti di kepolisian baik di Polsek maupun di Polres Sleman, Komdis PSSI akhirnya menentukan sikap sesuai dengan fakta-fakta yang ada. Komdis PSSI akhirnya menjatuhkan sanksi kepada PSS Sleman. Pelaku penyerangan bus PSCS Cilacap mengarah kepada kelompok suporter PSS Sleman yang menamakan diri BCS. "Memang tadi malam saya usulkan PT Liga untuk menghentikan sementara sampai fakta terbuka. Namun dalam satu hari ini fakta-fakta sudah saya didapatkan. Ternyata faktanya ada kaitanya dengan Tim PSS Sleman. Tadi di Polres Sleman kami telah berbicara dengan Kapolres dan faktanya para pelaku adalah suporter PSS Sleman namanya BCS ," Ujar Hinca, Selasa (14/10/2014). Berdasarkan temuan fakta-fakta itu Komdis PSSI telah memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada PSS berupa satu kali pertandingan tanpa penonton. Laga tersebut juga harus digelar di luar home base PSS Sleman dengan jarak minimal 100 km. "Seperti saya katakan tadi ya, suporter bikin dosa, klub yang menanggung sanksinya. Sanksi seperti ini kemarin juga pernah diberikan ke PSCS Cilacap saat menjamu Persis Solo, karena tidak mampu menjadi tuan rumah yang baik," ucapnya. Sanksi yang diberikan ini membuat laga pada tanggal 18 Oktober 2014, saat PSS menjamu Persiwa Wamena harus digelar tanpa penonton dan lokasi pertandingan berjarak minimal 100 km dari Sleman. Sementara lokasi pertandingan masih dibahas lagi oleh PT Liga Indonesia. Hinca mengungkapkan pihak Polisi sudah menangkap 11 orang suporter BCS salah satunya anak dibawah umur. 8 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Seperti diberitakan sebelumnya, bus yang ditumpangi puluhan suporter PSCS Cilacap, Minggu (12/10/2014) malam diserang oleh sekelompok orang bercadar di depan lapangan Parkir Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta. Peristiwa penyerangan itu membuat satu orang suporter PSCS Muhammad Ikhwanudin (19) meninggal dunia. Sementara beberapa suporter lain mengalami luka-luka akibat sabetan pedang dan lemparan batu. — bola.liputan6.com

  • DPR tak khawatir investor kabur akibat kisruh internal

    Anggota DPR yakin usai fase transisi terlewati maka perekonomian akan pulih kembali. — www.merdeka.com

  • Tiga Peneliti Sel GPS Raih Penghargaan Nobel

    Anda mungkin pernah merasa tersesat di suatu tempat, namun mengetahui harus pergi ke arah mana agar dapat mencapai tempat tujuan. Apakah ini insting semata? Jawabannya ternyata ada di otak kita. — internasional.metrotvnews.com