Penyebar Isu Sekte Seks Bebas Dituntut Setahun Penjara

Penyebar Isu Sekte Seks Bebas Dituntut Setahun Penjara
nasional.news.viva.co.id — Selasa, 19 November 2013 17:55 — Kuasa hukum terdakwa menuturkan bahwa kliennya hanya korban.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
Berita Lain
  • Gagal  Bersandar, Tertahan Kapal-Kapal Besar

    Gagal Bersandar, Tertahan Kapal-Kapal Besar

    "Kami sudah minta izin untuk bongkar dan menurunkan sapi di Pos 1, tapi tidak mendapat izin. Kalau lama di sini (Pos 1) pasti akan banyak sapi yang ma — www.tribunnews.com

  • Terbukti Suap Akil, Ratu Atut Divonis Penjara 4 Tahun

    Atut terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara besama-sama terkait penyuapan pada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. — news.metrotvnews.com

  • Allegri 'Kegirangan' Raih Kemenangan Perdana di Kandang

    Pelatih anyar Juventus, Massimiliano Allegri akhirnya berhasil meraih kemenangan perdana bersama Juve dimarkas sendiri. — bola.okezone.com

  • Alasan Majmuah Tempatkan Jemaah Indonesia Jauh dari Nabawi

    Alasan Majmuah Tempatkan Jemaah Indonesia Jauh dari Nabawi

    Tahun depan, pola sewa pondokan akan diubah. — nasional.news.viva.co.id

  • Koruptor Bank Century Berniat Ubah Glasgow Jadi Century FC?

    Koruptor Bank Century Berniat Ubah Glasgow Jadi Century FC?

    Buronan korupsi Bank Century Rafat Ali Rivki dikabarkan telah membeli saham klub sepak bola Glasgow Rangers. Koruptor yang divonis 15 tahun penjara itu disebut merogoh 5 juta pounds atau sekitar Rp 97,9 miliar untuk membeli klub asal Skotlandia itu.Akuisisi ini pun langsung ditentang pendukung Rangers. Mereka tidak mau klub kesayangannya itu dijual kepada buronan korupsi Bank Century, terlebih klub legendaris Skotlandia itu akan diubah namanya menjadi Century FC."Kami meminta kepada Graham Wallace dan dewan PLC untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memecat Sandy Easdale sebagai Direktur Rangers Football Club," tutur pernyataan Suporter Rangers seperti dilansir Telegraph."Kami mengutuk tindakan Easdale yang menyetujui penjualan kepada Rafat yang saat ini adalah orang yang paling dicari Interpol atas kasus pencurian uang, korupsi di sebuah bank di Indonesia."Dugaan Rafat Ali ingin membeli klub Rangers adalah saat dia terlihat berjalan-jalan bersama broker penjualan Rangers di Glasgow. Dia juga tampak bersama dengan sejumlah pengusaha asal Malaysia. Glasgow Rangers yang berdiri sejak 1872. Klub yang bermarkas di Stadion Ibrox itu telah meraih 54 gelar Liga Skotlandia, 33 kali merebut Piala Skotlandia, dan satu kali memenangkan European Cup Winners Cup pada 1972.Sementara itu, Wakil Jaksa Agung Andi Nirwanto mengaku sudah berkoordinasi dengan klub Rangers. Mereka pun telah berkoordinasi dengan pemerintah Inggris untuk dapat membawa pulang buronan korupsi itu. "Kami akan rapatkan nanti.‬ (Pendekatan ke klub bola) pun sudah," kata Andhi.Rafat Ali divonis 15 tahun penjara karena terbukti terlibat dalam kasus Bank Century. Dia bersama Hesham Al Warraq terbukti meneken Letter of Commitment untuk menjamin transaksi melalui surat berharga yang memilik kualitas rendah.Akibatnya, Bank Century mengalami kesulitan likuiditas dan memaksa pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan mengucurkan dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun.Atas tindakannya itu, Rafat Ali dan Hesham tak hanya divonis 15 tahun penjara. Mereka juga wajib membayar denda Rp 15 miliar subsider 6 bulan penjara, serta mengganti kerugian negara Rp 3,1 triliun. Namun, sebelum divonis diketok, Rafat dan Hesham telah kabur dari Indonesia. Baca Juga:5 WAGs yang Hobi Pamer PayudaraEtihad Stadium, Stadion Pembawa Sial Bagi Chelsea?Jadwal Live Streaming Liga Inggris di Liputan6.com Akhir Pekan — bola.liputan6.com