Penyebar Isu Sekte Seks Bebas Dituntut Setahun Penjara

Penyebar Isu Sekte Seks Bebas Dituntut Setahun Penjara
nasional.news.viva.co.id — Selasa, 19 November 2013 17:55 — Kuasa hukum terdakwa menuturkan bahwa kliennya hanya korban.
Klik di sini untuk melihat berita selengkapnya
Baca Juga
  • Kasus Penganiayaan, Pedangdut Citra KDI Divonis 1 Bulan Penjara

    Kasus Penganiayaan, Pedangdut Citra KDI Divonis 1 Bulan Penjara

    Pedangdut Citra KDI divonis satu bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Cibinong (PN Cibinong). Ayah Citra, Suharjo, juga harus mendekam dipenjara karena divonis 3 bulan penjara. — news.detik.com

  • PDIP Protes Dana Desa, Mendagri: Bisa Banyak yang Masuk Penjara

    PDIP Protes Dana Desa, Mendagri: Bisa Banyak yang Masuk Penjara

    Tahun pertama lebih baik untuk pelatihan bagi perangkat desa. — nasional.news.viva.co.id

  • "Penjara" Belum Bisa Atasi Sampah Warga di Serang

    Warga Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, mengaku geram karena tidak adanya perhatian pemerintah akan kebersihan lingkungan di wilayah mereka. — news.okezone.com

  • Marak pencurian celana dalam wanita, untuk seks & ilmu hitam

    Rasa malu dan ancaman hukum tak masalah buat mereka. Asalkan bisa melampiaskan nafsu setelah mendapatkan celana dalam. — www.merdeka.com

  • Eks Wali Kota Salatiga Divonis 1 Tahun Penjara Terkait Korupsi

    Eks Wali Kota Salatiga Divonis 1 Tahun Penjara Terkait Korupsi

    Mantan Wali Kota Salatiga, Jhon Manopo dijatuhi hukuman 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsidair 2 bulan kurungan oleh hakim Pengadilan Tipikor Semarang terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan dana PDAU Salatiga tahun 2006-2008. — news.detik.com

  • Pembunuh Ade Sara Diancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

    Pembunuh Ade Sara Diancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

    Ada tiga pasal yang didakwakan kepada Hafitd dan Syifa. — metro.news.viva.co.id

  • Pembunuh Ade Sara Didakwa Penjara Seumur Hidup

    Pembunuh Ade Sara Didakwa Penjara Seumur Hidup

    Terdakwa pembunuh Ade Sara Angelina Suroto, Ahmad Imam Al-Hafitd dan Assyifa Ramadhani didakwa pasal berlapis. Bahkan keduanya terancam hukuman mati atau penjara 20 tahun. Hal itu terungkap ketika Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Hapsoro membacakan pasal yang didakwakan kepada kedua terdakwa. Keduanya diancam dengan hukuman primer Pasal 340 yang mengatur tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup."Setelah kami pelajari, saudara didakwakan pasal yang primer, Pasal 340 Juncto 51, maksimalnya adalah seumur hidup karena pembunuhan berencana," kata Hapsoro dalam ruang sidang PN Jakarta Pusat, Selasa (19/8/2014).Tak hanya didakwa membunuh secara berencana, kedua terdakwa juga didakwa dengan Pasal 338 tentang pembunuhan sengan hukuman maksimal 15 tahun.Kedua terdakwa, lanjut Hapsoro, juga didakwa pasal subsider lainnya, yakni Pasal 353 ayat 3 terkait dengan penganiayaan yang menyebabkan orang lain meninggal dengan maksimum hukumannya di atas 10 tahun."Jadi ada 3 pasal yang bisa didakwakan kepada saudara. Jadi maksimumnya di atas 10 tahun," terang Hapsoro.Ade Sara ditemukan tewas di dalam Tol Bintara kilometer 41, Bekasi Barat, Jawa Barat. Ade Sara dieksekusi di dalam mobil Kia Visto bernomor polisi B 8328 milik Hafitd dengan cara disetrum dan disumpal mulutnya dengan tisu dan koran.Hasil visum menunjukkan Ade Sara tewas dengan wajah membiru dan ditemukan sisa kertas koran di dalam tenggorokannya.Hasil olah TKP polisi mengungkap, penganiayaan terhadap Ade Sara terjadi di dalam mobil di sepanjang perjalanan dari wilayah Jakarta Selatan sampai Jakarta Timur. "Korban dipukul dan disetrum. Pelaku sakit hati kepada korban," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto.Usai mendapat penganiayaan itu, Sara tidak sadarkan diri. Pelaku belum puas. Sampai akhirnya, Syifa menyumpal mulut Sara dengan kertas koran. Sara pun meregang nyawa.Polda Metro Jaya menangkap Hafitd saat sedang melayat Sara di rumah duka RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Kamis 6 Maret 2014, sekitar pukul 16.00 WIB. Sejam kemudian, polisi juga menangkap Syifa di Pulomas, Jakarta Timur. — news.liputan6.com

  • Pemilik  Primagama Grup Dituntut  6  Bulan  Penjara

    Pemilik Primagama Grup Dituntut 6 Bulan Penjara

    Pemilik lembaga pendidikan bimbingan belajar Primagama Grup, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan 6 bulan penjara — www.tribunnews.com

  • Pelaku Kekerasan di SMAN 9 Ciputat Terancam 2 Tahun Penjara

    Pelaku Kekerasan di SMAN 9 Ciputat Terancam 2 Tahun Penjara

    Beberapa senior di SMAN 9 Ciputat Tangsel, Banten, dilaporkan ke Polda Metro terkait kasus bully di sekolah tersebut yang mereka lakukan pada CPN — www.tribunnews.com

  • Penjara bukan solusi, BNN bentuk tim tangani pecandu narkoba

    Proses penanganan para pengguna tidak lagi dilakukan polisi. Bahkan, bebas dari jeruji besi. — www.merdeka.com

  • Video Seks di Pinggir Jalan Hebohkan Warga Inggris

    Video Seks di Pinggir Jalan Hebohkan Warga Inggris

    Video sepasang kekasih berhubungan seks di pinggir jalan hebohkan warga Inggris. — www.infospesial.net

  • IAS cs Terancam Penjara 2 Tahun

    BILA terbukti, IAS dan beberapa temannya itu juga bisa dijerat Pasal 82 UU RI Nomor 23 tentang perlindungan Anak. — news.metrotvnews.com

  • Forum Jual Beli Seks Online Digulung Polrestabes Surabaya

    Forum Jual Beli Seks Online Digulung Polrestabes Surabaya

    Di forum tersebut terdapat sejumlah mucikari dari berbagai daerah. Selain tukar menukar informasi pemesan, mereka juga biasa menukar PSK — www.tribunnews.com

  • Sejarah Boneka Seks, Dutch Wife...

    Sejarah Boneka Seks, Dutch Wife...

    Dutch Wife kini jadi buah bibir. Gara-gara kehadiran boneka seks bikinan Jepang yang terlihat sangat mirip dengan manusia. Mata, kulit, seakan nyata. Pembeli bahkan dapat memilih sesuai yang diinginkan: ukuran payudara, warna rambut, hingga bentuk jemarinya. Penelusuran Liputan6.com, keberadaan boneka seks sudah lama ada. Bahkan bisa ditelusuri sejak zaman Yunani kuno. Lewat legenda Pygmalion, seorang pematung jatuh cinta pada sosok perempuan cantik hasil pahatannya sendiri. Ia berdoa gadis yang dicintainya menjadi nyata, permohonannya dikabulkan, mereka pun hidup bahagia selamanya. Menurut buku The Erotic Doll karya Dr Marquard Smith, kepala studi doktoral sekaligus pemimpin riset Royal College of Art’s School of Humanities, dalam kisah asli Ovid, diindikasikan sang pematung itu tidak hanya mencintai hasil karyanya tapi juga melakukan hubungan seks dengan benda itu. Kisah lain menyebut, ahli pidato Yunani Athenaeus menulis tentang seorang pria yang memiliki hubungan cinta secara fisik dengan patung Cupid. Contoh yang relatif lebih baru menyebut, seorang tukang kebun dilaporkan terpergok saat hendak berhubungan seksual dengan replika Venus de Milo pada 1877. "Sepanjang sejarah, sejumlah pria punya kecenderungan untuk berhubungan badan dengan benda berbentuk perempuan," demikian ditulis Julie Beck, editor situs The Atlantic, seperti dikutip oleh Liputan6.com pada Minggu (17/8/2014). Para pelaut di masa lalu seringkali menggunakan pakaian untuk membuat boneka kekasih yang disebut dame de voyage -- dalam Bahasa Prancis atau dama de viaje dalam Bahasa Spanyol. Kini, di Jepang era modern, marak industri boneka seks dikenal sebagai 'Dutch wives' -- merujuk pada boneka kulit dari Abad ke-17 yang dibawa pelaut Belanda yang pada masa itu memiliki hubungan dagang dengan penduduk Negeri Sakura. Meski boneka pelaut hanya pengganti bentuk perempuan secara umum, ada sejumlah kasus di mana seseorang membuat boneka sebagai pengganti orang tertentu. Pada 1916, seniman Austria-Hungaria, Oskar Kokoschka dicampakkan oleh kekasihnya, pianis sekaligus komposer Alma Mahler. Cintanya kepada Mahler membuat sang seniman memutuskan membuat boneka tiruan. Meski akhirnya ia kecewa, lalu membakar atau menguburnya. Namun, boneka seks versi awal yang dikenal publik adalah karya sejenis manekin yang dibuat Man Ray dan Salvador Dali. Karya berjudul 'Mannequin Street' yang ditampilkan di Exposition International du Surrealisme di Galerie des Beaux-Arts pada 1938. Yang menampilkan patung mirip manusia dengan pose erotis.Selanjutnya: Boneka Seks Hitler...Boneka Seks HitlerBoneka Seks HitlerKonon Adolf Hitler pun memerintahkan pembuatan boneka seks. Bos Nazi itu memberi titah pada seorang komandan SS untuk mendesain benda itu untuk dipakai tentara Jerman dalam Perang Dunia II -- untuk mencegah mereka melampiaskan nafsu pada perempuan non-Arya.Boneka seks tersebut adalah bagian dari "the Borghild Project", misi rahasia pada tahun 1940-an yang adalah buah pikiran dari pemimpin SS Heinrich Himmler -- yang menjadi orang pertama yang memperingatkan Hitler soal bahaya sifilis. "Bahaya terbesar di Paris adalah kehadiran PSK yang meluas dan terkontrol," kata Himmler dikabarkan melapor dalam laporannya, seperti Liputan6.com kutip dari Daily Mail.Proyek tersebut fokus pada penciptaan boneka yang muat dimasukkan di ransel para serdadu. Artis Hungaria, Kathy von Nagy awalnya dilirik jadi model. Namun sang artis menolak, maka Nazi memilih bentuk mirip perempuan pirang bermata biru. Sebanyak 50 boneka dipesan untuk tentara Himmler. Namun, 2 tahun kemudian, proyek tersebut mandeg. Gara-garanya, para tentara menolak membawanya. Malu bukan main kalau sampai tertangkap musuh. Graeme Donald adalah penulis yang menemukan keberadaan boneka seks Nazi saat menginvestigasi sejarah boneka Barbie. "Ketika saya sedang meneliti ini saya menemukan referensi untuk boneka seks Nazi dan menemukan bahwa Hitler telah memerintahkan pembuatannya," kata dia.Benar atau tidak kabar tersebut, boneka seks komersial memang punya akar di Jerman. Saat boneka Bild Lilli yang memiliki tinggi 11,5 inchi diciptakan pada 1950-an dan meniru bentuk perempuan seksi dan terinspirasi karakter komil dewasa, Lili. Dalam bukunya, The Sex Doll: A History, Anthony Ferguson menyebut Bild Lilli adalah 'karikatur pornografi'. Meski dipasarkan untuk pria dewasa, boneka tersebut secara luas dianggal sebagai inspirasi Barbie. Di Amerika Serikat, boneka seks pertama kali diiklankan di majalah porno sekitar tahun 1968, ketika menjual perangkat seks lewat media massa dilegalkan. Pada 1980-an, boneka semacam itu bisa ditemukan di banyak sex shop -- sebagian besar jenis tiup mirip balon. Lompatan besar industri boneka seks terjadi pada akhir 1990-an, ketika seniman Matt McMullen mulai menggarap proyek pembuatan manekin dari bahan silikon, dan mendokumentasikan perkembangan usahanya itu di situs internet. Sepanjang sejarah, pencipta dan pengguna boneka seks, mayoritas adalah pria. Dalam bukunya, Studies in the Psychology of Sex yang terbit pada 1936, psikolog Inggris, Henry Havelock Ellis, menulis bahwa laki-laki lebih visual, sementara wanita lebih imajinatif dan lebih mengandalkan rasa sentuhan. Dan, ada banyak alasan seseorang memutuskan untuk memiliki boneka seks. Ada yang ingin bersenang-senang, beberapa menderita kecemasan sosial atau keterbatasan fisik yang membuat mereka sulit untuk memiliki hubungan dengan sesama manusia. Atau, "Wanita tidak bisa ditebak dan boneka adalah sosok yang sabar; wanita akan meninggalkan Anda dan boneka, mereka tak akan ke mana-mana." Bagaimana menurut Anda? (Yus) — news.liputan6.com

  • Penjara Bung Karno di Bandung, tak terurus dan nyaris dilupakan

    "Koe korbankan Dirikoe di Penjara ini Demi Bangsa dan Negaraku Indonesia." — www.merdeka.com

Berita Lain